Pacu Daya Saing, Pemkot Kediri Serahkan Sertifikat Halal kepada Pemilik IKM

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Muji Harjita
Kamis, 27 Januari 2022 21:43 WIB

Tanto Wijohari, Kepala Disperdaging Kota Kediri menyerahkan sertifikat halal kepada salah satu Pemilik IKM. foto: ist.

Menurut Tanto, jaminan halal diperlukan bagi semua produk guna mendorong kemajuan IKM. Persyaratan pengajuan sertifikasi halal yakni, dengan melampirkan CV penanggung jawab produk halal, kemudian mengisi formulir yang telah disediakan pemerintah provinsi dengan proses asesmen kurang lebih satu bulan setelah dilakukannya survei.

“Sebenarnya IKM yang mengajukan sertifikasi halal banyak, akan tetapi setelah dicek kelengkapan berkas masih banyak yang tidak memenuhi. Maka dari itu, untuk tahun ini sosialisasi diselenggarakan di awal supaya ada waktu untuk melengkapi berkas-berkas. Terkait produk makanan kami berkoordinasi dengan dinkes, sedangkan perizinan dengan DPMPTSP,” ujar Tanto.

Pernyataan senada diucapkan Edi Dharmasto, Kepala DPMPTSP, yang menyebutkan perizinan di era sekarang semuanya berbasis digital, sehingga bisa cepat, tepat, dan transparan.

“DPMPTSP mendukung kepada UMKM untuk memenuhi persyaratan perizinan. Jadi yang belum ada izin seperti NIB, monggo mengurus saja. Karena nanti kalau sudah ada NIB banyak keuntungan-keuntungan yang diperoleh pelaku usaha,” terang Edi.

Kemudahan perizinan nyatanya dirasakan oleh pelaku usaha. Novianti, pemilik usaha Sambel Gomber menilai Pemkot Kediri sangat membantu pengusaha IKM dalam memperoleh perizinan, seperti: izin halal, HAKI, merek, P-IRT, dan NIB.

“Saya berharap setelah mengantongi sertifikat halal ini marketnya lebih luas lagi, lebih bisa dikonsumsi oleh masyarakat dalam kota, luar kota, bahkan luar provinsi,” kata Novi.

Selain owner produk makanan, campur tangan pemerintah dalam pengajuan sertifikasi halal juga dirasakan oleh pelaku usaha non-makanan.

Nunung, owner Batik Wecono Asri mengungkap kegiatan fasilitasi batik halal merupakan program baru. “Mulai ada halal untuk kain itu tahun 2019, jadi kita benar-benar menyambut dengan senang hati. Karena dengan adanya batik halal itu ada nilai plus tersendiri,” terang Nunung.

Berkat fasilitasi Pemkot Kediri, kini produk batik milik Nunung telah mengantongi sertifikat halal dan siap bersaing dengan kompetitor. (uji/rev)

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video