<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
  <channel>
    <title>BANGSAONLINE.com</title>
    <link>https://bangsaonline.com</link>
    <description>Portal Berita Harian Etalase Jawa Timur dan Nasional</description>
    <language>id-id</language>
    <lastBuildDate>Sun, 28 Jun 2026 12:54:32 +0700</lastBuildDate>
    <item>
      <title>29.869 Calon Murid Lolos Tahap 3 SPMB Jatim</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163679/29869-calon-murid-lolos-tahap-3-spmb-jatim</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163679/29869-calon-murid-lolos-tahap-3-spmb-jatim</guid>
      <pubDate>Sun, 28 Jun 2026 12:13:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator>M. Aulia Rahman</dc:creator>
      <description>SURABAYA, BANGSAONLINE.com&amp;nbsp;- Sebanyak 29.869 calon murid dinyatakan lolos tahap ketiga Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA/SMK di Jawa Timur. Dari total 62.056 pendaftar, mereka diter</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, BANGSAONLINE.com&nbsp;</strong>- Sebanyak 29.869 calon murid dinyatakan lolos tahap ketiga Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA/SMK di Jawa Timur. Dari total 62.056 pendaftar, mereka diterima melalui jalur Prestasi Nilai Akademik SMA.</p>
<p>Pengumuman hasil seleksi dilakukan pada 26 Juni 2026. Seluruh calon murid yang lolos diwajibkan melakukan daftar ulang hingga 27 Juni 2026.</p>
<p>Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim menegaskan kursi yang tidak terisi akan dialihkan ke jalur pemenuhan kuota, yang dibuka pada 29 Juni 2026 melalui laman <a target="_blank">ini</a>.</p>
<p>Gubernur Khofifah menyampaikan pelaksanaan SPMB dari tahap pertama hingga ketiga berjalan lancar. Total peserta yang diterima meliputi 54.056 murid pada tahap pertama, 70.691 murid pada tahap kedua, dan 29.869 murid pada tahap ketiga.</p>
<p>&ldquo;Jangan sampai tidak daftar ulang. Karena kalian bersaing dengan ratusan ribu pendaftar lain. Jika diterima artinya kalian memenuhi persyaratan verifikasi dan validasi berkas. Termasuk syarat nilai yang mumpuni,&rdquo; ujarnya, Minggu (28/6/2026).</p>
<p>Disampaikan pula olehnya bahwa peserta yang belum lolos masih berpeluang melalui jalur Prestasi Nilai Akademik SMK dengan kuota hingga 65 persen dari daya tampung sekolah.</p>
<p>Khofifah menekankan SMK kini memiliki daya saing kuat melalui penyelarasan kurikulum dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), sertifikasi keahlian, hingga program Kebekerjaan Luar Negeri SMK 3+1.&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Konektivitas yang sudah terbangun menjadi bagian penting untuk terus diluaskan. Ini menjadi ikhtiar bersama agar lulusan SMK Jawa Timur mampu menjawab kebutuhan dunia industri global,&rdquo; katanya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai, menjelaskan pendaftaran tahap keempat jalur Prestasi Nilai Akademik SMK berlangsung 30 Juni-1 Juli 2026.</p>
<p>Calon murid dapat memilih maksimal tiga konsentrasi keahlian di SMK yang sama atau berbeda, baik dalam rayon maupun luar rayon. Seleksi dilakukan berdasarkan nilai rapor, Tes Kemampuan Akademik (TKA) atau indeks sekolah asal, serta jarak domisili.</p>
<p>&ldquo;Seleksi jalur Prestasi Nilai Akademik SMK berlangsung secara transparan melalui sistem pemeringkatan. Karena itu, kami mengimbau seluruh calon murid mempersiapkan dokumen dan mengikuti tahapan pendaftaran sesuai jadwal agar tidak kehilangan kesempatan,&rdquo; kata Aries. (dev/mar)</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782623051_caa19e7bd00d5a7d9882.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Harga BBM Diproyeksikan Turun Bertahap Mulai Juli 2026</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163678/harga-bbm-diproyeksikan-turun-bertahap-mulai-juli-2026</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163678/harga-bbm-diproyeksikan-turun-bertahap-mulai-juli-2026</guid>
      <pubDate>Sun, 28 Jun 2026 11:00:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator>Roman</dc:creator>
      <description>BANGSAONLINE.com&amp;nbsp;-&amp;nbsp;Pertamina membuka peluang penurunan harga BBM secara bertahap mulai awal Juli 2026. Kebijakan ini seiring tren penurunan harga minyak mentah dunia dalam beberapa waktu ter</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANGSAONLINE.com&nbsp;</strong>-&nbsp;Pertamina membuka peluang penurunan harga BBM secara bertahap mulai awal Juli 2026. Kebijakan ini seiring tren penurunan harga minyak mentah dunia dalam beberapa waktu terakhir.</p>
<p>Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan, menyampaikan Dewan Komisaris telah memberikan masukan kepada Direksi terkait penyesuaian harga.</p>
<p>&ldquo;Untuk itu, kami telah memberikan masukan kepada Direksi dan terus mendorong serta memproyeksikan di awal bulan depan ini. Diharapkan sudah mulai ada penyesuaian atau penurunan harga secara bertahap,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Menurut dia, arahan tersebut sejalan dengan pesan Presiden Prabowo Subianto agar Pertamina mengutamakan kepentingan rakyat. Ia menegaskan penyesuaian harga BBM tidak bisa langsung mengikuti fluktuasi harga minyak dunia karena Pertamina menggunakan formula harga rata-rata minyak mentah satu bulan sebelumnya.</p>
<p>&ldquo;Minyak yang kita proses dan distribusikan saat ini sebenarnya adalah hasil pembelian dengan harga rata-rata bulan lalu, posisinya saat itu memang masih relatif tinggi, di atas USD80 per barel,&rdquo; katanya.</p>
<p>Iriawan menambahkan, mekanisme evaluasi berkala bertujuan melindungi masyarakat dari gejolak harga energi global. Selain itu, Pertamina memastikan pasokan energi nasional tetap aman di tengah meningkatnya tensi geopolitik Timur Tengah dengan memantau situasi melalui pusat krisis yang beroperasi 24 jam. (rom)</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782617891_6bc613fb.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>iPhone Ultra 2 Dikabarkan Hadir dengan Layar Lipat Lebih Lebar</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163677/iphone-ultra-2-dikabarkan-hadir-dengan-layar-lipat-lebih-lebar</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163677/iphone-ultra-2-dikabarkan-hadir-dengan-layar-lipat-lebih-lebar</guid>
      <pubDate>Sun, 28 Jun 2026 10:46:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator>Roman</dc:creator>
      <description>BANGSAONLINE.com&amp;nbsp;- Apple dikabarkan mulai mengembangkan generasi kedua ponsel lipatnya, iPhone Ultra 2, meski iPhone Ultra generasi pertama belum resmi diluncurkan ke pasar.
Dilansir Gizmochina,</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANGSAONLINE.com&nbsp;</strong>- Apple dikabarkan mulai mengembangkan generasi kedua ponsel lipatnya, iPhone Ultra 2, meski iPhone Ultra generasi pertama belum resmi diluncurkan ke pasar.</p>
<p>Dilansir Gizmochina, pembocor teknologi Digital Chat Station menyebut pengembangan iPhone Ultra 2 telah dikonfirmasi secara internal.&nbsp;Perangkat ini disebut akan hadir dengan layar lipat lebih lebar dibandingkan generasi pertama, meski masih menggunakan teknologi panel layar yang sama.</p>
<p>Diketahui, iPhone Ultra generasi pertama akan meluncur bersamaan dengan seri iPhone 18 Pro pada akhir 2026. Ponsel tersebut mengusung layar utama lipat 7,8 inci, layar sekunder 5,5 inci, rangka titanium, chipset A20 Pro, serta ketebalan hanya 4,5 milimeter saat dibuka, yang berpotensi menjadikannya salah satu ponsel lipat paling tipis.</p>
<p>Sementara itu, masa depan lini iPhone Air masih belum pasti. Apple belum memulai produksi iPhone Air 3, dan keberlanjutan seri tersebut bergantung pada penjualan iPhone Air 2 yang dijadwalkan rilis kuartal pertama 2027.</p>
<p>Laporan sebelumnya menyebut iPhone Air generasi pertama hanya terjual sekitar 700 ribu unit meski beberapa kali mengalami penurunan harga. Produksinya bahkan telah dipangkas lebih dari 80 persen dan diyakini sudah dihentikan.</p>
<p>Kendati demikian, Apple masih berencana merilis iPhone Air 2 dengan peningkatan, termasuk tambahan kamera belakang kedua dan layar lebih besar. Jika kembali gagal menarik minat konsumen, Apple berpotensi menghentikan pengembangan lini iPhone Air di masa mendatang. (rom)</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782617581_767372a8.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Stafsus Mendes PDTT Apresiasi TPP Kabupaten Madiun</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163676/stafsus-mendes-pdtt-apresiasi-tpp-kabupaten-madiun</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163676/stafsus-mendes-pdtt-apresiasi-tpp-kabupaten-madiun</guid>
      <pubDate>Sun, 28 Jun 2026 10:32:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator>M. Aulia Rahman</dc:creator>
      <description>MADIUN, BANGSAONLINE.com&amp;nbsp;- Stafsus Mendes PDTT bidang SDM dan Hubungan Kelembagaan, Dr M. Afif Zamroni, menyampaikan apresiasi kepada Tim Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Madiun dalam Saras</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>MADIUN, BANGSAONLINE.com&nbsp;</strong>- Stafsus Mendes PDTT bidang SDM dan Hubungan Kelembagaan, Dr M. Afif Zamroni, menyampaikan apresiasi kepada Tim Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Madiun dalam Sarasehan dan Pengarahan di Desa Balerejo pada Sabtu (27/6/2026).</p>
<p>Gus Afif - panggilan akrab Afif Zamroni - menegaskan peran TPP sangat penting dalam mendukung pembangunan di 198 desa di Kabupaten Madiun. Ia mendorong TPP tidak hanya mengawal Dana Desa, tetapi juga menjembatani program unggulan pemerintah pusat kepada desa dan kabupaten.</p>
<p>&ldquo;Masalah utama di desa-desa kita adalah sumber daya manusia. Oleh karena itu, transformasi pendampingan menjadi sangat penting,&rdquo; ujarnya.&nbsp;</p>
<p>Saat ini, 145 desa di Kabupaten Madiun berstatus Desa Mandiri. Gus Afif berharap target 100 persen Desa Mandiri segera tercapai, lalu dikembangkan menjadi Desa Industri berbasis budaya, wisata, dan pendidikan.</p>
<p>Sementara itu, Kepala DPMD Kabupaten Madiun, Supriadi, turut memberikan apresiasi kepada TPP. Ia menekankan pentingnya memahami karakteristik dan budaya lokal.</p>
<p>&ldquo;Kabupaten Madiun memiliki 198 desa dengan karakter yang berbeda-beda, mulai dari hamparan sawah hingga daerah pegunungan. Rekan-rekan TPP harus bisa memposisikan diri dan memahami latar belakang budaya setempat,&rdquo; katanya.</p>
<p>Disampaikan pula olehnya bahwa kehadiran TPP sangat membantu pemerintah daerah dalam melaksanakan program pembangunan desa tepat waktu dan tepat sasaran. Ia juga berharap adanya kolaborasi lebih baik antara BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) untuk memperkuat ekonomi desa.</p>
<p>Acara yang dihadiri seluruh TPP Kabupaten Madiun berlangsung penuh kekeluargaan. Gus Afif dan Supriadi optimistis sinergi yang kuat akan mendorong desa-desa di Madiun semakin mandiri, berkarakter, dan sejahtera. (hen/mar)</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782617281_4a666e67e24003c29961.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Pasar Senen Jadi Stasiun Terpadat Selama Libur Sekolah</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163675/pasar-senen-jadi-stasiun-terpadat-selama-libur-sekolah</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163675/pasar-senen-jadi-stasiun-terpadat-selama-libur-sekolah</guid>
      <pubDate>Sun, 28 Jun 2026 10:17:32 +0700</pubDate>
      <dc:creator>Roman</dc:creator>
      <description>BANGSAONLINE.com&amp;nbsp;- KAI mencatat sebanyak 987.851 tiket perjalanan dengan potongan harga telah dipesan pelanggan selama masa libur sekolah. Jumlah tersebut setara dengan 84,10 persen dari total ku</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANGSAONLINE.com&nbsp;</strong>- KAI mencatat sebanyak 987.851 tiket perjalanan dengan potongan harga telah dipesan pelanggan selama masa libur sekolah. Jumlah tersebut setara dengan 84,10 persen dari total kuota 1.174.624 kursi yang disediakan, yang mana saat ini masih tersedia 186.773 kursi diskon untuk masyarakat.</p>
