Kader JKN Madiun Siap Door to Door

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Hendro Utomo
Jumat, 31 Agustus 2018 21:10 WIB

MADIUN, BANGSAONLINE.com - Kader JKN-KIS mitra BPJS kesehatan siap terjun langsung di masyarakat. Sebagai bekal materi dalam menjalankan tugasnya, Kamis (30/08) BPJS Kesehatan Cabang Madiun mengadakan acara Pembekalan Kader JKN-KIS tahun 2018 dengan jumlah kader JKN 27 orang.

Kepala Bidang SDMUKP BPJS Kesehatan Cabang Madiun, Djonik Sukirman dalam sambutan pembukaannya mengatakan, kader JKN adalah mitra BPJS Kesehatan yang berasal dari masyarakat.

“Mereka nantinya akan turun langsung di tengah-tengah masyarakat sebagai mitra yang siap menginformasikan berbagai informasi terbaru dari BPJS kesehatan dan juga untuk meningkatkan perluasan peserta dan meningkatkan kolektabilitas iuran,” ujar Djonik.

Sejak melibatkan Kader JKN sebagai mitra BPJS Kesehatan tahun 2017 lalu, kehadirannya di tengah-tengah masyarakat mempunyai beberapa tugas penting di antaranya adalah mengedukasi masyarakat tentang program JKN-KIS. Dengan adanya Kader JKN, diharapkan masyarakat dapat teredukasi lebih cepat karena dapat langsung turun ke pelosok desa bertatap muka langsung dengan masyarakat. Kader JKN juga mempunyai tugas lain salah satunya mengingatkan masyarakat untuk rutin membayar iuran demi meningkatkan kolektabilitas iuran JKN-KIS. Dalam hal ini, kader JKN selain mengingatkan pembayaran juga berfungsi untuk dapat menerima pembayaran melalui Payment point Online Bank (PPOB).

“Kegiatan pembekalan hari ini meliputi materi seputar program JKN-KIS, hak dan kewajiban, loket-loket pembayaran dan tatacara pembayaran iuran. Kami sampaikan kemudahan aplikasi JKN-KIS sebagai penunjang tugas kader JKN kedepannya. Dan juga kami sampaikan tentang rujukan online yang tanggal 15 Agustus kemarin diuji cobakan supaya mereka paham dan dapat menjadi informasi tambahan untuk masyarakat nantinya,” ujar Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan, Bangkit Jawata.

Keberadaan Kader JKN di tengah masyarakat diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk mendaftar JKN-KIS dan membayar iuran rutin sebelum tanggal 10 setiap bulannya. “Pembekalan yang kami berikan hari ini masih berupa materi awal. Kedepannya kami akan adakan evaluasi dan sharing rutin setiap 2 minggu sekali,” tutup Bangkit. (hen/rev)