Panglima TNI Pastikan Hadiri Rapat Akbar Aktualisasi Resolusi Jihad di Pesantren Tebuireng

Kamis, 03 November 2016 22:12 WIB

KH Salahuddin Wahid (Gus Solah), Pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang (tengah), KH Imam Mawardi (kanan), KH Miftahurrohman (kiri) saat konferensi pers pelaksanaan rapat akbar aktualisasi resolusi jihad, Sabtu (30/10) lalu. foto: RONY S/ BANGSAONLINE

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dipastikan akan menghadiri Rapat Akbar Aktualisasi di Pesantren , Sabtu (5/11). Dalam momen tersebut, Jenderal Gatot dijadwalkan akan bersilaturrahmi dengan para kiai sepuh, habaib dan akademisi serta kalangan profesional dari berbagai bidang.

Pengasuh Pesantren KH Salahuddin Wahid (Gus Solah) mengatakan, Jenderal Gatot akan diminta menyampaikan pandangannya terkait aktualisasi resolusi jihad dalam konteks pertahanan dan keamanan. Selain Panglima TNI, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D. Hadad dan Sekretaris Jenderal Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) Henry Kasyfi Sumartono juga dijadwalkan menyampaikan pandangan dalam perspektif kedaulatan ekonomi dan kedaulatan digital.

Selain itu, pakar pendidikan Prof. Imam Suprayogo akan memberikan pandangannya dalam konteks penguatan kedaulatan di sektor pendidikan nasional. "Pada akhir agenda rapat akbar, para kiai sepuh akan menyampaikan maklumat aktualisasi ," ujar Gus Solah.

Gus Solah menuturkan, forum ini lahir dari keprihatinan para ulama dan para profesional yang tergabung dalam Forum Peduli Bangsa (FPB) melihat semakin terkikisnya kedaulatan bangsa di berbagai sektor. Mulai dari sektor pertahanan, ekonomi, hukum, pendidikan, hingga kedaulatan digital.

"Karena itu, kami mengajak semua elemen bangsa untuk bahu-membahu bersama pemerintah untuk mempertahankan kedaulatan yang berpotensi terkikis atau bahkan hilang," tutur adik kandung Gus Dur ini.

Sementara Ketua Panitia Rapat Akbar Abdul Ghofar menyampaikan, kedatangan Panglima TNI akan disambut oleh ratusan pendekar dari Perguruan Silat NH Perkasya dan Santri Bela Negara dari Lamongan.

Simak berita selengkapnya ...

1 2

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video