Lomba Tari Tradisional Bikin Penumpang di Stasiun Sidoarjo Terhibur

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Rabu, 28 Maret 2018 18:41 WIB

Aksi para penari cilik di Stasiun Sidoarjo.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Pandangan sedikit berbeda ketika para penumpang menunggu Kereta Api di Stasiun Sidoarjo Kota. Dengan mengenakan busana penari tradisional nusantara, liuk tangan dan gemulai badan sejumlah penari cilik membuat sejumlah calon penumpang tersenyum terhibur.

Hal tersebut merupakan salah satu rangkaian lomba tari tradisional yang digelar oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya dalam rangka meningkatkan animo masyarakat dalam menggunakan moda transportasi Kereta Api.

Manajer Humas Daop 8 Surabaya, Gatut Sutiyatmoko mengungkapkan, perlombaan ini diikuti oleh 28 peserta dari PAUD dan TK se-Sidaorjo.

"Kita berharap dalam perlombaan ini bisa tumbuh rasa cinta kasih sejak dini terhadap moda transportasi khususnya Kereta Api," jelasnya saat berada di stasiun kereta api Sidoaro Kota, Rabu, (28/3).

Selain itu, lanjut Gatut, pemberian edukasi dan melestarikan budaya seni tari tradisional nusantara agar tetap terjaga.

Sementara itu, Aniek Yulianingsih warga Lemahputro, Sidoarjo, penumpang yang akan bepergian ke Stasiun Gubeng Surabaya mengaku terhibur atas diselenggarakannya lomba penari cilik di dalam stasiun kereta api Sidaorjo kota ini.

"Ini hal positif. Bisa menunjang keberanian anak dengan diadakannya kreasi tarian tradisional semacam ini. Selain itu, menanamkan anak-anak untuk belajar mandiri," ucap wanita tiga puluh empat tahun yang mengaku baru pertama melihat pagelaran tari tradisional di dalam stasiun seperti ini.

Penilaian perlombaan tari cilik ini akan dikategorikan menjadi empat kategori. Yakni Wiraga, gerak yang ditampilkan harus selaras. Kedua, Wirama yaitu penilaian keserasian antara gerak dengan iringan lagu. Ketiga, Harmoni yaitu keserasian antara tampilan rias dan busana.

"Dari 28 peserta yang mengikuti setiap peserta diwajibkan untuk menampilkan sebuah tarian tradisional yang berasal dari Indonesia atau seluruh Nusantara," papar salah satu panitia pelaksana lomba. (cat/rev)