Baru 6 Jam Dimakamkan, Jenazah Warga Kerek Dibongkar Lagi Gara-gara Keluarga Tak Terima

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Gunawan Wihandono
Selasa, 31 Oktober 2017 00:21 WIB

TUBAN, BANGSAONLONE.com - Sebuah makam di Desa Sidonganti, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban dibongkar lagi setelah sekitar 6 jam pemakaman. 

Almarhumah diketahui bernama Sei (40) warga setempat yang meninggalkan seorang anak laki-laki kelas 1 SMP dan suami bernama Supraptono.

Pihak keluarga jenazah tidak terima dengan kematian korban karena dinilai tidak wajar. Mereka mengajukan pembongkaran makam kepada perangkat desa dan polsek setempat untuk dilakukan visum ke RSUD Dr. Koesma.

Kasbini (47), paman almarhumah, mengaku curiga ketika diberi kabar jika keponakannya telah meninggal dunia. Ia mengaku saat itu tidak sempat melihat jasad korban. "Kabar dari suami almarhumah, korban meninggal akibat jatuh dan mengidap penyakit darah tinggi," jelas Kasbini.

Kecurigaan keluarga korban muncul setelah melihat adanya darah segar di atas tikar pembungkus jenazah. Namun, saat itu suami korban menghendaki untuk tetap dilakukan pemakaman. "Setelah dibongkar, ternyata ada luka di bagian bawah dagu korban," tambahnya.

BERITA TERKAIT: 

Untuk itu, Kasbini meminta kejelasan atas kematian keponakannya dari sang suami. Usai berunding, akhirnya Kasbini mengajukan surat permohonan pembongkaran makam kepada perangkat desa setempat. "Dengan dibantu warga setempat akhirnya berhasil dibongkar," pungkasnya.

Sebelumnya, jenazah Sei dimakamkan sekitar pukul 12.00 WIB dan dibongkar usai sholat magrib sekitar pukul 18.30 WIB. Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepolisian Resort Tuban belum memberikan keterangan terkait penyebab meninggalnya Sei warga Desa Sidonganti tersebut. (gun/ian)