Gubernur Khofifah: Transformasi Digital Harus Tingkatkan Produktivitas Masyarakat

Editor: Rohman
Wartawan: Devi Fitri Afriyanti
Selasa, 17 Mei 2022 19:51 WIB

Gubernur Khofifah saat meninjau stan Festival Hari Buku Nasional 2022 dan peresmian 58 titik baca dari IKAPI untuk Perpustakaan Daerah dan Arsip.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur (Jatim), , membuka festival di , Surabaya. Ia mengatakan bahwa laju transformasi digital di wilayahnya harus bisa meningkatkan produktivitas masyarakat sehingga dapat memberi nilai tambah secara intelektualitas, sosial, kultural, dan ekonomi.

“Salah satu pekerjaan rumah bangsa Indonesia saat ini adalah meningkatkan literasi masyarakat terutama era saat ini adalah literasi digital masyarakat. Bagaimana masyarakat kita dapat memanfaatkan internet secara baik, aman, bertanggung jawab, dan turut memerangi hoax atau berita palsu,” ujarnya usai membuka dan meresmikan 63 titik baca di Jatim, Selasa (17/5/2022).

Acara yang berlangsung di di , Kota Surabaya, tersebut diinisiasi oleh Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) bekerja sama dengan Perpustakaan Daerah dan Arsip, Dinas Kominfo, Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, PW NU Jawa Timur, Majelis Dikdasmen PW Muhammadiyah, Lembaga Pendidikan Tinggi NU, Ku-BUKU E-resources dan IKAPI Kabupaten Kota se Jawa Timur. Acara berlangsung mulai tangga 17-22 Mei 2022.

Khofifah menyebut, literasi digital yang baik akan mendorong pemanfaatan teknologi digital ke arah yang positif, meningkatkan produktivias, mendukung pembelajaran jarak jauh (PJJ), mendorong kegiatan sosial, filantropi, penggalangan donasi untuk kemanusiaan, meningkatkan gerakan kepedulian, solidaritas dan gotong royong.

Ia menegaskan, keberhasilan transformasi digital bukan soal berapa banyak orang memiliki gadget atau kemampuan dalam menggunakan gadget tersebut. Hal terpenting, kata dia, justru bagaimana orang tersebut mampu memanfaatkan gadget tersebut secara cerdas dan bijak.

Menurut dia, SDM yang berkualitas salah satunya didorong dari kebiasaan membaca dari berbagai sumber untuk memperoleh informasi dan pengetahuan. Karenanya, Ia berharap masyarakat Jawa Timur dapat memanfaatkan sebaik mungkin akses digital untuk meningkatkan kapasitas, kualitas, kompetensi diri, inovasi, kreativitas, dan mendapatkan peluang ekonomi lainnya.

“Belum lama ini saya ke Tuban dan jajan “Korean Bakso Seafood" di Bundaran Sleko, Kuda Sembilan. Saat saya tanya, belajar dari mana resepnya, dijawab dari Youtube katanya. Ini salah satu contoh bagaimana memanfaatkan teknologi untuk mendapatkan ide berbisnis,” tuturnya.

Tingkat membaca di Jatim, lanjut Khofifah berada di atas rata-rata nasional. Jika minat membaca secara nasional sebesar 59.5 persen, Jawa Timur berada di kisaran 64.2 persen. Meski demikian minat membaca, frekuensi membaca, durasi membaca serta banyaknya buku yang diakses tetap harus ditingkatkan.

Simak berita selengkapnya ...

1 2

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video