<p>&ldquo;Sabtu ini banyak keluarga sudah berada dalam perjalanan, sementara sebagian pelanggan lainnya mulai menyiapkan keberangkatan untuk akhir pekan dan pekan depan," kata VP President Corporate Communication KAI, Anne Purba.</p>
<p>"KAI mengajak masyarakat memanfaatkan sisa tempat duduk diskon dengan merencanakan perjalanan sejak awal, memilih tanggal yang sesuai, dan memastikan seluruh data perjalanan sudah benar sebelum berangkat,&rdquo; sambungnya.</p>
<p>Total pergerakan penumpang selama libur sekolah mencapai 2.278.245 orang, terdiri atas 924.105 pelanggan diskon dan 1.354.140 pengguna layanan reguler. Puncak mobilisasi terjadi pada 21 Juni dengan 222.965 penumpang, disusul 30 Juni sebanyak 198.548 penumpang, serta 1 Juli dengan 198.110 penumpang.</p>
<p>Stasiun Pasar Senen menjadi lokasi keberangkatan terpadat dengan 117.048 penumpang, diikuti Stasiun Yogyakarta dengan 69.721 penumpang. Relasi Lempuyangan-Pasar Senen mencatat 16.144 pelanggan, sementara rute sebaliknya melayani 15.945 penumpang.</p>
<p>Kereta Joglosemar Kerto menjadi favorit program diskon dengan 50.276 penumpang, disusul Ambarawa Ekspres dengan 44.845 penumpang.</p>
<p>Sementara itu, Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudya, mengimbau masyarakat memeriksa ketersediaan kursi melalui aplikasi Access.</p>
<p>&ldquo;Libur sekolah selalu membawa cerita keluarga. Karena itu, KAI ingin perjalanan pelanggan berlangsung tenang sejak tiba di stasiun hingga sampai di kota tujuan," ucapnya.&nbsp;</p>
<p>"Keselamatan tetap menjadi prioritas, sehingga kami mengajak pelanggan untuk menjaga ketertiban, memperhatikan barang bawaan, dan memberi ruang bagi pelanggan yang lebih membutuhkan,&rdquo; paparnya menambahkan. (rom)</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782616571_cf43f52d.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Singgung Peran NU, Kiai Asep: Kita Punya ITS dan ITB Tapi Tak Bisa Buat Motor, Apalagi Rudal</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163674/singgung-peran-nu-kiai-asep-kita-punya-its-dan-itb-tapi-tak-bisa-buat-motor-apalagi-rudal</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163674/singgung-peran-nu-kiai-asep-kita-punya-its-dan-itb-tapi-tak-bisa-buat-motor-apalagi-rudal</guid>
      <pubDate>Sun, 28 Jun 2026 10:02:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator>M. Mas&#039;ud Adnan</dc:creator>
      <description>MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com-Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim mengaku heran terhadap negara Indonesia karena hingga sekarang tidak bisa mandiri, sebaliknya justru terus bergantung kepada negara lain. T</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><strong>MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com</strong>-Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim mengaku heran terhadap negara Indonesia karena hingga sekarang tidak bisa mandiri, sebaliknya justru terus bergantung kepada negara lain. Termasuk soal teknologi otomotif.</p>
<p class="MsoNormal">&ldquo;Kita punya ITS dan ITB tapi kita sampai sekarang belum bisa memproduksi mobil sendiri. Bahkan untuk memproduksi sepeda motor saja belum bisa, apalagi rudal,&rdquo; ujar Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim saat memberikan pengarahan kepada para wali santri Madrasah Bertaraf Internasional (MBI) di Masjid Al Qonaah Madrasah MBI Amanatul Ummah Pacet Mojokerto Jawa Timur, Sabtu (27/6/2026) pagi.</p>
<p class="MsoNormal">&ldquo;Karena itu UAC akan mendirikan fakultas teknologi dan kedokteran,&rdquo; ujarnya.</p>
<p class="MsoNormal">Padahal, tegas Kiai Asep, ITS selama ini telah menjadi pelopor dan perancang mobil listrik, sedangkan ITB selama ini telah menghasilkan berbagai inovasi otomotif. Mulai dari riset komponen lokal, mobil formula, hingga kendaraan otonom dan listrik. Tapi pemerintah tetap tak memberi peluang untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuannya.</p>
<p class="MsoNormal">&ldquo;Karena negara kita sekarang juga sedang dijajah. Dijajah oleh Jepang, dijajah Amerika, dan dijajah China,&rdquo; ujar Kiai Asep yang pada 2025 lalu mendapat penghargaan bergengsi sebagai Tokoh Penggerak Ekonomi Pesantren 2025 dari Bank Indonesia (BI).</p>
<p class="MsoNormal">Akibatnya, mobil dan bahkan sepeda motor pun bangsa Indonesia harus impor dari Jepang, Amerika dan China.&nbsp;<span style="mso-spacerun: yes;">&nbsp;</span></p>
<p class="MsoNormal">Menurut Kiai Asep, Indonesia juga dijajah bangsa sendiri. &ldquo;Sebanyak 70 persen perekonomian Indonesia dikuasai oleh 50 keluarga. Siapa mereka? Oligarki,&rdquo; ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) itu.</p>
<p class="MsoNormal">Para oligarki inilah yang mengatur pasar otomotif Indonesia bekerjasama dengan perusahaan otomotif Jepang, Amerika dan China. Sehingga perguruan tinggi Indonesia &ndash; seperti ITB dan ITS &ndash; tidak diberi kesempatan untuk mengembangkan hasil riset dan karya-karya canggihnya.</p>
<p class="MsoNormal">Kiai Asep mengungkap dominasi ekonomi oligarki yang telah menimbulkan ketimpangan sosial tersebut terkait sejah berdirinya NU. Menurut Kiai Asep, NU didirikan pada 1926 dengan dua tujuan. Yaitu <span style="mso-spacerun: yes;">&nbsp;</span>untuk mengembangkan paham Aswaja dan kemerdekaan bangsa dari penjajah.</p>
<p class="MsoNormal">Menurut Kiai Asep, NU berasal dari ulama pesantren. Dalam sejarah Indonesia, tegas Kiai Asep, pesantren adalah pusat perjuangan melawan penjajah.</p>
<p class="MsoNormal">&ldquo;Tapi saat itu mudah dilumpuhkan karena berjuang sendiri-sendiri,&rdquo; ujar Kiai Asep.</p>
<p class="MsoNormal">Perlawanan ulama pesantren baru efektif setelah mendirikan NU.</p>
<p class="MsoNormal">&ldquo;Ketika NU berdiri penjajah Belanda cemas karena mereka yakin bangsa ini pasti merdeka,&rdquo; ujar Kiai Asep.</p>
<p class="MsoNormal">Dan benar. Pada 17 Agustus 1945 bangsa Indonesia secara resmi memproklamirkan kemerdekaan.</p>
<p class="MsoNormal">Meski demikian, Inggris dan Belanda tak terima begitu saja. Mereka terus merongrong untuk menguasai Indonesia kembali.</p>
<p class="MsoNormal">&ldquo;Kemerdekaan Indonesia hampir lepas,&rdquo; ujar Kiai Asep yang pada 2025 menerima penghargaan bintang maha putra nararya dari Presiden Prabowo Subianto.</p>
<p class="MsoNormal">Saat itulah ulama pesantren kembali menunjukkan sikap patriotisme dan nasionalismenya. Saat itu, tutur Kiai Asep, Inggris dan Belanda menerjunkan tentaranya untuk menguasai Surabaya. Sikap tokoh dan pejuang Indonesia terbelah.</p>
<p class="MsoNormal">&ldquo;Bung Karno dan Bung Hatta memilih diplomasi dan perundingan. Alasannya agar tidak banyak korban. Sedangkan Hadratussyaikh Kiai Hasyim Asy&rsquo;ari memilih clash fisik. Sikap tegas Kiai Hasyim Asy&rsquo;ari ini didukung Panglima Soedirman dan Bung Tomo. Panglima Soedirman dan Bung Tomo sering berkonsultasi dengan Kiai Hasyim Asy&rsquo;ari,&rdquo; ujar Kiai Asep.</p>
<p class="MsoNormal">Menurut Kiai Asep, Kiai Hasyim Asy&rsquo;ari memilih clahs fisik karena kalau diplomasi bangsa Indonesia pasti kalah.</p>
<p class="MsoNormal">&ldquo;Karena para penjajah tak mau kalah dan pegang senjata,&rdquo; ujarnya.</p>
<p class="MsoNormal">Akhirnya Bung Karno dan Bung Hatta merestui pilihan Hadratussyaikh.</p>
<p class="MsoNormal">&ldquo;Bung Tomo bertanya kepada Kiai Hasyim Asy&rsquo;ari, kapan kita menyerang. Kiai Hasyim Asy&rsquo;ari menjawab, tunggu kedatangan Kiai Abbas Abdul Jamil dari Cirebon,&rdquo; ujar Kiai Asep.</p>
<p class="MsoNormal">Pada tanggal 9 November 1945, tutur Kiai Asep, Kiai Abbas tiba di Pesantren Tebuireng Jombang.</p>
<p class="MsoNormal">&ldquo;Habis Subuh, tanggal 10 November, Kiai Abbas dan santri Tebuireng berangkat ke Surabaya naik kereta Eskpres lalu melakukan serangan,&rdquo; ujar Kiai Asep.</p>
<p class="MsoNormal">Pertempuran itu berlangsung dahsyat. Jenderal Mallaby, panglima kebanggaan Inggris tewas, setelah diculik santri Tebuireng.</p>
<p class="MsoNormal">&ldquo;Saat itu korban meninggal mencapai 30 ribu lebih, terutama para santri,&rdquo; ujar Kiai Asep.</p>
<p class="MsoNormal">&ldquo;Dari mana kita tahu data itu. Dari The New York Time, surat kabar Amerika Serikat, yang terbit setelah peristiwa 10 November,&rdquo; ujar Kiai Asep.</p>
<p class="MsoNormal">Jadi, tegas Kiai Asep, ulama pesantren memiliki saham besar dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Tapi yang menikmati kekayaan Indonesia sekarang justeru orang-orang yang tidak berkeringat.</p>
<p class="MsoNormal">Karena itu, tegas Kiai Asep, sekarang kita perlu merevitalisasi perjuangan NU untuk kembali seperti saat awal berdiri.</p>
<p class="MsoNormal">&ldquo;Yaitu untuk merealisasikan cita-cita luhur kemerdekaan bangsa, yakni<span style="mso-spacerun: yes;">&nbsp; </span>Indonesia maju, adil dan makmur,&rdquo; ujarnya.</p>
<p class="MsoNormal">Karena itu Kiai Asep minta para wali santri Amanatul Ummah ikut mendoakan semoga pada Muktamar ke-35 NU yang akan berlangsung pada wal Agustus 2026 terpilih pemimpin yang punya integritas, kapasitas dan moralitas yang baik.</p>
<p class="MsoNormal">Kiai Asep yakin, jika NU atau PBNU dipimpin kiai atau ulama yang punya integritas, kapasitas dan moralitas yang baik akan sangat besar perannya terhadap kemajuan bangsa dan negara Indonesia.</p>
<p class="MsoNormal">Keyakinan ini didasarkan pada pengalamannya memproduksi santri berprestasi bukan hanya tingkat nasional tapi juga internasional. Pada tahun 2026 ini saja santri Amanatul Ummah yang diterima di perguruan tinggi negeri lewat SNBP dan SNBT jauh melampai sekolah-sekolah negeri. Seperti di ITB, ITS, Unair, UB, UI, UIN, IPB dan sebagainya.</p>
<p class="MsoNormal">Banyak juga santri Amanatul Ummah yang diterima di luar negeri seperti di Amerika Serikat, Mesir, Maroko, Tunisia, Rusia, Tiongkok, Inggris, Malaysia, Australia, Jordania, Uni Emirat Arab (UEA), Yaman dan negara-negara lainnya.&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Bahkan pada tahun 2026 ini ada santri Amanatul Ummah yang diterima di 17 perguruan tinggi luar negeri atau internasional sekaligus.</p>
<p class="MsoNormal">"Kita punya teori. &mdash; قوام الدنيا بأربعة أشياء. أولها بعلم العلماء والثانى بعدل الأمراء والثالث بسخاوةالأغنياء والرابع بدعوة الفقراء.</p>
<p class="MsoNormal">Artinya, Kehidupan kita kita akan kokoh jika ditopang empat pilar. Yaitu ilmu ulama, kedilan pemimpin, kedermawnan konglomerat dan doa orang miskin. Tapi yang nomor empat ini di pesantren jangan diproduksi. Karena itu di Amanatul Ummah kita ganti para profesional yang berkualitas dan bertanggungjawab," ujar Kiai Asep.</p>
<p class="MsoNormal">Menurut dia, empat pilah ini harus bisa diproduksi oleh NU atau PBNU ke depan. "Alhamdulillah, Amanatul Ummah telah mengalami transfromasi. Karena itu keberhasilan Amanatul Ummah harus kita transfer ke semua pondok pesantren NU di seluruh Indonesia," ujarnya.</p>
<p class="MsoNormal">Usai Kiai Asep menyampaikan pengarahan para wali santri secara teratur mengambil posisi sesuai arahan Gus Ilyas dan para ustadz dan ustadzah. Untuk wali santri putri naik ke lantas dua dan tiga Masjid Al Qonaah.</p>
<p class="MsoNormal">Sedangkan wali santri putra tetap berada di lantai satu Masjid Al Qonaah. Para wali kelas pun secara cepat membagikan rapor para santri.</p>
<p class="MsoNormal">DATANG SUBUH ATAU MENGINAP</p>
<p class="MsoNormal">Tampaknya ribuan para wali santri sudah mengantisipasi untuk menghindari kemacetan. Selain itu mereka juga khawatir tidak mendapat tempat parkir. Maklum, setiap pembagian rapor selalu diwarnai kemacetan dan kesulitan parkir.</p>
<p class="MsoNormal">Maka khusus wali santri yang tinggal di luar Jawa Timur pilihannya hanya satu: datang sehari sebelumnya dan menginap di tempat-tempat penginapan di sekitar Pesantren Amanatul Ummah. Atau datang pada tengah malam kemudian menunggu di lapangan parkir.</p>
