Masyarakat Tuban Diimbau Lebih Selektif Memilih Hewan Kurban

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Rabu, 15 Agustus 2018 23:52 WIB

Imron Kholiq, Kabid Peternakan DPP Kabupaten Tuban.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Hari Raya Idul Adha 1439 H tinggal beberapa hari lagi. Banyaknya penjual hewan kurban di pasar atau di lapak dadakan membuat dinas terkait memberikan imbauan kepada masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih hewan yang akan dipotong pada saat hari raya.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Dinas Peternakan dan Perikanan (DPP) Kabupaten Tuban, Imron Kholiq saat ditemui BANGSAONLINE.com di kantornya, Rabu (15/8).

Menurut Imron Kholiq, dalam memilih hewan kurban masyarakat hendaknya memperhatikan beberapa hal. Di antaranya, hewan tersebut harus sehat atau tidak mengidap penyakit, serta tidak cacat fisik. 

"Hewan kurban harus benar-benar diperhatikan, tidak boleh ada cacat sedikit pun di tubuhnya, seperti pincang, tanduknya patah, atau cacat lainnya. Ini sesuai dengan syarat dan kaedah perintah agama Islam," ujarnya.

Selain itu, hewan yang hendak dikurbankan juga harus cukup umur. Hewan yang layak menjadi hewan kurban bisa dilihat dari giginya. "Untuk sapi kurban biasanya berumur satu sampai dua sudah cukup, sementara kalau kambing sekitar satu tahun," pungkasnya.

Agar masyarakat lebih yakin jika hewan yang dibeli benar-benar sehat, Imron menambahkan bahwa pihaknya juga mengeluarkan surat keterangan kesehatan hewan atau sertifikat. 

Adapun jumlah total populasi sapi di Kabupaten Tuban mencapai sekitar 329.272 ekor. Sementara sapi siap potong di tahun 2018 sekitar 21.833 ekor. (gun/rev)