Petugas Pengamanan Bandara Juanda Gagalkan Penyelundupan 7800 Benih Lobster

Wartawan: Catur A Erlambang
Senin, 03 April 2017 23:18 WIB

Barang bukti berupa lobster ditunjukkan oleh petugas.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Satuan Petugas Pengamanan Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo berhasil menggagalkan sekitar 7800 ekor benih lobster diduga jenis pasir atau mutiara senilai Rp 780 juta.

Ribuan benih lobster diduga berasal dari pesisir pantai selatan di wilayah Jawa Timur dibawa seorang penumpang pesawat Citilink dengan nomer penerbangan QG 923 dengan tujuan Surabaya ke Batam yang bernama Harsono (35) warga Bandung. Rencananya, akan diekspor ke Vietnam.

Upaya penyelundupan berhasil digagalkan oleh petugas pada saat penumpang tersebut saat memasuki pintu X-Ray. Petugas Bandara mencurigai kemasan yang menggunakan spon serabut dalam keadaan basah yang dimasukan dalam koper.

Menurut Danlanudal Bandara Juanda Surabaya Kolonel Laut P. Edwin menyatakan penyelundupan benih lobster sudah beberapa kali terjadi. Kejadian ini serupa dengan kejadian pada minggu yang lalu.

"Cara penyelundupannya sama dan modusnya juga sama dengan pelaku lain minggu yang lalu," kata Kolonel Laut P. Edwin Danlanudal Bandara Juanda Surabaya pada wartawan di pos Penjagaan di T1, Senin (03/04).

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan 7.800 benih lobster yang dikemas dibagi 13 rol kantung plastik yang di dalam kantung tersebut terdapat enam ribu bibit lobster. Kantung plastik itu dimasukan dalam koper ditutupi barang bawaan seperti pakaian.

Kolonel Laut Edwin menjelaskan, dari pengakuannya, pelaku hanya dititipi salah satu temannya AGS asal Surabaya yang saat ini ditetapkan sebagai DPO, pelaku sengaja datang dari Bandung, setelah mendapatkan barang rencana akan langsung ke Batam.

"Sampai saat ini petugas terus melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan, untuk mengembangan mencari tersangka lain dan benih lobster di duga akan di eksport ke Vietnam," pungkasnya. (cat/rev)