<p class="MsoNormal">Memang sejak pagi sekali ribuan wali santri telah berduyun-duyun datang ke Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet Mojokerto, Sabtu (27/6/2026). Para wali santri dari berbagai penjuru Indonesia itu datang untuk mengambil rapor sekaligus menjemput putra-putrinya menjelang liburan panjang.</p>
<p class="MsoNormal">Pantauan BANGSAONLINE, pukul 6 pagi lapangan parkir mobil yang terletak di seberang Pesantren Amanatul Ummah itu sudah penuh. Bahkan deretan mobil meluber ke jalan raya. Untung jalan menuju Pondok Pesantren Amanatul Ummah diperlebar. Maka sepanjang jalan raya menuju pesantren tersebut penuh dengan mobil yang diparkir di tepi jalan.</p>
<p class="MsoNormal">Meski demikian rapotan kali ini lebih tertib dan lancar. Para wali santri tak terjebak macet berjam-jam seperti pada tahun-tahun sebelumnya.</p>
<p class="MsoNormal">&ldquo;Alhamdulillah, tahun ini pengambilan rapor lancar dan cepat,&rdquo; ujar seorang wali santri Madrasah Bertaraf Internasional (MBI) Amanatul Ummah sumringah seusai mengambil rapor di Masjid Al-Qonaah MBI.</p>
<p class="MsoNormal">&ldquo;Kalau tahun lalu, belum sampai ke lokasi sudah terjebak macet berjam-jam,&rdquo; tambahnya.</p>
<p class="MsoNormal">Lancarnya rapotan kali ini tak lepas dari jadwal waktu yang disusun Amanatul Ummah. Pembagian rapor dibagi tiga gelombang.</p>
<p class="MsoNormal">&ldquo;Pagi MBI, siang SMA dan pagi MAI,&rdquo; ujar Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto saat memberikan pengarahan kepada para wali santri MBI di Masjid Al Qonaah MBI Pacet Mojokerto, Sabtu (27/6/2026).</p>
<p class="MsoNormal">Dengan waktu yang berbeda itu otomatis tidak terjadi kedatangan mobil dalam satu waktu. Sehingga tidak terjadi kemacetan parah seperti tahun-tahun sebelumnya.</p>
<p class="MsoNormal">Acara pengambilan rapor itu dimulai dari Madrasah Bertaraf Internasional (MBI). Sekitar pukul 7 pagi.</p>
<p class="MsoNormal">Acara itu dimulai dengan istighatsah. Dipimpin langsung oleh Kiai Asep Saifuddin Chalim. Di sebelahnya tampak Dr H. Muhammad Ilyas (Gus Ilyas) dan para ustadz MBI. Gus Ilyas adalah koordinator MBI yang juga putra Kiai Asep.</p>
<p class="MsoNormal">Usai mimpin istighatsah Kiai Asep memberikan pengarahan. Putra pendiri NU dan pahlawan nasional KH Abdul Chalim itu minta agar para santri Amanatul Ummah lebih banyak berkumpul dengan keluarga ketika di rumah. Tak perlu membuat perkumpulan yang berpotensi berpengaruh terhadap semangat belajar dan pergaulan negatif.</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782614936_58fdd15b171396dda2d8.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Peta Jalan Transformasi SDM NU Berbasis Qonun Asasi</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163673/peta-jalan-transformasi-sdm-nu-berbasis-qonun-asasi</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163673/peta-jalan-transformasi-sdm-nu-berbasis-qonun-asasi</guid>
      <pubDate>Sun, 28 Jun 2026 07:35:15 +0700</pubDate>
      <dc:creator>tim</dc:creator>
      <description>Oleh: Gus Nas Jogja
Ironi Empiris di Balik Riuh Tekno-Kapitalisme dan Desolasi Manusia Modern
Masuklah ke ruang-ruang kerja modern di pusat-pusat metropolitan hari ini. Di bawah pendar lampu neon ya</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><strong>Oleh: Gus Nas Jogja</strong></p>
<p class="MsoNormal">Ironi Empiris di Balik Riuh Tekno-Kapitalisme dan Desolasi Manusia Modern</p>
<p class="MsoNormal">Masuklah ke ruang-ruang kerja modern di pusat-pusat metropolitan hari ini. Di bawah pendar lampu neon yang dingin, ratusan anak muda duduk membungkuk menghadap layar monitor ganda, jari-jemari mereka menari cepat di atas papan ketik, berkejaran dengan target efisiensi yang ditentukan oleh kecerdasan buatan<em> (artificial intelligence</em>). Di sudut lain, algoritme mahadata <em>(big data</em>) bekerja tanpa henti selama dua puluh empat jam, menguliti preferensi, perilaku, dan hasrat jutaan manusia untuk dikonversi menjadi angka-angka keuntungan di atas kertas saham korporasi multinasional. Di balik keriuhan teknologi siber dan otomasi yang diagungkan sebagai puncak peradaban abad ke-21 ini, sedang terjadi sebuah tragedi sunyi: pembusukan intuisi dan mekanisasi eksistensi manusia secara radikal. Manusia tidak lagi dipandang sebagai makhluk spiritual yang utuh, melainkan direduksi menjadi sekadar unit data, sekrup kecil, atau komoditas ekonomis yang dapat diganti kapan saja ketika produktivitasnya mulai menurun. Fenomena ini melahirkan apa yang dalam sosiologi kritis disebut sebagai alienasi fungsional dan keterasingan eksistensial yang akut.</p>
<p class="MsoNormal">Di tengah badai disrupsi tekno-global ini, Nahdlatul Ulama (NU) sebagai organisasi sosial-keagamaan terbesar di Nusantara berdiri di sebuah persimpangan jalan yang sangat krusial. Secara empiris, kita menyaksikan jutaan kader muda NU kini mulai bermigrasi dari kultur agraris pedesaan menuju rimba industrialisasi digital perkotaan. Di satu sisi, fenomena ini melahirkan kebanggaan atas lahirnya kelas menengah baru dari rahim kaum sarungan. Namun, di sisi lain, muncul sebuah kegelisahan ontologis yang mendalam di kedai-kedai kopi urban dan ruang-ruang diskusi akademis: proses mobilitas vertikal ini kerap kali menuntut harga yang sangat mahal, yaitu tercerabutnya akar spiritual dan identitas kultural pesantren dari dalam dada mereka. Upaya pengembangan sumber daya manusia (<em>human resources)</em> yang dilakukan secara pragmatis tanpa jangkar filosofis yang kokoh hanya akan terjebak pada dua ekstrem yang sama-sama merugikan.</p>
<p class="MsoNormal">Ekstrem pertama adalah mencetak para teknokrat handal yang sekuler, yang fasih bicara tentang efisiensi pasar namun buta terhadap etika kemanusiaan dan hampa nilai spiritual. Ekstrem kedua adalah merawat para agamawan tradisional yang saleh secara ritual namun gagap dan lumpuh di hadapan dinamika perubahan teknologi yang eksponensial.</p>
<p class="MsoNormal">Menghadapi kebuntuan epistemis ini, kita dipaksa untuk menengok kembali pada momen fundamental pendirian organisasi ini di awal abad ke-20. Tepat pada tahun 1926, Hadratussyaikh Hasyim Asy&rsquo;ari merumuskan sebuah dokumen sakral yang menjadi batu penjuru gerakan, yaitu Qonun Asasi atau Prinsip Dasar NU. Dokumen ini selama berdekade-dekade sering kali hanya dibaca sebagai sebuah naskah historis-fungsional, sebuah anggaran dasar organisasi, atau teks teologis statis yang dibacakan secara seremonial pada forum-forum resmi. Melalui pisau analisis filsafat hukum pascakolonial, esai ini menolak pembacaan yang reduksionis tersebut. Qonun Asasi harus didekonstruksi dan dibaca ulang sebagai sebuah teks konstitusi spiritual (<em>spiritual constitution</em>) yang hidup, yang memuat arsitektur ontologi, epistemologi, dan aksiologi pembentukan manusia merdeka. Nilai-nilai fundamental yang termaktub di dalamnya bukan sekadar hukum tertulis, melainkan sebuah kompas filosofis <em>(roadmap) </em>kontemporer yang mampu mengintegrasikan ketajaman sains-teknologi modern dengan kedalaman intuisi-spiritualitas pesantren demi melakukan rekonstruksi total terhadap konsep Human Resources NU di masa depan.</p>
<p class="MsoNormal">Bagian I:</p>
<p class="MsoNormal">Arsitektur Filosofis Qonun Asasi &ndash; Konsepsi Manusia sebagai Subjek Hukum Kosmik</p>
<p class="MsoNormal">Untuk merumuskan sebuah peta jalan pengembangan sumber daya manusia yang otentik, kita harus menghancurkan terlebih dahulu bias materialistik-positivistik yang mengotori paradigma manajemen modern. Dalam teori ekonomi kapitalistik yang dominan hari ini, istilah<em> Human Resources </em>sering kali disejajarkan dengan kata <em>Human Capital </em>(modal manusia). Istilah ini secara inheren mengandung cacat epistemis karena memosisikan eksistensi manusia setara dengan mesin, modal uang, atau tanah&mdash;sebuah alat produksi yang nilainya diukur semata-mata dari seberapa besar margin keuntungan yang dapat ia hasilkan bagi pemilik modal (_man as a means_). Di seberang sana, positivisme hukum barat modern juga mereduksi manusia sebagai sekadar legal subject yang perilakunya dikontrol secara mekanis melalui sanksi, pasal-pasal pidana, dan regulasi birokrasi negara yang kaku dan gersang.</p>
<p class="MsoNormal">Qonun Asasi yang dirumuskan oleh Hadratussyaikh Hasyim Asy&rsquo;ari mengajukan sebuah gugatan ontologis yang sangat mendasar terhadap paradigma sekuler tersebut. Naskah ini dibuka bukan dengan klaim-klaim kekuasaan atau pembagian kerja organisasional, melainkan dengan untaian ayat-ayat suci Al-Qur'an dan kutipan hadis-hadis nabi yang menegaskan tentang hakikat penciptaan manusia, kewajiban menegakkan keadilan, serta pentingnya menjaga persatuan <em>(al-ittihad) </em>dan persaudaraan (<em>al-ukhuwwah)</em>. Dalam perspektif filsafat hukum Islam <em>(Hikmah al-Tasyri')</em>, struktur pembuka ini menandakan bahwa hukum tidak boleh beroperasi dalam ruang hampa spiritual. Qonun Asasi memandang manusia bukan sebagai robot ekonomi yang digerakkan oleh insentif materi, melainkan sebagai subjek hukum kosmik&mdash;sebuah makhluk mulia yang eksistensinya terikat pada hukum ketuhanan sekaligus mengemban amanah sebagai khalifah di muka bumi.</p>
<p class="MsoNormal">Di dalam cetak biru Qonun Asasi, integritas seorang manusia ideal dibangun di atas keseimbangan dialektis antara dua dimensi eksistensial yang tidak boleh saling menegasikan:</p>
<p class="MsoNormal">Dimensi Transendental (<em>Hablun minallah</em>): Ini adalah wilayah hulu yang menjaga kemurnian intuisi, ketajaman mata batin, dan kepatuhan etis mutlak kepada Sang Pencipta. Dimensi inilah yang menjadi perisai spiritual manusia agar ia tidak larut menjadi makhluk mekanis yang rakus di tengah tarikan materialisme duniawi.</p>
<p class="MsoNormal">Dimensi Imanen-Sosial (<em>Hablun minannas)</em>: Ini adalah wilayah hilir di mana spiritualitas tersebut disublimasikan menjadi aksi nyata di ruang publik. Manusia tidak diizinkan mengasingkan diri dalam kesalehan ritual yang egois; ia diwajibkan terlibat aktif dalam kerja-kerja transformasi sosial, penegakan hukum yang adil, pembelaan kaum tertindas atau<em> mustad'afin, </em>serta pembangunan kesejahteraan ekonomi komunitas.</p>
<p class="MsoNormal">Oleh karena itu, ketika NU merumuskan<em> roadmap </em>atau peta jalan pengembangan sumber daya manusianya, konsep yang diadopsi haruslah pemuliaan manusia sebagai tujuan itu sendiri <em>(man as an end).</em> Manusia NU yang lahir dari rahim filosofis Qonun Asasi adalah manusia yang memiliki dualitas kemampuan yang paripurna: ia memiliki kapasitas intelektual-profesional yang kompetitif di tingkat global, namun di saat yang sama, seluruh denyut nadi profesionalismenya dikendalikan oleh kesadaran etis-transendental yang bersumber dari tradisi spiritual pesantren.</p>
<p class="MsoNormal">Bagian II:</p>
<p class="MsoNormal">Tiga Pilar Epistemis Qonun Asasi sebagai Fondasi Kompetensi SDM NU</p>
<p class="MsoNormal">Secara metodologis, Qonun Asasi meletakkan penekanan yang sangat kuat pada kewajiban bermadzhab&mdash;sebuah prinsip yang menuntut masyarakat untuk mengikuti pemikiran para imam mujtahid dalam memahami syariat Islam. Di tangan para pemikir kontemporer NU, konsep bermadzhab ini didekonstruksi secara filosofis; ia tidak lagi dimaknai secara sempit sebagai sikap taklid buta pada produk hukum fiqih masa lalu yang tekstual, melainkan sebagai sebuah kepatuhan metodologis yang dinamis (<em>manhaj al-fikr</em>). Jika kita turunkan ke dalam konteks pengembangan kapasitas sumber daya manusia, maka tradisi berpikir manhaji yang diwariskan oleh Qonun Asasi ini dapat dijabarkan menjadi tiga pilar epistemis mutakhir yang saling mengunci dan menguatkan.</p>
