Dress Code Batik, Rakernas Apeksi ke XII di Malang Ditutup oleh Presiden RI Jokowi

Wartawan: Iwan Irawan
Kamis, 20 Juli 2017 14:23 WIB

Para jurnalis dari berbagai media yang siap meliput penutupan Apeksi ke XII yang dihadiri Presiden RI Jokowi. foto: IWAN I/ BANGSAONLINE

KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com - Bertempat di Hotel Savana Malang, gelaran Rakernas Apeksi ke XII 2017 akan ditutup siang ini (20/07) oleh Presiden RI Joko Widodo. Untuk acara penutupan kali ini, segenap tamu undangan diimbau berpakaian batik, termasuk wartawan yang bertugas meliput.

Dalam imbauan Kapenrem 083 Baladhika Jaya, Mayor. Inf M. Tohir, para tamu undangan diwajibkan memakai batik karena merupakan pakaian resmi nasional. "Namun kami juga tidak bisa melarang kepada tamu undangan. Apabila ada para tamu undangan menggunakan pakaian bukan batik silakan saja, asalkan pakaiannya rapi dan sopan," jelas M. Tohir.

M. Andika, salah satu tamu undangan dari Kota Makasar mengatakan menyikapi wajar imbauan penggunaan pakaian batik ini. "Di acara seperti saat ini sudah menjadi hal biasa pakai batik. Batik kan sifatnya fleksibel, bisa menyesuaikan kondisi," ujar Andika.

Hal senada dikatakan satu wartawan media online Anja Arowana. Menurutnya, setiap ada liputan acara Kepresidenan ia selalu menyiapkan satu pakaian batik. "Saya tidak mau sembarangan, dari pada nanti disuruh balik. Karena berdasarkan pengalaman teman media lainnya yang pernah meliput giat Presiden RI, sempat ada yang ditolak masuk karena dianggap kurang sopan dalam berbusana. Apalagi acara penutupan Apeksi saat ini ada imbauan pakai batik, maka saya persiapkan baju batik sejak pagi tadi," kata Anja Arowana. (iwa/thu/rev)