Adhy Harap Kepala BI Jatim yang Baru Bisa Perkuat Kolaborasi Pertumbuhan dan Digitalisasi Ekonomi | BANGSAONLINE.com - Berita Terkini - Cepat, Lugas dan Akurat

Adhy Harap Kepala BI Jatim yang Baru Bisa Perkuat Kolaborasi Pertumbuhan dan Digitalisasi Ekonomi

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Devi Fitri Afriyanti
Kamis, 22 Februari 2024 13:48 WIB

Pj. Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono memberikan sambutann saat pengukuhan Erwin Gunawan Hutapea sebagai Kepala Perwakilan BI Jawa Timur.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pj. Gubernur Jawa Timur menghadiri upacara pengukuhan Erwin Gunawan Hutapea sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur di Ruang Singosari Kantor Perwakilan , Jalan Pahlawan Surabaya, Kamis (22/2) pagi.

Erwin Gunawan Hutapea dilantik langsung oleh Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti. Erwin menggantikan Doddy Zulverdi yang akan menempati posisi sebagai Kepala Departemen Manajemen Strategis dan Tata Kelola Bank Indonesia.

Pengukuhan tersebut disambut baik oleh Pj Gubernur . Ia menyebut bahwa terpilihnya Erwin Gunawan Hutapea sebagai Kepala Perwakilan yang baru merupakan sebuah tugas spesial. Hal ini mengingat pentingnya pergerakan ekonomi Jawa Timur terhadap perekonomian nasional.

Bukan tanpa alasan, Jawa Timur disebut sebagai salah satu provinsi dengan perekonomian terbesar di Indonesia. Hal ini terlihat dari tahun 2023 yang memberikan kontribusi terbesar kedua terhadap perekonomian Pulau Jawa sebesar 24,9%. Bahkan juga berkontribusi sebesar 14,2% terhadap pembentukan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

"Pertumbuhan ekonomi Jatim tahun 2023 berkualitas baik. Ini ditandai dengan pertumbuhan ekonomi positif diiringi terkendalinya laju inflasi sesuai dengan sasaran inflasi nasional sebesar 3±1%," tutur Adhy.

Tidak hanya itu, realisasi investasi Jawa Timur tahun 2023 juga menduduki peringkat ketiga nasional. Tercatat realisasi Jatim mencapai Rp145 triliun atau sebesar 10,2% dari realisasi investasi Indonesia.

Sementara, kaitannya struktur realisasi penanaman modal asing (PMA) di Jatim tahun 2023 meningkat 56,3% dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) meningkat 14,7%.

"Ini memunjukkan trust dan optimisme investor tetap terjaga kepada kita, sebagai surga investasi dengan nilai incremental capital output ratio (ICOR) lebih rendah dibandingkan rata-rata Indonesia," kata Adhy.

Kepada Kepala Perwakilan yang baru, Pj. Gubernur juga menaruh harapan besar agar kolaborasi antara dengan BI bisa terus terjaga dengan baik.

Ia menekankan pada upaya digitalisasi, pengendalian inflasi, penguatan investasi daerah, hingga penguatan peran ekonomi syariah.

"Acara ini juga sebagai momentum untuk memperkuat kerja sama dan koordinasi yang selama ini telah terbangun sangat solid antara dengan BI," ucapnya.

"Jatim akan terus berkomitmen mendorong digitalisasi di berbagai sektor. Hal ini terlihat dari elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD) di semester I tahun 2023 terus meningkat signifikan," lanjutnya.

Simak berita selengkapnya ...

1 2

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video