<p class="MsoNormal">Pilar pertama yang harus diinternalisasi adalah Epistemologi Metodologis atau<em> Al-Manhajiyyah.</em> Di era banjir informasi digital hari ini, masyarakat modern sering kali terjebak dalam kedangkalan berpikir; mereka dengan mudah mengambil kesimpulan hukum atau fatwa keagamaan secara instan dari mesin pencari Internet tanpa memahami struktur metodologi keilmuannya. Qonun Asasi menawarkan antitesis terhadap kedangkalan ini. SDM NU masa depan, baik mereka yang berkarier sebagai ilmuwan, teknokrat, maupun birokrat, harus memiliki ketajaman berpikir metodologis. Artinya, mereka dituntut memiliki kapasitas untuk membedah problem-problem kontemporer yang sangat kompleks&mdash;mulai dari dilema etika kecerdasan buatan, modifikasi genetika dalam bioetika, hingga tata kelola emisi karbon dalam krisis iklim global&mdash;dengan menggunakan metodologi analisis yang runut, objektif, dan berbasis pada kaidah-kaidah hukum Islam yang elastis dan adaptif. Keahlian ini membuat manusia NU mampu berinovasi tanpa kehilangan arah kompas moralnya.</p>
<p class="MsoNormal">Pilar kedua adalah Etos Kerja Kolaboratif yang berakar pada konsep Al-Ittihad (Persatuan).</p>
<p class="MsoNormal">Di dalam teks Qonun Asasi, Hadratussyaikh Hasyim Asy&rsquo;ari secara ekstensif mengutip pandangan para ulama terdahulu mengenai urgensi persatuan sebagai prasyarat mutlak bagi tegaknya sebuah peradaban yang mulia. Beliau memperingatkan bahwa perpecahan dan egoisme kelompok adalah racun yang akan membusukkan masyarakat dari dalam. Dalam teori manajemen modern, visualisasi pilar ini menuntut runtuhnya tembok-tembok isolasi intelektual yang egois <em>(silo mentality)</em>. SDM NU tidak boleh bekerja secara terfragmentasi. Nilai Al-Ittihad mengamanatkan terciptanya sebuah jaringan konektivitas batin dan intelektual yang kuat, di mana para pakar teknologi NU, ahli ekonomi NU, ilmuwan sosial NU, dan para kiai di pesantren melebur ke dalam satu ekosistem kolektif yang saling mendukung. Kolaborasi lintas disiplin (<em>interdisciplinary collaboration)</em> inilah yang menjadi motor penggerak organisasi dalam merespons tantangan zaman.</p>
<p class="MsoNormal">Pilar ketiga adalah Komitmen Etik-Hukum pada Kemaslahatan Publik atau <em>Al-Maslahah.</em> Dalam filsafat hukum Islam, tujuan tertinggi dari seluruh syariat adalah mewujudkan kemaslahatan dan menolak kemudlaratan <em>(jalb al-masalih wa dar'al-mafasid)</em>. Nilai ini menuntut bahwa setiap keahlian teknis dan profesional yang dimiliki oleh kader NU tidak boleh didedikasikan semata-mata untuk memburu keuntungan finansial pribadi atau kejayaan korporasi. Sebagai contoh, seorang insinyur perangkat lunak (_software engineer_) yang lahir dari rahim NU, ketika ia merancang sebuah algoritme, ia tidak hanya berpikir bagaimana membuat sistem yang adiktif demi meraup keuntungan iklan maksimal. Ia akan dipandu oleh komitmen _Al-Maslahah_ untuk memastikan bahwa algoritme yang ia ciptakan bersifat etis, menjaga privasi pengguna, serta tidak memicu polarisasi sosial atau kebencian di ruang publik. Inilah perwujudan nyata dari hukum substantif yang hidup di dalam sanubari setiap profesional NU.</p>
<p class="MsoNormal">Bagian III:</p>
<p class="MsoNormal">_Implementasi Strategis &ndash; Peta Jalan Transformasi SDM NU Berbasis Qonun Asasi_</p>
<p class="MsoNormal">Untuk mendaratkan seluruh refleksi filosofis di atas ke dalam langkah taktis dan praktis organisasi, NU membutuhkan sebuah peta jalan transformasi yang terukur dan terstruktur secara sistematis. Pengembangan sumber daya manusia ini tidak boleh lagi bersifat parsial, reaktif, atau sekadar mengekor pada selera pasar industri sekuler. Berdasarkan nilai-nilai luhur yang termaktub di dalam Qonun Asasi, kita dapat membagi strategi implementasi ini ke dalam tiga dimensi pengembangan utama yang komprehensif.</p>
<p class="MsoNormal">Dimensi pertama fokus pada ranah Intelektual dan Teknologi, yang berakar pada nilai dasar&nbsp;<em>Al-Akhdzu bi al-jadidi al-ashlah</em>&mdash;sebuah kaidah fikih yang memerintahkan kita untuk terus mengambil inovasi-inovasi baru yang terbukti lebih baik dan lebih maslahat. Secara taktis, langkah ini diwujudkan melalui akselerasi program beasiswa tingkat lanjut dalam bidang sains murni, teknologi kuantum, bioteknologi, dan teknologi digital siber yang menyasar kader-kader muda pesantren untuk dikirim ke pusat-pusat riset terbaik di dunia. Di samping itu, NU harus menginisiasi pendirian pusat-pusat studi kecerdasan buatan (<em>AI Research Center)</em> yang secara khusus mengkaji irisan antara perkembangan teknologi siber dengan etika kemanusiaan serta hukum Islam. Dengan cara ini, NU tidak lagi sekadar menjadi konsumen teknologi, melainkan ikut mewarnai arah perkembangan ilmu pengetahuan dunia dengan nilai-nilai etis Islam Nusantara.</p>
<p class="MsoNormal">Dimensi kedua bergerak pada ranah Karakter dan Etika, yang bersumber dari nilai dasar _Tazkiyatun Nafs_ (penyucian jiwa) dan _Al-Amanah_ (integritas hukum dan moral). Di tengah gempuran budaya koruptif dan pragmatisme akut yang melanda institusi-institusi modern, SDM NU harus tampil sebagai mercusuar integritas. Strategi konkritnya adalah dengan melakukan institusionalisasi metode riyadhah&mdash;seperti puasa sunnah, wirid, dan zikir penajaman intuisi yang menjadi ciri khas pesantren&mdash;ke dalam sistem pelatihan kepemimpinan dan manajemen formal NU di semua tingkatan. Langkah spiritual ini kemudian dikombinasikan dengan penerapan pakta integritas anti-korupsi yang ketat di tingkat organisasi, di mana setiap pelanggaran etika tidak hanya dijatuhi sanksi administratif, melainkan juga sanksi moral keagamaan yang tegas. Kita ingin memastikan bahwa semakin tinggi posisi profesional seorang kader NU, maka akan semakin tunduk batinnya di hadapan keagungan etis agamanya.</p>
<p class="MsoNormal">Dimensi ketiga adalah ranah Sosial-Ekonomi yang dipandu oleh nilai dasar&nbsp;<em>Al-'Adalah</em> (Keadilan Sosial) dan <em>Al-Ittihad</em> (Jaringan Persatuan). Struktur ekonomi global hari ini cenderung menciptakan ketimpangan yang lebar, di mana modal besar menguasai hajat hidup orang banyak. NU harus hadir untuk merombak struktur yang tidak adil ini dengan membangun sebuah ekosistem ekonomi syariah digital yang mandiri, yang sering diistilahkan sebagai <em>NU-Nomics</em>. Implementasi strategisnya melibatkan digitalisasi dan modernisasi tata kelola aset-aset produktif NU, mulai dari optimalisasi dana zakat, infak, sedekah, hingga manajemen tanah wakaf secara profesional berbasis teknologi blokrantai<em> (blockchain)</em> untuk menjamin transparansi mutlak. Selain itu, organisasi harus melakukan sertifikasi keahlian manajerial berkala bagi para pengelola ekonomi umat di tingkat akar rumput, sehingga koperasi dan UMKM milik warga NU memiliki daya saing yang setara dengan korporasi modern di pasar bebas.</p>
<p class="MsoNormal">Merebut Masa Depan dengan Tinta Qonun Asasi</p>
<p class="MsoNormal">Ketika kita menarik garis kesimpulan dari seluruh investigasi filosofis dan taktis ini, sebuah kebenaran benderang tampak di hadapan kita: peta jalan untuk menyelamatkan manusia dari jurang dehumanisasi di era disrupsi ini tidak perlu dicari dengan cara mengemis pada teori-teori manajemen sekuler Barat yang mengasingkan manusia dari jiwanya sendiri. Nahdlatul Ulama telah memiliki dokumen sakral yang melampaui zamannya. Qonun Asasi yang diwariskan oleh Hadratussyaikh Hasyim Asy&rsquo;ari adalah sebuah mata air filosofis yang tidak akan pernah kering untuk memandu arah gerak organisasi di tengah badai apa pun.</p>
<p class="MsoNormal">Menjadikan Qonun Asasi sebagai roadmap pengembangan Human Resources NU berarti melakukan sublimasi radikal terhadap seluruh potensi kemanusiaan warga nahdliyin. Ini adalah sebuah manifesto hukum dan spiritual untuk melahirkan sebuah generasi baru manusia masa depan: generasi yang tangan-tangannya begitu cekatan, presisi, dan mahir dalam mengoperasikan teknologi komputasi kuantum, menganalisis data makro, atau memimpin korporasi global; namun di saat yang bersamaan, dahi-dahi mereka dengan penuh ketundukan bersujud di atas sajadah dalam keheningan malam, menangisi kelemahan dirinya di hadapan Sang Khalik. Dengan karakter utuh seperti inilah, Nahdlatul Ulama tidak akan pernah larut atau hilang tersapu oleh arus tekno-kapitalisme global, melainkan akan melesat tegak menjadi pemandu moral peradaban dunia&mdash;membawa bahtera besar Nusantara menuju pelabuhan kejayaan yang adil, makmur, dan berada<span style="mso-spacerun: yes;">&nbsp; </span>dalam naungan rida Tuhan Yang Maha Esa.</p>
<p class="MsoNormal">Wallahu A'lam</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">*Daftar Pustaka*</p>
<p class="MsoNormal">Al-Asy'ari, Hasyim. (1926). Qonun Asasi Nahdlatul Ulama. Surabaya: Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.</p>
<p class="MsoNormal">Asad, Talal. (2003). Formations of the Secular: Christianity, Islam, Modernity. Stanford: Stanford University Press.</p>
<p class="MsoNormal">Feener, Michael R. (2007). Muslim Legal Thought in Modern Indonesia. Cambridge: Cambridge University Press.</p>
<p class="MsoNormal">Habermas, J&uuml;rgen. (1987). The Theory of Communicative Action: Volume 2: Lifeworld and System: A Critique of Functionalist Reason. Boston: Beacon Press.</p>
<p class="MsoNormal">Madjid, Nurcholish. (1992). Islam Doktrin dan Peradaban: Sebuah Telaah Kritis tentang Masalah Keimanan, Kemanusiaan, dan Periodisasi. Jakarta: Yayasan Wakaf Paramadina.</p>
<p class="MsoNormal">Syalabi, Muhammad Mustafa. (1981). Ta'lil al-Ahkam: Dirasah Ushuliyyah fi Falsafah al-Tasyri' al-Islami. Beirut: Dar al-Nahdah al-Arabiyyah.</p>
<p class="MsoNormal">Zuhri, Saifuddin. (1983). Berangkat dari Pesantren. Jakarta: Gunung Agung.</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782606729_16855e4ad8d56642a700.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Ubah Peluang Jadi Kesuksesan, Kiki Jupe Raup Omzet Ratusan Juta dari Bisnis Kuliner</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163672/ubah-peluang-jadi-kesuksesan-kiki-jupe-raup-omzet-ratusan-juta-dari-bisnis-kuliner</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163672/ubah-peluang-jadi-kesuksesan-kiki-jupe-raup-omzet-ratusan-juta-dari-bisnis-kuliner</guid>
      <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 22:23:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator>Tim</dc:creator>
      <description>PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kesuksesan dalam dunia bisnis tidak pernah lahir dari keberuntungan semata. Di balik sebuah usaha yang tumbuh besar, selalu ada perjalanan panjang yang dipenuhi kegagalan,</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>PASURUAN, BANGSAONLINE.com </strong>- Kesuksesan dalam dunia bisnis tidak pernah lahir dari keberuntungan semata. Di balik sebuah usaha yang tumbuh besar, selalu ada perjalanan panjang yang dipenuhi kegagalan, keberanian mengambil risiko, dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman.</p>
<p>Kisah itu tercermin pada perjalanan Mariatul Qiptiyah atau yang lebih dikenal dengan nama Kiki Jupe, pengusaha kuliner asal Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, yang berhasil membangun jaringan usaha makanan dengan omzet mencapai ratusan juta rupiah per bulan sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi sekitar 100 warga di lingkungan sekitarnya.</p>
<p>Perempuan kelahiran 13 november 1993 tersebut menjelma menjadi salah satu representasi pelaku usaha lokal yang berhasil mengubah bisnis tradisional menjadi industri kuliner modern berbasis pemasaran digital.</p>
<p>Berpusat di Kelurahan Gempeng, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Kiki membangun usahanya dengan memadukan kreativitas produk, konsistensi produksi, dan kekuatan promosi melalui berbagai platform media sosial seperti TikTok, Facebook, dan Instagram.</p>
<p>Namun, capaian tersebut bukanlah hasil yang diraih dalam waktu singkat. Sebelum dikenal sebagai pengusaha sukses, Kiki pernah menjalani profesi sebagai pengajar di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ). Di sela aktivitasnya, ia juga sempat menekuni berbagai usaha kecil, mulai dari berjualan pakaian hingga produk kecantikan.</p>
<p>Beragam pengalaman itu justru menjadi fondasi yang memperkuat mental kewirausahaannya. Kegagalan yang pernah dihadapi tidak membuatnya berhenti, melainkan menjadi bekal untuk menemukan bidang usaha yang paling sesuai dengan karakter dan passion yang dimilikinya.</p>
