Oknum Anggota Arogan: TNI, Polri dan Aparat di Nganjuk Turun Tangan

Editor: nur syaifudin
Selasa, 12 Juli 2016 23:15 WIB

NGANJUK, BANGSAONLINE.com – Ada oknum anggota TNI-AU dari Magetan berinisial Kpd MAN yang dinilai warga setempat sangat arogan. Oknum tersebut suka main pukul dan melarang kegiatan ibadah. Mengatasi keresahan itu, anggota TNI, Polri dan aparat keluarhan Bogo turun tangan bersama untuk mengatasi. Berikut rilis lengkap yang diterima BANGSAONLINE dari Pendam V/Brawijaya.

Warga Jl. Lurah Surodarmo II/12 RT 03 RW 05 Kelurahan Bogo Kecamatan Nganjuk Kabupaten Nganjuk yang diketuai Kusnoto menyampaikan aspirasi ke Kelurahan Bogo atas sifat arogansi seorang yang mengaku anggota TNI-AU dari Magetan berinisial Kpd MAN yang tidak mencerminkan jiwa seorang prajurit Sapta Marga sehingga menjadikan sumber keresahan dan kecemasan bagi masyarakat RW 5 Kelurahan Bogo Kecamatan Nganjuk Kabupaten Nganjuk, Selasa (12/7/16).

Hal ini dilakukan oleh warga Kelurahan Bogo dikarenakan warga sudah tidak tahan dengan perilaku arogan yang dilakukanya selama tinggal di Jl. Lurah Surodarmo II/12 RT 03 RW 05 Kelurahan Bogo Kecamatan Nganjuk Kabupaten Nganjuk. Adapun perilaku arogan yang di lakukan tersangka adalah penganiayaan terhadap warga, suka melecehkan orang, mengendarai sepeda motor yang ugal-ugalan dan pada saat malam takbiran kemarin Kpd MAN melarang warga takbiran menggunakan pengeras suara.

Di Balai Kelurahan warga diterima oleh Lurah Bogo Drs. Subroto, Babinsa Kelurahan Bogo Serka Sunarko dan Serda Pamungkas, Kapolsek Kota Nganjuk Kompol Sutono dan Camat Kota Nganjuk Drs. Tri Wahyu yang juga dihadiri dari Unit Intel Kodim 0810/Nganjuk Serma Rajin dan Serda Yoyok, dari staf intel Lanud Iswahyudi Magetan Letda Suk Budi, Serka Eko Sunarso dan Sertu Oki Fajar serta dari Pom AU Serka Ari, Sertu Situr, Sertu Saldi dan Praka Deden.

Dalam pertemuan tersebut perwakilan 5 orang warga yang diketuai oleh Ketua RW 5 Kusnoto dengan Kpd MAN yang dimediasi oleh Kapolsek Kota Kompol Sutono, warga menuntut agar MAN minta maaf kepada warga masyarakat RW 05. Kelurahan Bogo atas tindak arogansi yg dilakukakn, mohon maaf kepada seluruh korban kekerasan dan penganiayaan yang pernah dilakukan, meminta kepada Kepala Kelurahan Bogo secara berjenjang untuk menyampaikan kepada Panglima TNI untuk memecat MAN dari kedinasan sebagai anggota TNI AU, Saudara MAN tidak lagi berdomisili di kelurahan Bogo, apabila masih bertingkah dan berperilaku arogan karena warga sudah muak denga kelakuannya, meminta maaf secara lisan kapada warga dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi, serta akan membuat surat pernyataan serta bersedia meninggalkan wilayah RW 05 Kelurahan Bogo mencari tempat tinggal yang bisa diterima oleh warga masyarakat demi untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. (tim/Penrem081)

 

sumber : pendam