Tak Mampu Bayar Rumah Sakit, Bapak di Makasar Nekat Jual Bayi Lewat Medsos

Editor: dio
Minggu, 02 Oktober 2016 06:17 WIB

Surat yang ditulis Januar di atas materai

MAKASSAR, BANGSAONLINE.com - Seorang bapak nekad menjual bayi perempuan yang baru dilahirkan istrinya untuk melunasi biaya perawatan RSP Unhas . Januar, nama dari bapak yang nekad menjual bayi pertamanya tersebut, membuat surat rela melepas bayinya seharga Rp 39 juta dan berlabel materai Rp 6.000, serta diunggah melalui media sosial. Sontak atas aksi kalutnya tersebut mengundang sejumlah sorotan tajam.

Menurut Januar dalam suratnya, bayi nya kini masih dalam perawatan inkubator. Dan biaya media inkubator dan alat bantu pernafasan, sejak bayinya lahir secara prematur pada 17 September lalu mencapai Rp 39 juta. Dalam surat tersebut juga disebutkan jika ada yang mau membayar biaya rumah sakit, maka hak atas bayinya yang diberi nama Faradiba Auliyah Khumairah, menjadi milik orang yang membayarnya.

"Saya tidak tahu bagaimana cara mendapatkan uang sebanyak itu, saya menjual bayi saya tanpa sepengetahuan istri saya," ujar Januar kepada wartawan yang menemuinya di RSP Unhas.

Januar juga mengaku, pernah mendaftarkan calon bayinya ke BPJS Kesehatan saat janin di kandungan istrinya masih berusia 5 bulan. Menurut Januar, penolakan BPJS dikarenakan syarat usia janin harus 7 bulan untuk bisa didaftarkan di BPJS. Sementara saat usia bayi 7 bulan, istrinya melahirkan premature sehingga biaya tidak bisa tercover BPJS.

Ulah Januar langsung mendapat sorotan dari berbagai pihak. Namun pihak kepolisian melalui Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan Kombes Frans Barung, menyatakan hal yang dilakukan Januar bukan merupakan tindak pidana apalagi .

"Bukan pidana itu, tidak ada unsur traffickingnya. Dia hanya panik karena kaget tidak punya uang buat membayar biaya persalinan," ujarnya saat dikonfirmasi wartawan di , Sabtu (1/10).

Simak berita selengkapnya ...

1 2

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video