Honor GTT Sampang Belum Cair Sejak Januari Lalu

Wartawan: Bahri
Rabu, 12 Juli 2017 00:43 WIB

SAMPANG, BANGSAONLINE.com - Sudah honor kecil dan minim, pembayarannya pun tersendat-sendat. Begitulah nasib Guru Tidak Tetap (GGT) yang hingga kini honornya belum dibayar oleh pemerintah Kabupaten Sampang.

Sebanyak 1.900 GTT di wilayah Kabupaten Sampang, belum menerima honor. Keterlambatan itu dialami GTT SD dan SMP sejak bulan Januari hingga akhir bulan Juni 2017. Mereka mengeluh karena sebelumnya sudah dijanjikan akan dicairkan pada bulan puasa. Namun hingga lebaran usai, honor tersebut tak kunjung cair juga.

"Kami hanya mendapat bayaran honor sekitar Rp. 200-300 ribu saja. Mudah-mudahan gaji kami itu cepat cair," ucap Adam Wardiyanto salah satu GTT asal SDN Pamolaan 2 Camplong, kemarin.

Adam mengatakan, di tahun 2016 lalu proses awal insentif bisa cair per-tiga bulan sekali. Yakni, terhitung sejak Oktober-Desember 2016. “Intinya masalah ini terus membelit terhadap GTT, kalau sebelumnya karena ada peralihan wewenang dari Pemprov Jatim,” ucap

Adam salah satu guru sejak tahun 2004 itu mengaku kecewa keterlambatan honor tersebut. Sebab, keinginan GTT, honor itu bisa cair sehingga bisa digunakan sebelum lebaran.

Sementara itu, Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan Disdik Sampang Achmad Mawardi, menjelaskan alasan belum dicairkannya honor GTT karena berbenturan dengan pengeluaran yang dicairkan dari dana BOS. Sebab, satu nama tidak boleh menerima insentif dari dua sumber.

"Rencananya saat bulan puasa cair, namun masih ada kendala. Jadi tidak boleh double counting. Maka dari itu, akan akan berkordinasi ulang dengan pemerintah daerah dalam pencairannya," dalihnya.

Tahun lalu, lanjut Mawardi, masih aman-aman saja karena juknis BOS berbeda dengan tahun ini. Honor dari BOS lebih dari Rp 200 ribu dan tidak ada peraturan. Karena dari BOS namanya honor GTT dan yang dikelola olehnya juga bernama honor GTT. (hri)