Mobil Mewah di Bantul Menjadi Amuk Massa, Ini Penyebabnya

Editor: Arief
Jumat, 28 Januari 2022 18:03 WIB

BANTUL, BANGSAONLINE.com - Satu Unit mobil mewah Mercedes Benz menjadi amuk masa di Simpang Empat Tamantirto, Kapanewon Kasihan Bantul, Kamis (27/1/2022).

Amuk Massa berawal dari Pengendara mobil berinisial G berhenti mendadak di depan warung makan di Jalan bantul.

Karena Berhenti Mendadak, Tukang parkir yang saat itu mengatur mobil juga kaget. Kemudian mereka terjadi percekcokan di lokasi itu. Tanpa ada penyelesaian, mobil mewah itu tiba-tiba meninggalkan lokasi kejadian.

Kapolsek Kasihan Antorn Nugroho Wibowo menerangkan "Karena berhenti mendadak akhirnya tukang parkir yang saat itu tengah mengatur mobil juga kaget. Kemudian terjadi percekcokan di tempat tersebut. Tanpa diselesaikan, belum selesai permasalahan tersebut mobil tiba-tiba meninggalkan lokasi,"

Setelah dikejar untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, mobil mewah itu tetap melaju dengan kecepatan tinggi.

"Mobil melaju ke arah Kasongan, sampai di area Gedongan, mobil masuk ke kampung dan sempat menabrak sepeda motor. Ada teriakan maling, karena merasa terancam dengan teriakan tersebut, pengemudi melaju terus hingga masuk ke jalan bibis," imbuhnya.

Mobil terus melaju sampai di simpang empat Bangunjiwo, kejar-kejaran pun berlanjut sampai di Pasar Gamping, di lokasi tersebut terjadi pemecahan kaca belakang, mobil pun sempat menabrak sepeda motor.

"Akhirnya mobil tersebut kembali lagi ke perempatan Tamantirto, bisa berhenti dan akhirnya sempat dirusak massa," ujarnya

Aksi kejar-kejaran tersebut setidaknya berlangsung sejauh 6 kilometer.

Kapolsek menyatakan bahwa ada tiga unit sepeda motor yang mengalami kerusakan dalam peristiwa tersebut.

Selain itu pengendara sepeda motor mengalami luka ringan.

"Adapun untuk penyelesaiannya, pengendara sepeda motor sudah ditanggung pengemudi. Untuk mobil, pemilik atau pengemudi mau memperbaiki sendiri. Sehingga perkara tersebut bisa diselesaikan dengan baik," terangnya.

Sementara itu Kapolres Bantul AKBP Ihsan mengimbau agar masyarakat dapat lebih bijak dalam melihat suatu peristiwa.(rif/win)

Berita Terkait

Bangsaonline Video