<p>Pada 2014, Kiki mulai memusatkan perhatiannya pada sektor kuliner. Pilihannya bukan tanpa alasan. Ia melihat makanan tradisional memiliki pangsa pasar yang luas karena dekat dengan kebiasaan konsumsi masyarakat Indonesia.</p>
<p>Dari pemikiran tersebut, lahirlah brand kuliner "Raja Cilok" yang kemudian berkembang pesat dan menjangkau berbagai segmen konsumen.</p>
<p>"Kami ingin menghadirkan makanan yang dekat dengan keseharian masyarakat, mudah dijangkau, tetapi tetap memiliki kualitas dan cita rasa yang terjaga," ujar Kiki.</p>
<p>Seiring pertumbuhan bisnisnya, variasi produk yang ditawarkan pun semakin beragam. Tidak hanya cilok, usahanya kini menghadirkan menu seperti Chicken Fire, Chicken Karage, Ayam Geprek, Tahu Bakso, Jagung Goreng, Ketan Malay, Chicken Stick, Pentol Bakar Jumbo, Pentol Bakar Mini, aneka menu bakaran, Oseng Sosis, Mie Jebew, Pentol Jebew, Dakbal, Fishmie, Rujak Buah Manis, Nubi, hingga Bakmie.</p>
<p>Di tengah persaingan industri makanan yang semakin ketat, Kiki memilih untuk tidak hanya mengejar keuntungan finansial. Ia menjadikan bisnis yang dibangunnya sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat.</p>
<p>Langkah tersebut diwujudkan dengan merekrut sekitar 100 tenaga kerja yang mayoritas berasal dari lingkungan sekitar tempat usahanya beroperasi.</p>
<p>Model bisnis seperti ini menjadi bukti bahwa pertumbuhan ekonomi lokal tidak selalu harus bertumpu pada investasi berskala besar. Ketika pelaku usaha daerah mampu berkembang secara berkelanjutan, dampaknya dapat langsung dirasakan masyarakat melalui terbukanya lapangan pekerjaan dan meningkatnya perputaran ekonomi.</p>
<p>Perjalanan Mariatul Qiptiyah juga memperlihatkan perubahan wajah kewirausahaan di era digital. Media sosial tidak lagi sekadar menjadi ruang hiburan, melainkan telah menjelma menjadi instrumen pemasaran yang efektif dalam membangun merek, menjangkau konsumen, dan memperluas pasar.</p>
<p>Di tengah derasnya arus persaingan bisnis modern, kisah Kiki Jupe menjadi pengingat bahwa keberhasilan tidak selalu lahir dari modal besar, melainkan dari keberanian memulai, kemampuan membaca peluang, serta konsistensi menjaga kualitas.</p>
<p>Dari sebuah usaha sederhana di Pasuruan, lahir cerita tentang perempuan yang tidak hanya membangun bisnis, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian masyarakat di sekitarnya.<br>(maf)&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782586225_1297a7b3d2cdcd9c2f50.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Kirab Budaya Mojo Bangkit Diikuti 1.080 Peserta, Ning Ita Sukses Hidupkan Kembali Kejayaan Majapahit</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163671/kirab-budaya-mojo-bangkit-diikuti-1080-peserta-ning-ita-sukses-hidupkan-kembali-kejayaan-majapahit</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163671/kirab-budaya-mojo-bangkit-diikuti-1080-peserta-ning-ita-sukses-hidupkan-kembali-kejayaan-majapahit</guid>
      <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 22:12:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator>Tim</dc:creator>
      <description>MOJOKERTO KOTA, BANGSAONLINE.com - Puluhan ribu warga memadati jalan raya sepanjang rute kirab untuk menyaksikan kemeriahan Kirab Budaya Mojo Bangkit yang menjadi rangkaian perayaan Hari Jadi ke-108 K</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>MOJOKERTO KOTA, BANGSAONLINE.com </strong>- Puluhan ribu warga memadati jalan raya sepanjang rute kirab untuk menyaksikan kemeriahan Kirab Budaya Mojo Bangkit yang menjadi rangkaian perayaan Hari Jadi ke-108 Kota Mojokerto, Sabtu (27/6/2026). Sebanyak 1.080 peserta tampil memukau dalam parade budaya yang menghidupkan kembali kejayaan peradaban Majapahit melalui atraksi seni, budaya, dan teatrikal yang spektakuler.</p>
<p>Kirab dimulai dari Alun-Alun Wiraraja, melintasi Jalan Majapahit dan Jalan Bhayangkara, sebelum berakhir di Balai Kota Mojokerto. Masyarakat berjejer sepanjang sisi jalan, menciptakan suasana semarak dan meriah.&nbsp;</p>
<p>Mengusung tema "Banjaran Majapahit", kirab menghadirkan kisah perjalanan tiga era penting Kerajaan Majapahit, mulai dari masa Dyah Wijaya, Tribuana Tunggadewi, hingga puncak kejayaan di bawah pemerintahan Prabu Hayam Wuruk.</p>
<p><img src="/images/uploads/berita/1782586373_6249b76048bf9ab35126.webp" alt="" width="1000" height="651"></p>
<p>"Mojo Bangkit secara filosofis mengandung makna kebangkitan Kota Mojokerto di berbagai aspek kehidupan masyarakat, sejalan dengan semangat 'Spirit of Majapahit' yang terus kita gelorakan," tutur Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari.&nbsp;</p>
<p>Kemegahan kirab semakin terasa melalui pertunjukan sendratasik yang mengisahkan berdirinya Kerajaan Majapahit, selain itu juga teatrikal kebangkitan pemuda yang menggambarkan semangat generasi penerus dalam menjaga nilai-nilai luhur dan membangun masa depan bangsa.</p>
<p>"Rangkaian Kirab Budaya Mojo Bangkit menyampaikan pesan filosofi dan nilai moral agar sejarah menjadi fondasi perjuangan dalam membangun masa depan Kota Mojokerto," terang sosok wali kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut.&nbsp;</p>
<p>Suasana semakin bergemuruh ketika Marching Band Gita Jala Taruna Akademi Angkatan Laut menampilkan atraksi musik dan formasi yang memukau. Irama perkusi yang menghentak berpadu dengan penampilan barisan peserta, menyedot perhatian ribuan penonton yang memadati sepanjang rute kirab.</p>
<p>Tak hanya itu, berbagai kesenian tradisional turut memeriahkan perhelatan, mulai dari Reog, Barongsai, hingga Bantengan, yang menampilkan kekayaan budaya Nusantara dalam satu panggung kebersamaan. Dentuman petasan yang menghiasi langit Kota Mojokerto menjadi pelengkap sempurna, menghadirkan suasana meriah, semarak, dan penuh kebanggaan.</p>
<p><img src="/images/uploads/berita/1782586416_ae310164893d51b6b64f.webp" alt="" width="1000" height="636"></p>
<p>Kirab Budaya Mojo Bangkit tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan semangat budaya, penguatan identitas Kota Mojokerto sebagai Bumi Majapahit, sekaligus ajang mempererat persatuan masyarakat dalam merayakan Hari Jadi ke-108 Kota Mojokerto.</p>
<p>"Saya punya harapan besar kegiatan Kirab Budaya Mojo Bangkit menjadi ikon seni budaya tahunan Kota Mojokerto yang bisa melibatkan seluruh elemen masyarakat secara langsung," pungkas Ning Ita. (ris)</p>
<p>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782586334_62b416b1414e5ebdff68.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Korban Terus Bertambah, 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal, Menteri Koperasi Ngaku bukan Wewenangnya</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163670/korban-terus-bertambah-5-calon-manajer-kopdes-meninggal-menteri-koperasi-ngaku-bukan-wewenangnya</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163670/korban-terus-bertambah-5-calon-manajer-kopdes-meninggal-menteri-koperasi-ngaku-bukan-wewenangnya</guid>
      <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 19:41:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator>tim</dc:creator>
      <description>JAKARTA, BANGSAONLINE.com &amp;ndash; Korban meninggal pelatihan manajer Koperasi Desa Merah Putih atau Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) terus bertambah. Sekarang korban meninggal mencapai 5</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><strong>JAKARTA, BANGSAONLINE.com </strong>&ndash; Korban meninggal pelatihan manajer Koperasi Desa Merah Putih atau Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) terus bertambah. Sekarang korban meninggal mencapai 5 orang.</p>
<p class="MsoNormal">Menteri Koperasi Ferry Juliantono enggan banyak merespons soal kematian lima calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih atau KDKMP ketika mengikuti latihan Pendidikan Dasar Kemiliteran di sejumlah daerah.</p>
<p class="MsoNormal">Ia menegaskan bahwa itu bukan di bawah kewenangannya.</p>
<p class="MsoNormal">&ldquo;Nanti, nanti. Bukan, bukan saya, bukan di saya itu,&rdquo; elak Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengakhiri sesi tanya jawab doorstop atau wawancara spontan seperti dilansir Kompas seusai Sarasehan Nasional Majelis Pesantren Dakwah Indonesia (MPDI) 2026 di Pesantren Daarul Ukhuwah, Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (27/6/2026) sore.</p>
<p class="MsoNormal">Menteri Ferry langsung buru-buru masuk ke mobilnya. Pada saat yang sama juga diluncurkan Koperasi Sekunder MPDI.</p>
<p class="MsoNormal">Sementara dari Jakarta dilaporkan bahwa Mayjen Ketut Gede Wetan Pastia, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), mengklaim bahwa Kementerian Pertahanan sudah melakukan penanganan medis sesuai prosedur.</p>
<p class="MsoNormal">Pernyataan Mayjen Ketut Gede itu disampaikan dalam keterangan persnya <span style="mso-spacerun: yes;">&nbsp;</span>di Balai Media Kemhan, Jakarta, Sabtu (27/6/2026).</p>
<p class="MsoNormal">Ia juga mengatakan bahwa Kementerian Pertahanan menyampaikan bela sungkawa terhadap para korban jiwa yang meninggal dunia saat melakukan pelatihan tersebut.</p>
<p class="MsoNormal">Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah juga memberikan santunan.</p>
<p class="MsoNormal">&ldquo;Kita memberikan santunan setiap orang itu Rp50 juta. Demikian yang saya sampaikan sekaligus tidak putus di sana, kita juga tetap melaksanakan komunikasi dengan keluarga yang ditinggalkan untuk koordinasi dan mengomunikasikan lebih lanjut,&rdquo; ujar Ketut dalam konferensi pers di Kemhan, Jakarta, Sabtu (27/6/2026).</p>
<p class="MsoNormal">Masih menurut Ketut Gede, kelima peserta tersebut memiliki karakter dan kondisi medis yang berbeda-beda. Ia mengklaim bahwa seluruh peserta telah mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur baik di fasilitas kesehatan satuan maupun rumah sakit rujukan.</p>
<p class="MsoNormal">Ia juga mengatakan bahwa seluruh peserta sebelumnya telah melalui pemeriksaan kesehatan seperti laboratorium darah, urin, tes kehamilan, ronsen, torak, EKG, USG, abdomen, pemeriksaan mata, gigi, postur, dan kesehatan jiwa.</p>
<p class="MsoNormal">Lima korban meninggal itu pertama adalah Anisa Muyassaroh. Ia meninggal setelah mendapatkan perawatan akibat heat stroke di fasilitas kesehatan dan rumah sakit terdekat dari satuan pendidikan Dodikjur Rindam VI/Mulawarman, Balikpapan.</p>
<p class="MsoNormal">Korban meninggal kedua adalah Yonanda Muhammad Taufiq. Ia meninggal dunia di fasilitas kesehatan Satdik Puslatpur Kodiklatad Baturaja, Sumatra Selatan.</p>
<p class="MsoNormal">Korban ketiga adalah Novia Rahmadhani Sihotang. Ia meninggal dunia di RSAU dr. Esnawan Antariksa, Jakarta setelah dirujuk dari Satdik Pusbahasa Kodiklatau, Jakarta.</p>
<p class="MsoNormal">Korban keempat adalah Muhammad Rifki Renaldi Gunawan. Ia meninggal dunia di RSAU dr. Esnawan Antariksa, Jakarta setelah dirujuk dari Satdik Yon Parako 465, Jakarta.</p>
<p class="MsoNormal">Korban kelima adalah Nola Dya Sari. Ia meninggal dunia saat mengikuti pendidikan di Satuan Pendidikan Bela Negara Kalimantan.</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782563830_3d9126479df0cc57ae04.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Menguji Nyali di Lereng Arjuno: Ratusan Warga Serbu Sensasi Gledekan Tretes Saat Libur Sekolah</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163668/menguji-nyali-di-lereng-arjuno-ratusan-warga-serbu-sensasi-gledekan-tretes-saat-libur-sekolah</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163668/menguji-nyali-di-lereng-arjuno-ratusan-warga-serbu-sensasi-gledekan-tretes-saat-libur-sekolah</guid>
      <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 19:20:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator>Revol Afkar</dc:creator>
      <description>PASURUAN, BANGSAONLINE.com &amp;mdash; Musim libur sekolah menghadirkan pemandangan unik di kawasan Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Sabtu pagi (27/6/2026).
