Status Gunung Semeru Naik Level IV, Gubernur Khofifah Minta Masyarakat Tidak Panik | BANGSAONLINE.com - Berita Terkini - Cepat, Lugas dan Akurat

Status Gunung Semeru Naik Level IV, Gubernur Khofifah Minta Masyarakat Tidak Panik

Editor: M. Aulia Rahman
Wartawan: Devi Fitri Afriyanti
Minggu, 04 Desember 2022 19:05 WIB

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Status Gunung di Lumajang mengalami peningkatan dari level III (Siaga) menjadi level IV (Awas) usai mengalami erupsi, Minggu (4/12/2022).

Menurut data dari Pos Pengamatan Gunung Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), tinggi kolom abu teramati ± 1500 m di atas puncak atau ± 5176 mdpl. 

Dengan demikian, masyarakat dilarang melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

Gubernur Jawa Timur, Indar Parawansa, pun mengimbau seluruh masyarakat yang berada di lokasi sekitar Gunung untuk segera menyelamatkan diri, dan mencari titik-titik evakuasi terdekat yang sudah disiapkan oleh petugas.

"Saya mohon agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan tidak melakukan aktifitas apapun dan tidak panik. Saat ini utamakan keselamatan, evakuasi diri terlebih dahulu. Tolong, karena saat ini aktivitas meningkat, segera cari dan evakuasi diri agar aman dan selamat," paparnya.

Saat ini terdapat 12 titik pengungsian yang sudah disiapkan dan diisi pengungsi sebanyak 2.219 jiwa, diantaranya SDN 4 Supiturang sebanyak 266 jiwa, Masjid Supiturang sebanyak 70 orang, Masjid Nurul Jadid Pronojiwo 70 orang, Balai Desa Oro-Oro Ombo sebanyak 217 jiwa, dan SMPN 2 Pronojiwo 100 orang.

Kemudian, SDN 2 Sumberurip sebanyak 119 jiwa, Balai Desa Sumberurip sebanyak 228 jiwa, Balai Desa Penanggal sebanyak 131 jiwa, Pos Gunung Sawur, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro sebanyak 52 jiwa, Balai Desa Pasirian sebanyak 216 jiwa, Lapangan Candipuro sebanyak 150 jiwa dan Kantor Kecamatan Candipuro sebanyak 600 jiwa.

Hingga saat ini pun, pihak petugas masih terus melakukan proses pendataan para pengungsi guna memaksimalkan bantuan. Data ini sedang berproses sehingga dapat berubah sampai pendataan berahir.

Sementara itu, untuk layanan kesehatan terdapat di Puskesmas Pasirian dan Puskemas Tempeh, telah disiapkan menjadi tempat perawatan sementara rujukan dari Puskesmas Penanggal dan Puskesmas Candipuro.

menegaskan agar masyarakat patuh terhadap peringatan dan arahan petugas yang telah berada dilokasi. Saat ini, melalui BPBD Jatim dan relawan telah bergerak menuju lokasi erupsi untuk melakukan penanganan evakuasi dan membantu penyiapan logistik kepada masyarakat sekitar yang terdampak.

"Kami telah berkoordinasi dengan Pemkab Lumajang, khususnya Bupati Lumajang guna mengawal langsung upaya penanganan erupsi Gunung ," imbuhnya.

Penanganan Gunung ini menjadi prioritas utama utamanya dalam evakuasi para korban terdampak. Termasuk diantaranya kebutuhan para pengungsi.

Simak berita selengkapnya ...

1 2

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video