Upacara Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-73 Tahun 2018: UMKM sebagai Tulang Punggung Negara

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Eko Purnomo
Senin, 15 Oktober 2018 19:34 WIB

Wabup Pungkasiadi ketika berjabat tangan dengan Gubernur Jatim Soekarwo dalam Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-73 Tahun 2018. foto: YUDI EP/ BANGSAONLINE

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Simarmata, menjadi inspektur upacara Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-73 Tahun 2018 yang mengangkat tema “Makmurkan Jawa Timur Melalui Industri UMKM Berbasis Digital”. Upacara digelar Jumat (12/10) pagi di halaman kantor Pemerintah Kabupaten Mojokerto.

Kapolres Mojokerto membacakan sambutan Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, yang salah satunya menyebutkan bahwa UMKM telah menjadi backbone (tulang punggung) dan bufferzone (zona andalan) yang menyelamatkan negara dari krisis. UMKM dapat menyerap tenaga kerja yang relatif besar, sehingga UMKM juga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat. 12,1 juta UMKM di Jawa Timur pun tidak terpengaruh sektor perbankan ketika terpuruk ataupun suku bunga melambung tinggi.

“Kinerja UMKM Jawa Timur tahan terhadap guncangan krisis global inilah yang layak ditingkatkan daya saingnya, dengan berbasis Teknologi Digital,” kutip Leo.

Menghadapi perkembangan sektor e-commerce (perdagangan elektronik) dan ekonomi digital, maka pemerintah meluncurkan program ‘Making Indonesia 4.0’, sebagai tanggapan atas fenomena global tentang revolusi Industri 4.0.

“Revolusi Industri 4.0 mendorong Jawa Timur sebagai salah satu provinsi industri tangguh di Indonesia. Hal ini berdasarkan perkembangan industri Jawa Timur sudah mendekati 30 persen (lebih tepatnya 29,37 persen pada Semester I–2018) dari PDRB. Artinya Jawa Timur dapat dikatakan sebagai Provinsi Industri (Industrial Province),” tambah Leo.

Hingga saat ini, Pemprov Jawa Timur telah mengembangkan dan mengimplementasikan 7 bentuk layanan e-government yang mampu menjadi modal dasar industrialisasi digital. Dalam dua tahun terakhir (2017-2018), Pemprov Jawa Timur telah mendapatkan anugerah penghargaan “The Best Smart Governance” dalam kategori Smart Province dari City Asia Center for Smart Nation. Maka, ke depan konsepsi JATIMNOMICs sudah selayaknya menjadi dasar terbangunnya sistem ekonomi digital: Smart JATIMNOMICs.

Dalam upacara ini juga dilakukan penyerahan bantuan CSR dari Bank Jatim kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mojokerto, berupa satu unit kendaraan roda empat sebagai mobil operasional.

Perlu diketahui juga, bahwa pada hari yang sama, Pemerintah Kabupaten Mojokerto mendapatkan penghargaan Juara I Tingkat Provinsi Jawa Timur untuk Lomba Desa Tangguh Bencana kategori Kemandirian Pendanaan Tingkat Pratama untuk Desa Kemiri, Kecamatan Pacet. Penghargaan tersebut diterimakan kepada Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi, oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo, di halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya. (yep/rev)