Di saat destinasi wisata modern m</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>PASURUAN, BANGSAONLINE.com</strong> &mdash; Musim libur sekolah menghadirkan pemandangan unik di kawasan Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Sabtu pagi (27/6/2026).</p>
<p>Di saat destinasi wisata modern menjamur, ratusan warga dari berbagai usia justru memilih memacu adrenalin lewat permainan tradisional khas lereng Gunung Arjuno: Gledekan.</p>
<p>Permainan rakyat yang memanfaatkan papan kayu beroda untuk meluncur di jalanan menurun ini dipadati oleh anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Berlatar panorama pegunungan yang asri dan udara sejuk, gledekan membuktikan bahwa kearifan lokal masih memiliki daya pikat luar biasa sebagai magnet wisata liburan.</p>
<p>Sejak selepas subuh, para peserta sudah terlihat berjalan kaki menuju titik start sambil memanggul papan gledekan masing-masing. Demi menjaga keselamatan dan menghindari tabrakan, petugas di lokasi menerapkan sistem antrean dan memberikan aba-aba khusus sebelum peserta dilepas ke lintasan. Keamanan pun diperketat dengan kewajiban mengenakan helm, pelindung siku, serta pelindung lutut.</p>
<p>Sensasi menantang ini diakui langsung oleh Dina, salah satu pengunjung yang penasaran setelah melihat keseruan gledekan di jagat maya.</p>
<p>"Seru sekali. Awalnya sempat takut karena jalannya menurun, tetapi setelah mencoba ternyata menyenangkan. Apalagi udaranya masih sangat sejuk," ujarnya.</p>
<p>Hal senada juga diungkapkan oleh Angel, yang merasa ketagihan setelah mencoba meluncur langsung di trek pegunungan tersebut.</p>
<p>"Ini pengalaman baru buat saya. Semoga nanti bisa datang lagi bersama keluarga karena suasananya ramai dan menyenangkan," tutur Angel.</p>
<p><img src="/images/uploads/berita/1782559811_5fb747ba33f09111a4a0.webp" alt="" width="1000" height="637"></p>
<p>Mengingat lintasan yang digunakan merupakan akses mobilitas warga, aktivitas gledekan ini dibatasi dengan ketat. Permainan hanya diperbolehkan meluncur mulai subuh dan wajib berakhir pada pukul 07.00 WIB, sebelum jalanan kembali difungsikan penuh sebagai jalur umum.</p>
<p>Kapolsek Prigen, AKP Mulyono, menyatakan bahwa pihak kepolisian diterjunkan langsung ke lapangan untuk memastikan jalannya tradisi ini tetap tertib dan aman bagi pengguna jalan lain.</p>
<p>Menurut Mulyono, pembatasan waktu krusial dilakukan untuk meminimalkan potensi kecelakaan sekaligus menjaga roda aktivitas ekonomi masyarakat lokal tetap berjalan normal.</p>
<p>Ia pun berharap tradisi gledekan ini dapat terus dikemas secara profesional sebagai ikon wisata berbasis budaya di Kabupaten Pasuruan. Jika dikelola dengan standar keselamatan yang lebih mumpuni, tidak menutup kemungkinan di masa depan jalur ini akan menjadi arena kompetisi resmi bagi para pembalap gledekan profesional. (maf/rev)</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782559633_9a7d7aa323f46ef30c49.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Seret Istri Polisi, Polres Kediri Pastikan Kasus Investasi dan Arisan Online Bodong Tak Pandang Bulu</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163669/seret-istri-polisi-polres-kediri-pastikan-kasus-investasi-dan-arisan-online-bodong-tak-pandang-bulu</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163669/seret-istri-polisi-polres-kediri-pastikan-kasus-investasi-dan-arisan-online-bodong-tak-pandang-bulu</guid>
      <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 18:50:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator>Revol Afkar</dc:creator>
      <description>KEDIRI, BANGSAONLINE.com &amp;mdash; Polres Kediri memastikan penanganan kasus dugaan penipuan investasi dan arisan online yang melibatkan seorang anggota Bhayangkari (istri polisi) berinisial YM, akan di</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, BANGSAONLINE.com</strong> &mdash; Polres Kediri memastikan penanganan kasus dugaan penipuan investasi dan arisan online yang melibatkan seorang anggota Bhayangkari (istri polisi) berinisial YM, akan diproses secara profesional, transparan, dan akuntabel. Polisi menegaskan tidak akan ada perlakuan khusus atau keistimewaan bagi terlapor.</p>
<p>Penegasan tersebut disampaikan oleh Wakapolres Kediri, Kompol Hary Kurniawan, Jumat (26/6/2026) sore, menyusul ramainya pemberitaan mengenai puluhan korban yang menggeruduk rumah terlapor di Desa Kandat, Kabupaten Kediri, sehari sebelumnya.</p>
<p>"Terkait pemberitaan yang viral melibatkan anggota Bhayangkari, pada intinya Polres Kediri akan menindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kami akan melaksanakan proses secara profesional, transparan, dan akuntabel," ujar Hary.</p>
<p>"Tidak ada yang diistimewakan, tidak ada sama sekali. Karena ini menyangkut juga dugaan korban yang cukup banyak. Tentunya kami akan melaksanakan proses penegakan hukum," ucapnya menambahkan.</p>
<p>Berdasarkan pemeriksaan awal oleh Satreskrim Polres Kediri, hubungan antara YM dan para korban awalnya didasari oleh kedekatan sebagai teman. Terlapor yang diketahui memiliki sebuah usaha membuat para korban menaruh kepercayaan tinggi hingga akhirnya tergiur menyetorkan modal usaha dan uang arisan.</p>
<p>"Ini masih dalam pendalaman. Sebelumnya memang sudah ada hubungan pertemanan antara korban dan terlapor. Hubungannya cukup dekat sehingga terjalin komunikasi yang baik. Yang bersangkutan juga memiliki usaha sehingga muncul rasa saling percaya. Selanjutnya akan didalami oleh Satreskrim Polres Kediri," urai Hary.</p>
<p>Saat ini, YM sudah diamankan di Mapolres Kediri untuk menjalani pemeriksaan intensif secara kooperatif. Mengingat suami YM merupakan anggota polisi aktif di Polres Kediri, Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) ikut diterjunkan guna mengusut tuntas ada atau tidaknya keterlibatan sang suami dalam pusaran kasus ini.</p>
<p>"Tentu melibatkan Propam. Nantinya lebih detail akan diinformasikan oleh Satreskrim Polres Kediri," tandasnya.</p>
<p>Hary menegaskan kembali instruksi dari Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji agar penyidik bekerja lurus tanpa memandang latar belakang subjek hukum yang terlibat.</p>
<p>"Tidak ada keistimewaan sama sekali. Bapak Kapolres memerintahkan agar perkara ini ditangani sesuai prosedur dan tidak pandang bulu," tegasnya.</p>
<p>Pihak kepolisian juga membuka posko aduan seluas-luasnya bagi masyarakat yang merasa ikut menjadi korban penipuan arisan YM ini.</p>
<p>"Tentunya korban tetap kami fasilitasi dan akan dilayani dengan baik. Laporan masyarakat akan kami proses sesuai ketentuan yang berlaku," kata Hary.</p>
<p>Di akhir penyampaiannya, Wakapolres Kediri meminta masyarakat untuk lebih rasional dan tidak mudah tergiur oleh skema investasi dengan keuntungan yang tidak masuk akal.</p>
<p>"Jangan mudah iming-iming dengan imbalan tak wajar, jika ingin kaya harus usaha, tidak semudah membalikkan telapak tangan," imbaunya.</p>
<p>Kasus ini mencuat setelah puluhan peserta investasi dan arisan online mendatangi kediaman YM pada Kamis (25/6/2026). Emosi massa tersulut karena pembayaran arisan macet total.</p>
<p>Kecurigaan para korban semakin menguat setelah menemukan adanya indikasi manipulasi sistem kuncokan (pemenang). Sejumlah nama pemenang yang diumumkan di grup WhatsApp disinyalir merupakan nama fiktif, yang sengaja dibuat agar uang arisan kembali masuk ke kantong pribadi pengelola. (uji/rev)</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782560019_8f38f5d92a0b49dd14e7.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Kenalkan Budaya Lokal Sejak Dini, Lomba Story Telling Bahasa Gresikan Meriahkan Festival Nasi Krawu</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163667/kenalkan-budaya-lokal-sejak-dini-lomba-story-telling-bahasa-gresikan-meriahkan-festival-nasi-krawu</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163667/kenalkan-budaya-lokal-sejak-dini-lomba-story-telling-bahasa-gresikan-meriahkan-festival-nasi-krawu</guid>
      <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 18:22:49 +0700</pubDate>
      <dc:creator>Revol Afkar</dc:creator>
      <description>GRESIK, BANGSAONLINE.com - Ratusan anak usia dini dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Dasar (SD) memadati Gresik Universal Science (GUS), Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Sab</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, BANGSAONLINE.com</strong> - Ratusan anak usia dini dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Dasar (SD) memadati Gresik Universal Science (GUS), Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Sabtu (27/06/2026). Kehadiran mereka untuk memeriahkan lomba mewarnai dan story telling (bercerita) menggunakan Bahasa Gresikan yang menjadi bagian dari rangkaian Festival Nasi Krawu Vol. 4.</p>
<p>Acara yang diinisiasi oleh Komunitas Wartawan Grissee (KWGe) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik ini dikemas sebagai media edukasi interaktif. Tujuannya, menanamkan rasa cinta terhadap warisan budaya lokal kepada generasi muda sejak usia dini.</p>
<p>Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, S. Hariyanto. Ia mengapresiasi langkah KWGe yang tidak hanya fokus pada penyebarluasan informasi, tetapi juga aktif turun tangan melestarikan budaya daerah.</p>
<p>"Perkembangan budaya Gresik sangat dinamis. Hal itu tidak lepas dari letaknya yang berbatasan langsung dengan Kota Surabaya, ditambah derasnya arus informasi melalui dunia digital. Kendati demikian, kemajuan teknologi tidak boleh membuat anak-anak kita melupakan budaya lokal," ujar Hariyanto.</p>
<p>"Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak tidak hanya belajar mengenal budaya Gresik, tetapi juga diajak untuk mencintai dan melestarikannya. Ini merupakan investasi budaya yang sangat penting bagi generasi penerus," imbuhnya.</p>
<p><br>Kompetisi ini dibagi menjadi dua kategori menarik yang menonjolkan identitas lokal.</p>
<p>Lomba mewarnai diikuti 80 peserta. Anak-anak mengeksplorasi kreativitas mereka dengan mewarnai objek tumpeng nasi krawu, kuliner ikonik Gresik yang telah diakui secara nasional.</p>
<p>Sementara lomba story telling diikuti 25 peserta. Mereka tampil percaya diri membawakan cerita rakyat menggunakan Bahasa Gresikan, mulai dari kisah Sunan Giri, asal-usul Balongpanggang, hingga sejarah nasi krawu.</p>
<p>Menariknya, sertifikat pemenang dalam lomba ini akan ditandatangani langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik. Dokumen ini nantinya dapat digunakan oleh para siswa sebagai salah satu berkas pendukung pendaftaran sekolah melalui jalur prestasi nonakademik.</p>
<p>Ketua KWGe, Miftahul Arif, menjelaskan bahwa Festival Nasi Krawu tahun ini sudah memasuki jilid keempat. Selain menjadi panggung kreasi anak-anak, festival kali ini juga mengusung misi besar, yaitu pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui penyajian tumpeng nasi krawu terbesar.</p>
<p>"Nasi krawu merupakan identitas kuliner Gresik yang harus terus kita lestarikan. Karena itu, kami ingin Festival Nasi Krawu tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran. Anak-anak kami ajak mengenal budaya Gresik melalui kegiatan yang dekat dengan dunia mereka, yakni mewarnai dan story telling," jelas Miftahul.</p>
