Usut Dugaan Pungli Atribut Pelantikan 47 Kades di DPMD, Kejari Gresik: Semua Sama di Mata Hukum

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Syuhud
Rabu, 18 Mei 2022 22:55 WIB

Pasintel Kejari Gresik Deni Niswansyah (tengah) saat memberikan keterangan pers di Gedung Kejari Gresik. foto: SYUHUD/BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) mengusut dugaan pungutan liar (pungli) untuk pembelian atribut pelantikan 47 kepala desa (kades) di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten .

"Bukannya kita diam. Bukanya kita tak turun atas informasi dugaan pungli pembelian atribut pelantikan 47 kades di DPMD . Kita mengusutnya," ucap Kepala Seksi Intelijen (Pasintel) Kejari Deni Niswansyah dalam jumpa pers di Gedung Kejari , Jalan Permata, Bunder Asri, Kebomas, Rabu (19/5/2022).

Ia lantas membeberkan awal pihaknya turun melakukan pengumpulan bahan data dan keterangan (puldata) untuk pengsusutan dugaan pungli tersebut.

"Jadi, awal persoalan itu kami bukan terima.dari adanya pengaduan masyarakat. Tapi, kami dapatkan informasi itu dari pemberitaan sejumlah media pada 12 Mei," bebernya.

Atas informasi itu, kata Deni, tim langsung turun. Namun, keterbatasan waktu kerja karena ada hari libur Sabtu, Minggu dan Selasa, membuat timnya belum banyak mengumpulkan data-data yang dibutuhkan.

"Jadi, kalau ada suara kerja kejaksaan lambat usut dugaan pungli penarikan atribut kades, bukan kami lambat. Kami langsung turun. Kami bergerak untuk tindak lanjuti. Bukan kami tak bergerak," tegasnya.

"Data-datanya tim kami saat mencari dan mengumpulkan data, ada semua. Kami sudah bergerak kurang dari 5 hari setelah kasus itu mencuat," imbuhnya.

Ditegaskan dia, kegiatan pulbaket yang dilakukan tim intel baru berjalan tiga hari, yakni mulai Jumat (13/5/2022), Selasa (17/5/2022) dan Rabu (18/5/2022).

"Saya katakan lagi, janganlah kami dibilang terlambat dalam bereaksi, karena baru Kamis (12/5/2022) lalu kami menemukan bukti petunjuk, dan besoknya kami langsung bentuk tim," ungkapnya.

Saat ini, masih kata Deni, tim intel terus bergerak mengumpulkan data. Setelah semua data yang dikumpulkan terkumpul dan dianggap cukup, selanjutnya akan memanggil para saksi.

Namun, Deni masih belun mau membeberkan siapa saksi yang akan dipanggil terkait dugaan pungli penarikan tersebut.

Simak berita selengkapnya ...

1 2

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video