Usaha Ternak Bebek di Sidoarjo Butuh Kucuran Dana

Editor: rosihan c anwar
Wartawan: agus, daryanto
Kamis, 10 April 2014 22:43 WIB

Muslimin, Ketua kelompok peternak bebek, bersama aparatur Desa Wonoayu Sidoarjo. (foto:agus hp/BANGSAONLINE) ?

SIDOARJO (bangsaonline) - Keberadaan Kelompok usaha ternak bebek di kawasan RT.04 RW.04 Desa Wonoayu Kecamatan Wonoayu Sidoarjo hingga kini masih eksis. Sdejak 6 tahun lalu, usaha yang satu ini jatuh bangun. Selain tidak adanya modal yang cukup, juga wasan yang kurang mengenai ternak bebek. Padahal prospek usaha ini sangat menjanjikan.

Jenis bebek yang dikelola adalam bebek Gimbel yangmemiliki pertumbuhan cepat, hingga lebih cepat masa panennya. Menurut ketua kelompok ternak bebek, Muslimin, setiap hari makanan yang diberikan,tidak terlalu banyak campuran.Cukup dedek, sentrat, dan pur. Untuk makanan, 500 ekor bebek butuh 1 kuintal per-hari.

Hanya saja diakui Muslimin, para peternak yang dikelolanya ini sedang kesulitan dana untuk bisabisa mengembangbiakkan sendiri bibit bebek secara mandiri. Selama ini hanya mengandalkan pembelian bibit dari perusahaan ternak.

Kepala Desa Wonoayu Supriadi B.Sc berharap pemkab Sidoarjo, khususnya Dinas Peternakan sudi memberikan pelatihan pada peternak bebek di wilayah kerjanya.

"Selain itu juga membantu permodalan sehingga para peternak bisa mengembangkan usahanya secaramandiridantidak harusgali lubang tutup lubang seperti sekarang ini," tambah Supriadi.