<p>Miftahul menekankan bahwa pelestarian kebudayaan merupakan tanggung jawab kolektif, bukan hanya tugas pemerintah daerah semata.</p>
<p>"Kalau sejak kecil mereka sudah mengenal nasi krawu, sejarah Sunan Giri, cerita rakyat, hingga terbiasa menggunakan Bahasa Gresikan, maka rasa memiliki terhadap budaya daerah akan tumbuh dengan sendirinya. Itulah yang ingin kami tanamkan melalui festival ini," pungkasnya. (hud/rev)</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782559249_6720f54d35ae969d6d82.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Sempat Tertahan Akibat Gempa Pacitan, Perjalanan KA di Daop 7 Madiun Dipastikan Aman</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163664/sempat-tertahan-akibat-gempa-pacitan-perjalanan-ka-di-daop-7-madiun-dipastikan-aman</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163664/sempat-tertahan-akibat-gempa-pacitan-perjalanan-ka-di-daop-7-madiun-dipastikan-aman</guid>
      <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 18:00:39 +0700</pubDate>
      <dc:creator>Revol Afkar</dc:creator>
      <description>MADIUN, BANGSAONLINE.com - Perjalanan kereta api di wilayah PT KAI Daop 7 Madiun sempat dihentikan sementara atau berhenti luar biasa (BLB) pascagempa berkekuatan magnitudo 5,6 yang mengguncang Tengga</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>MADIUN, BANGSAONLINE.com</strong> - Perjalanan kereta api di wilayah PT KAI Daop 7 Madiun sempat dihentikan sementara atau berhenti luar biasa (BLB) pascagempa berkekuatan magnitudo 5,6 yang mengguncang Tenggara Pacitan, Sabtu (27/6/2026) pukul 14.47 WIB. Langkah kilat ini diambil untuk memastikan jalur rel tetap aman sebelum dilintasi kereta.</p>
<p>Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa instruksi penghentian langsung disebarkan melalui sistem kendali radio lokomotif begitu getaran gempa terdeteksi di wilayah Blitar dan Tulungagung.</p>
<p>Sesaat setelah kereta berhenti, petugas unit jalan dan jembatan langsung bergerak menyisir rel, jembatan, hingga terowongan guna melakukan pemeriksaan visual dan teknis.</p>
<p>"Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh jalur di wilayah Daop 7 Madiun dalam kondisi aman dan laik operasi. Setelah dipastikan tidak ada kerusakan maupun pergeseran struktur, operasional kereta api kembali berjalan normal," ujar Tohari.</p>
<p>Meskipun jalur dinyatakan aman di wilayah Blitar, Tulungagung, Kediri, Kertosono, hingga Jombang, prosedur keselamatan ini sempat memicu keterlambatan pada empat perjalanan kereta api dengan total akumulasi waktu 39 menit.</p>
<p>Berikut adalah rincian kereta yang sempat tertahan:</p>
<ul>
<li>KA Jayakarta: Berhenti di Stasiun Sembung (9 menit).</li>
<li>Commuter Line Penataran: Berhenti di Stasiun Kediri (7 menit).</li>
<li>KA Malioboro: Berhenti di Stasiun Tulungagung (8 menit).</li>
<li>Commuter Line Dhoho: Berhenti di Stasiun Kertosono (15 menit).</li>
</ul>
<p>Pihak PT KAI Daop 7 Madiun pun menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada para penumpang atas ketidaknyamanan yang terjadi. Tohari menegaskan bahwa prosedur BLB ini bersifat wajib demi keselamatan bersama.</p>
<p>"Kami memohon maaf atas keterlambatan yang dialami pelanggan. Langkah BLB ini wajib kami lakukan demi menjamin keselamatan jiwa penumpang dan keamanan perjalanan kereta api. Saat ini seluruh perjalanan kereta api di Daop 7 Madiun telah kembali berjalan normal sesuai Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) yang berlaku," tegasnya.</p>
<p>Melalui penanganan yang cepat dan terukur ini, KAI Daop 7 Madiun berkomitmen untuk terus memprioritaskan mitigasi bencana demi menjaga layanan transportasi kereta api yang aman, nyaman, dan selamat.</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782558028_65f6cf98b51ee2824819.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Klaim Serap 5.000 Naker, Pendukung MBG di Blitar Sebut Program ini Hidupkan Petani hingga UMKM</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163665/klaim-serap-5000-naker-pendukung-mbg-di-blitar-sebut-program-ini-hidupkan-petani-hingga-umkm</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163665/klaim-serap-5000-naker-pendukung-mbg-di-blitar-sebut-program-ini-hidupkan-petani-hingga-umkm</guid>
      <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 17:06:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator>Revol Afkar</dc:creator>
      <description>BLITAR, BANGSAONLINE.com - Alun-Alun Kota Blitar dipenuhi oleh massa dari relawan, mitra, dan pemasok program makan bergizi gratis (MBG) pada Sabtu (27/6/2026). Massa yang tergabung dalam Aliansi SPPG</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, BANGSAONLINE.com -</strong> Alun-Alun Kota Blitar dipenuhi oleh massa dari relawan, mitra, dan pemasok program makan bergizi gratis (MBG) pada Sabtu (27/6/2026). Massa yang tergabung dalam Aliansi SPPG Peta Blitar Raya ini menggelar apel bersama untuk menyuarakan dukungan terhadap keberlanjutan program, sekaligus memaparkan dampak positifnya bagi perekonomian daerah.</p>
<p>Koordinator Aliansi SPPG Peta Blitar Raya, Bambang Kaspo, mengungkapkan bahwa kehadiran dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) terbukti ampuh membuka lapangan pekerjaan dalam jumlah massal di Blitar Raya.</p>
<p>Saat ini, dengan sekitar 160 dapur SPPG yang telah beroperasi dan rata-rata mempekerjakan 50 orang per dapur, program ini diperkirakan telah menyerap hingga 5.000 tenaga kerja.</p>
<p>"Selain menyediakan makanan bergizi untuk anak-anak, program ini juga menciptakan lapangan pekerjaan. Satu dapur bisa mempekerjakan sekitar 50 orang, sehingga jika dihitung dengan jumlah dapur yang ada, ribuan warga memperoleh pekerjaan," ujar Bambang.</p>
<p>Dampak multiplier (efek berganda) dari program MBG ini dirasakan langsung oleh sektor akar rumput. Rantai pasok kebutuhan dapur harian berhasil menghidupkan ekosistem usaha para petani, peternak, nelayan, pedagang, hingga pelaku UMKM yang menyuplai bahan pangan mentah seperti telur, beras, sayuran, dan daging.</p>
<p>Bambang juga menepis tuduhan bahwa program ini hanya menguntungkan pemilik modal besar. Ia membeberkan bahwa pembangunan satu dapur SPPG bernilai investasi sekitar Rp1 miliar hingga Rp3 miliar, yang didanai lewat kerja sama beberapa mitra. Ditambah lagi, setiap dapur rata-rata menggandeng 15 pemasok lokal.</p>
<p>Dalam aksi yang sama, Aliansi SPPG Peta Blitar Raya menyatakan dukungannya terhadap langkah Badan Gizi Nasional (BGN) yang menghentikan sementara distribusi makanan selama tiga pekan masa libur sekolah.</p>
<p>Langkah penghentian sementara ini dinilai sebagai bagian dari evaluasi dan efisiensi berkala yang penting demi menyempurnakan program ke depan. Meski distribusi makanan ke siswa libur, operasional internal dapur seperti kepala SPPG, ahli gizi, akuntan, hingga petugas keamanan tetap berjalan.</p>
<p>"Kami mendukung kebijakan pemerintah. Jika ini merupakan bagian dari evaluasi dan efisiensi, kami siap mengikuti," tegas Bambang.</p>
<p>Melalui apel di jantung Kota Blitar ini, para relawan dan mitra berharap aspirasi mereka didengar, bahwa program MBG bukan sekadar soal pemenuhan gizi anak sekolah, melainkan motor penggerak ekonomi riil bagi masyarakat Kabupaten dan Kota Blitar.</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782558305_a70fcaa1944b8e406e2f.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Hadiri Wisuda Santri Ponpes Al-Amin Mojokerto, Khofifah: Imbangi Kerja Produktif dengan Riyadhah</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163666/hadiri-wisuda-santri-ponpes-al-amin-mojokerto-khofifah-imbangi-kerja-produktif-dengan-riyadhah</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163666/hadiri-wisuda-santri-ponpes-al-amin-mojokerto-khofifah-imbangi-kerja-produktif-dengan-riyadhah</guid>
      <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 16:16:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator>Revol Afkar</dc:creator>
      <description>MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa kesuksesan sejati tidak hanya diraih lewat kerja keras dan produktivitas lahiriah. Lebih dari itu, keberha</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com</strong> - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa kesuksesan sejati tidak hanya diraih lewat kerja keras dan produktivitas lahiriah. Lebih dari itu, keberhasilan harus diiringi dengan ikhtiar religiusitas (riyadhah) guna menghadirkan keberkahan dalam setiap langkah kehidupan.</p>
<p>Pesan penuh motivasi tersebut disampaikan Khofifah saat menghadiri Haflah Ikhtitamiddurus XXI Pondok Pesantren Al-Amin di Sunrise Hotel, Kota Mojokerto, Sabtu (27/6/2026).</p>
<p>Menurutnya, tradisi pesantren telah lama membuktikan bahwa keseimbangan usaha lahir dan batin adalah fondasi utama pembentukan pribadi yang tangguh dan berintegritas.</p>
<p>Dalam sambutannya, Khofifah juga memberikan apresiasi khusus kepada KH Akhmad Jazuli, Plt. Asisten Administrasi Umum Sekdaprov Jatim, yang juga merupakan salah satu pendiri sekaligus Ketua Dewan Pengasuh Ponpes Al-Amin.</p>
<p>"Almukarom Bapak Kiyai Jazuli ini beliau luar biasa. Tidak sekadar menjadi Plt. Asisten di Pemprov Jawa Timur, tapi sering menjadi bagian dari penguat bagaimana jejaring ulama dan masyayikh dunia. Dan beliau ini Insya Allah berkahnya luar biasa," kata Gubernur Khofifah.</p>
<p>Khofifah menambahkan, nilai keberkahan inilah yang terus diupayakan Pemprov Jatim dalam misinya, Nawa Bhakti Satya, melalui program Jatim Amanah dan Jatim Berkah.</p>
<p><img src="/images/uploads/berita/1782558845_d924a8417044b78f2a34.webp" alt="" width="1000" height="633"></p>
<p>Di hadapan ratusan santri dan alumni, mantan Menteri Sosial RI ini mengingatkan bahwa jalan menuju keberkahan dan kesuksesan tidaklah instan. Ia pun membagikan secuil perjalanan hidupnya sebagai bentuk motivasi (tahadus bini'mah).</p>
<p>"Untuk para santri, saya ingin menyampaikan bahwa ada proses panjang yang harus kita lakukan. Bukan bimsalabim. Proses ini yang saya jalani dari masih di DPR hingga jadi menteri termuda yang pernah dilantik sebelum akhirnya jadi gubernur," ujarnya.</p>
<p>"Maaf ini sebagai tahadus bini'mah. Apa yang saya lalui bukan sesuatu yang mudah, karena saya bukan anak jenderal, bukan anak guru besar, bukan anak kyai besar," lanjut Gubernur Khofifah.</p>
<p>Meski bukan dari keluarga berlatar belakang pejabat atau ulama besar, Khofifah mampu mencetak sejarah. Salah satunya saat ia meyakinkan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) untuk mengubah nama Kementerian Peranan Wanita menjadi Kementerian Pemberdayaan Perempuan.</p>
<p>"Waktu itu Gus Dur bertanya, apa bedanya peranan wanita dengan pemberdayaan perempuan? Saya jawab, kalau peranan wanita itu women's role sedangkan pemberdayaan perempuan itu women empowerment. Akhirnya sama beliau nama kementerian itu diubah,&rdquo; kenangnya.</p>
<p>&ldquo;Yang ingin saya sampaikan pada para santri, ada proses panjang. Ada pengabdian panjang yang penguatan-penguatannya itu ditanamkan luar biasa di pesantren. Maka apa yang kita kerjakan sekarang, insya Allah nanti akan ketemu derajat yang mulia," tuturnya.</p>
