Kapolres Jombang Imbau Masyarakat Tak Percayai Isu Babi Ngepet

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Rony Suhartomo
Kamis, 03 Januari 2019 18:37 WIB

Kapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto.

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Polisi memastikan pencurian di belasan rumah warga Desa Tambakrejo dan Plosogeneng, Kecamatan/Kabupaten Jombang bukan ulah babi ngepet. Korps berseragam cokelat itu meminta masyarakat tak mempercayai isu tersebut.

"Saya sudah perintahkan Kasatreskrim, Kasatsabhara, dan Polsek untuk ungkap kasus tersebut. Masyarakat kami imbau supaya tak membuat isu yang meresahkan yang nantinya menjadi fitnah," kata Kapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kamis (3/1/2019).

Fadli menjelaskan, bukannya menuntaskan persoalan pencurian, isu babi ngepet justru berpotensi menimbulkan fitnah di tengah masyarakat. Salah satunya masyarakat bakal saling mencurigai satu dengan yang lain.

"Fitnah itu misalnya ada rumah warga lampunya dimatikan untuk berhemat, malah diisukan babi ngepet. Orang kerja keras punya ini dan itu, lalu dikaitkan dengan babi ngepet," terangnya.

Fadli memastikan, kasus pencurian yang marak terjadi di perumahan Tambakrejo Asri dan Astapada Indah akhir-akhir ini murni kasus pencurian biasa. Menurut dia, tak ada satu pun bukti yang mengarah pada babi ngepet sebagai pelakunya.

Salah satu indikasinya adalah pelaku sengaja mencuri uang tunai yang mudah dibelanjakan dan tak mudah dilacak. Selain itu, sejumlah saksi memergoki pelaku pencurian adalah seorang remaja berusia sekitar 20 tahun.

"Ini masalah pencurian, masyarakat tingkatkan patroli keamanan bersama kami. Biar kami juga tak kesulitan meminta keterangan para saksi. Nanti gara-gara isu babi ngepet, korban tak melapor ke polisi karena yang mencuri makhluk halus," tandasnya.

Perlu diketahui, sekitar 15 hari terakhir belasan rumah di perumahan Tambakrejo Asri dan Astapada Indah disatroni pencuri. Uang warga yang hilang disebut mencapai lebih dari Rp 100 juta. Maraknya pencurian ini lantas dikaitkan dengan adanya praktik ilmu hitam, yaitu babi ngepet. (ony/ian)