Jelang Balapan Pertama, Rio Minta Restu Rakyat Indonesia, JK Berharap Bisa Balapan Terus

Senin, 14 Maret 2016 21:54 WIB

Diapit oleh Menpora Imam Nahrawi (kiri) dan Dirut PT Pertamina Dwi Sucipto (kanan) pembalap F1 Rio Haryanto bersalaman dengan Wapres Jusuf Kalla saat mendatangi Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (14/3). foto merdeka.com

JAKART A, BANGSAONLINE.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menerima Pebalap Formula 1 (F1), Rio Haryanto di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (14/3). JK didampingi oleh Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrawi dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto.

JK mengatakan, kedatangan Rio bersama tim F1 Indonesia adalah untuk meminta restu jelang dimulainya kompetisi balap bergengsi tingkat dunia tersebut.

"Tadi Rio menceritakan pengalamannya, minta restu kepada masyarakat. Tentu kita harapkan semua keberhasilan yang baik karena membawa nama Indonesia," kata JK, Senin (14/3) dikutip dari merdeka.com.

JK menceritakan bahwa dalam perbincangannya bersama Rio, ia mendapati betapa sulitnya perjuangan menjadi pebalap Formula 1. Bahkan jauh lebih sulit menjadi pebalap Formula 1 ketimbang menjadi Presiden atau Wakil Presiden di dunia.

"Tadi baru mengetahui bahwa pembalap F1 ini cuma 22 orang di dunia ini. Artinya jauh lebih banyak presiden dan kepala negara dibanding pembalap, artinya lebih mudah jadi presiden dibanding. Bisa 10 kali lipat jumlah pembalap, ini jadi langka. Karena langka kita harus dukung," ungkap JK.

JK pun berpesan kepada Rio untuk terus menekuni bidangnya secara sungguh-sungguh. "Saya bilang balapan terus sampai cukup, kalau mau Gubernur DKI gampang lah langsung kampanye, belajar sedikit. Kalau DPR selesai itu. Kalau mau jalur politik itu. Tapi kalau mau jalur lain dagang atau jadi pelatih boleh juga. Tapi masih terlalu muda jadi kira-kira 15 tahun lagi," tandas JK.

Sementara, Rio mengatakan, ia akan memulai seri balap F1 minggu ini. Rio pun mengharapkan dukungan Wapres JK untuk kesuksesannya di ajang balap internasional tersebut.

"Yang pasti kami sangat terima kasih pada Pak Jusuf Kalla atas waktunya dan tentu kita ingin memohon doa restu karena seri perdana saya minggu ini. Saya menceritakan pengalaman saya, latihan pra musim, dukungan ke depan seperti disampaikan bapak pasti ada usaha mensupport lebih lanjut," papar Rio, Senin (14/3).

Rio mengaku sudah sangat siap untuk menghadapi seri balap F1 2016 yang berjumlah 21 kali balap tersebut. "Persiapan siap, karena kemarin sudah 8 hari pramusim 4 hari latihan dalam mobil makin hari makin kenal mobil dan tim lebih dekat seri perdana nanti untuk terus bisa lebih beradaptasi dengan mobil," tutur Rio.

Rio pun mengungkapkan beberapa hal yang berpotensi menjadi kendala dalam pertandingan perdananya yang akan berlangsung di Australia, 20 Maret mendatang. "Yang pasti masih adaptasi tim dan mobil. Di Melbourne nanti sirkuit sulit dan pertama kali saya di situ dan perlu waktu untuk adaptasi. Ada 3 practice (latihan) di situ semoga tidak ada kendala dengan adaptasi karena waktunya cukup banyak," tandasnya. (mer/sta)