Penyebab Kematian Balita di Banyumas Belum Temukan Titik Terang

Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Dicky Edyano
Jumat, 16 Desember 2016 10:27 WIB

Anggota Unit Reskrim Polsek Baturaden Banyumas terus mengembangkan penyebab kematiam balita.

BANYUMAS, BANGSAONLINE.com - Polisi belum menemukan titik terang penyebab kematian balita yang ditemukan di Desa Karangsalam, Kecamatan Baturraden. Polisi juga belum berhasil mengungkap identitas bocah malang tersebut.

“Kalau untuk identitas korban dan nama orang tua sementara belum, kami masih melakukan pengembangan. Untuk penyebab kematiannya kami masih menunggu proses autopsi,” kata Kanit Reskrim Polsek Baturraden, Ipda Ridwan, kemarin (15/12).

Dia mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Untuk kepastiannya, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan tim dokter forensik RSUD Margono Soekarjo Purwokerto.

“Dugaan sementara meninggalnya korban tidak wajar, karena korban dikubur dengan cara tidak wajar. Dari pemeriksaan sementara tidak ditemukan luka atau goresan pada tubuh korban. Kami masih terus mengembangkan penyidikan,” katanya.

Seperti diketahui, sesosok mayat balita berjenis kelamin perempuan ditemukan di Grumbul Munggangsari, Desa Karangsalam, Kecamatan Baturraden, Selasa (13/12) sore.

Mayat tersebut ditemukan terkubur di ladang dengan kedalaman 50 centimeter. Saat ditemukan jasad korban dalam keadaan utuh. Korban mengenakan kaos warna putih kombinasi biru dan celana 3/4 warna pink.

Di lokasi juga ditemukan kain jarit warna cokelat yang digunakan untuk menutupi jasad korban. (bym1)