Wujudkan UMKM Jatim Naik Kelas, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Tiga Hal ini | BANGSAONLINE.com - Berita Terkini - Cepat, Lugas dan Akurat

Wujudkan UMKM Jatim Naik Kelas, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Tiga Hal ini

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Devi Fitri Afriyanti
Rabu, 28 September 2022 18:52 WIB

Gubernur Khofifah sedang melihat hasil produk UMKM.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com -  mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Kementerian Keuangan () melalui Sekretariat Jenderal Perwakilan Kementerian Keuangan I Jawa Timur kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah () .

Orang nomor satu di itu optimis dukungan dan sinergitas dari berbagai pihak semakin mewujudkan terciptanya iklim yang kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya di Jawa Timur.

"Apa yang sudah dilakukan oleh I melalui Festival ini sesuatu yang perlu kita dukung bersama. Alhamdulillah hari ini kita melakukan proses penguatan sinergi dan kolaborasi yang diharapkan akan menjadi bagian dari seluruh penguatan energi kita untuk bisa membangun percepatan pensejahteraan masyarakat melalui program supaya naik kelas," tutur Gubernur Khofifah.

Sebanyak 120 pelaku binaan mengikuti Festival I Jawa Timur bertajuk, " bangkit, Ekonomi Melejit" mulai tanggal 28-30 September 2022 di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Timur Jl. Raya Bandara Juanda No. 39, Semambung, Kabupaten Sidoarjo.

Opening Ceremony Festival Satu Jawa Timur yang dihadiri Staf Ahli Bidang Penerimaan Negara Oza Olavia, Kepala Perwakilan Provinsi John L Hutagaol, Direktur Utama BPDPKS Eddy Abdurrachman, Anggota Komisi XI DPR Indah Kurnia dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani secara resmi dibuka oleh Gubernur Khofifah ditandai dengan pemukulan kentongan pada Rabu, (28/9/2022).

Dalam sambutannya Khofifah mengatakan, sinergi mewujudkan yang terus tumbuh dan tangguh sangat diperlukan. Melalui konsep pentahelix collaboration antara pemerintah, dunia bisnis, komunitas, perguruan tinggi, media, dan sektor keuangan, menjadi kunci dalam pemberdayaan koperasi dan Jawa Timur.

“Ini menjadi bukti bahwa sinergi dan kolaborasi telah dilakukan dalam pemberdayaan koperasi dan di Jawa Timur," tuturnya.

Upaya aktif Gubernur Khofifah dan sinergi berbagai pihak itu terbukti meningkatkan kontribusi koperasi dan terhadap ekonomi Jawa Timur. Pada tahun 2021, Koperasi memberikan kontribusi sebesar 57,81 persen terhadap PDRB atau setara dengan Rp1.418,94 triliun.

Capaian tersebut, lanjutnya, mengalami peningkatan dibandingkan kondisi di tahun 2020 yang mencapai Rp1.361,39 triliun dengan kontribusi sebesar 57,25 persen dengan jumlah koperasi aktif saat ini sebanyak 22.970. Hal ini semakin menegaskan bahwa koperasi dan menjadi tulang punggung ekonomi Jawa Timur.

"Sedangkan berdasarkan data Kementerian , jumlah di Indonesia mencapai 64 juta dengan kontribusi PDRB sebesar 61 persen atau senilai Rp574 triliun. Jumlah yang sangat signifikan. Maka dampaknya juga besar. Jadi merupakan salah satu motor penggerak ekonomi kita," imbuhnya.

Dalam mendukung aspek pemberdayaan koperasi dan , Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjalankan berbagai program dengan pendekatan lima aspek pemberdayaan, yaitu penguatan kelembagaan dan SDM, peningkatan kualitas produk, perluasan akses pembiayaan serta pemasaran.

Khusus akselerasi pemasaran produk dan mendorong digitalisasi koperasi , Gubernur Khofifah mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkolaborasi dengan sejumlah platform e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, Gojek, dan Grab. Bahkan sudah ada Kampus Shopee Ekspor yang ada di UPT Pelatihan Koperasi dan UKM yang bertempat di Malang.

"Jawa Timur salah satunya bekerja sama dengan shopee. Bahkan ada kampus shopee dan dalam satu batch bisa 40 orang. Sekali proses 3 bulan dan itu free of charge. Karena itu proses literasi digital dilakukan sangat detail bagaimana cara memotret, hingga diajarkan bagaimana live streaming cara memasarkan produk sistem managemen FIFO (first in first out)," urainya.

Simak berita selengkapnya ...

1 2

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video