<p>Khofifah mengaku Ponpes Al-Amin memiliki tempat tersendiri di hatinya, hingga ia rela melonggarkan waktu untuk hadir langsung meski acara wisuda digelar di hotel&mdash;sesuatu yang biasanya jarang ia datangi.</p>
<p>"Biasanya kalau wisudanya di hotel, saya tidak pernah mau datang. Tapi saya lihat Pak Kyai Jazuli saja, kata beliau anak-anak ingin suasana yang berbeda. Saya berpesan, di manapun nanti para santri-santri melanjutkan pendidikan dan pekerjaan di sektor manapun, iringi dengan riyadhah untuk mencari keberkahan. Jadi, memberseiringi kerja-kerja produktif dengan berbagai ikhtiar-ikhtiar spiritualitas itu menjadi penting," pungkasnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Dewan Pengasuh Ponpes Al-Amin, KH Akhmad Jazuli, menceritakan bahwa pesantren ini berdiri sejak tahun 2000 demi membentuk santri yang berilmu, berakhlak mulia, sederhana, dan tawadhu. Guna menghadapi perkembangan zaman, para santri kini dibekali kemampuan vokasi hingga budidaya hidroponik.</p>
<p>"Santri yang akan dilepas hari ini harus tetap menjaga jati dirinya sebagai santri. Akhlakul karimah, ilmu yang diamalkan dan amal yang ilmiah harus terus dipegang. Jangan sampai setelah keluar dari pondok lalu lupa pada pesantrennya. Saya bersyukur Jawa Timur memiliki gubernur dari kalangan pesantren seperti Ibu Khofifah,&rdquo; pungkas Kiai Jazuli. (dev/rev)</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782558992_86e8e0d4417cb5f181af.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Kantah Kota Pasuruan Gelar Pembinaan PPAT Bersama Kanwil BPN Jatim</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163663/kantah-kota-pasuruan-gelar-pembinaan-ppat-bersama-kanwil-bpn-jatim</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163663/kantah-kota-pasuruan-gelar-pembinaan-ppat-bersama-kanwil-bpn-jatim</guid>
      <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 15:29:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator>Roman</dc:creator>
      <description>KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com&amp;nbsp;- Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Pasuruan bersama Kanwil BPN Jatim melaksanakan kegiatan pembinaan dan pengawasan terhadap Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) di wi</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com&nbsp;</strong>- Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Pasuruan bersama Kanwil BPN Jatim melaksanakan kegiatan pembinaan dan pengawasan terhadap Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) di wilayah Kota Pasuruan, Jumat (26/6).</p>
<p>Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan sekaligus memperkuat tata kelola administrasi yang profesional, transparan, dan akuntabel.</p>
<p>Pembinaan dilakukan untuk memastikan PPAT melaksanakan tugas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi agar setiap akta yang diterbitkan memiliki kepastian hukum serta memenuhi prinsip kehati-hatian.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Kantah Kota Pasuruan bersama Kanwil BPN Jatim memberikan penguatan terkait implementasi regulasi, kepatuhan administrasi, serta pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme PPAT.</p>
<p>Sinergi antara Kantor Pertanahan, BPN Jatim, dan PPAT diharapkan mampu menciptakan sistem pelayanan pertanahan yang berkualitas, memberikan kepastian hukum bagi masyarakat, serta mendukung tertib administrasi di Kota Pasuruan.</p>
<p>Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Kementerian ATR/BPN dalam meningkatkan kualitas layanan publik melalui pengawasan berkesinambungan, sehingga pelayanan pertanahan berjalan aman, transparan, profesional, dan akuntabel sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. (rom)</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782548336_c7764d727bcca9f0d033.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Gus Qowim Tekankan Pentingnya Syiar Thariqah di Musda Jatman Kediri Raya</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163662/gus-qowim-tekankan-pentingnya-syiar-thariqah-di-musda-jatman-kediri-raya</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163662/gus-qowim-tekankan-pentingnya-syiar-thariqah-di-musda-jatman-kediri-raya</guid>
      <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 15:16:59 +0700</pubDate>
      <dc:creator>M. Aulia Rahman</dc:creator>
      <description>KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com&amp;nbsp;- Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin Thoha atau yang akrab disapa Gus Qowim, menghadiri Musyawarah Idaroh Syu&#039;biyah (Musda) Jam&#039;iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu&#039;tabarah A</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com&nbsp;</strong>- Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin Thoha atau yang akrab disapa Gus Qowim, menghadiri Musyawarah Idaroh Syu'biyah (Musda) Jam'iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyah (Jatman) Kediri Raya yang digelar di Kantor PCNU Kota Kediri, Sabtu (27/6/2026).</p>
<p>Dalam sambutannya, Gus Qowim menyampaikan rasa syukur dapat bersilaturahmi dengan para ulama, masyayikh, dan pengurus Jatman.&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Alhamdulillah, saya pribadi merasa bersyukur dapat bersilaturahmi dengan panjenengan semua dalam forum yang penuh keberkahan ini. Saya meyakini setiap pertemuan para ulama dan para pengabdi umat selalu membawa harapan baik, bukan hanya bagi organisasi, tetapi juga bagi masyarakat,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Ia menilai tema MUSDA tahun ini, Memperkokoh Syiar Thariqah Mu'tabarah dalam Mengabdi pada Ahlussunnah wal Jama'ah An-Nahdliyah, relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. &ldquo;Ketenteraman itu tidak lahir dari banyaknya yang kita miliki, melainkan dari hati yang selalu terhubung kepada Allah SWT. Karena itulah syiar thariqah memiliki makna yang sangat besar,&rdquo; jelasnya.</p>
<p>Gus Qowim menambahkan, nilai keikhlasan, kesederhanaan, dan kasih sayang yang dijaga Jatman&nbsp;akan selalu dibutuhkan masyarakat di setiap zaman. Ia berharap keberadaan Jatman terus menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan umat yang damai dan religius.</p>
<p>Di akhir sambutannya, Wakil Wali Kota Kediri berharap musyawarah berjalan lancar serta menghasilkan keputusan terbaik.</p>
<p>&ldquo;Semoga Musyawarah Idaroh Syu'biyah hari ini berjalan dengan lancar, menghasilkan keputusan yang penuh keberkahan, serta melahirkan kepemimpinan yang mampu melanjutkan khidmah kepada umat dengan penuh keikhlasan,&rdquo; pungkasnya. (uji/mar)</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782548027_4fcd40285a5ff4ac24fc.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Mayat Pria Misterius Ditemukan di Sungai Brantas Mojokerto</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163661/mayat-pria-misterius-ditemukan-di-sungai-brantas-mojokerto</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163661/mayat-pria-misterius-ditemukan-di-sungai-brantas-mojokerto</guid>
      <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 14:24:26 +0700</pubDate>
      <dc:creator>Redaksi</dc:creator>
      <description>MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com&amp;nbsp;-&amp;nbsp;Seorang pria tanpa identitas ditemukan tewas mengambang di aliran Sungai Brantas, Dusun Banjarmati, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Sabtu (27/6/2026). Penem</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com&nbsp;</strong>-&nbsp;Seorang pria tanpa identitas ditemukan tewas mengambang di aliran Sungai Brantas, Dusun Banjarmati, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Sabtu (27/6/2026). Penemuan jasad itu langsung dilaporkan warga kepada pihak kepolisian.</p>
<p>Petugas kemudian mengevakuasi korban ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, untuk pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan pemeriksaan luar, polisi menemukan luka di bagian wajah korban.</p>
<p>&ldquo;Ada luka di area wajah. Belum bisa dipastikan karena apa,&rdquo; kata salah satu petugas kepolisian, Listiono.</p>
<p>Meski terdapat luka, polisi belum dapat menyimpulkan penyebab kematian. Identitas korban juga belum diketahui. Berdasarkan ciri fisik, korban diperkirakan pria berusia sekitar 40 tahun.</p>
<p>&ldquo;Identitas belum diketahui. Korban laki-laki usia sekitar 40 tahun. Kita sudah cek dengan alat identifikasi, tapi sementara masih belum muncul,&rdquo; ucap Listiono.</p>
<p>Saat ini, kepolisian masih berfokus mengungkap identitas korban untuk menelusuri riwayat aktivitas terakhirnya sekaligus memastikan penyebab kematian. (red)</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782544990_34e084a6.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Pelajar SMK di Kediri Andalkan PANDAWA untuk Akses Layanan JKN</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163660/pelajar-smk-di-kediri-andalkan-pandawa-untuk-akses-layanan-jkn</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163660/pelajar-smk-di-kediri-andalkan-pandawa-untuk-akses-layanan-jkn</guid>
      <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 12:28:31 +0700</pubDate>
      <dc:creator>Novandryo W S</dc:creator>
      <description>KEDIRI,BANGSAONLINE.com -&amp;nbsp;Hibatul Wafi (17), pelajar asal Kabupaten Kediri, memanfaatkan layanan non tatap muka BPJS Kesehatan, PANDAWA (Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp), untuk mengakses </description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI,BANGSAONLINE.com</strong> -&nbsp;Hibatul Wafi (17), pelajar asal Kabupaten Kediri, memanfaatkan layanan non tatap muka BPJS Kesehatan, PANDAWA (Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp), untuk mengakses berbagai informasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).</p>
<p>Pelajar yang akrab disapa Fifi itu menilai perkembangan teknologi telah memberikan kemudahan dalam memenuhi berbagai kebutuhan layanan sehari-hari, termasuk layanan kesehatan.</p>
<p>Bagi Fifi, layanan digital menjadi bagian penting dalam aktivitas generasi muda karena menawarkan kecepatan dan kemudahan akses.</p>
<p>Menurutnya, PANDAWA mampu menghadirkan solusi praktis tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.</p>
<p>&rdquo;Menurut saya layanan PANDAWA ini benar-benar inovasi yang sangat luar biasa. Hanya dengan chat Whatsapp ke nomor 08118165165, kita bisa mengakses layanan BPJS Kesehatan yang ada di kantor cabang tanpa perlu ke sana,&rdquo; jelasnya beberapa waktu lalu.</p>
<p>Fifi mengaku fitur informasi dalam PANDAWA sangat membantu, terutama untuk memastikan status kepesertaan JKN.</p>
<p>Ia dapat melakukan pengecekan secara berkala sehingga tidak perlu khawatir saat membutuhkan layanan kesehatan.</p>
<p>Menurutnya, kepesertaan yang aktif memberikan rasa tenang ketika harus mengakses fasilitas kesehatan.</p>
<p>&rdquo;Penting bagi kita untuk mengetahui apakah status kepesertaan masih aktif atau tidak. Jika kepesertaan aktif, kita merasa lebih tenang karena ketika membutuhkan untuk berobat, kartu JKN bisa langsung digunakan,&rdquo; katanya.</p>
<p>Selain fitur informasi, Fifi juga memanfaatkan layanan Info JKN untuk memahami lebih jauh Program Jaminan Kesehatan Nasional.</p>
<p>Melalui kanal tersebut, ia dapat mengakses informasi terkait ketentuan, layanan, hingga pembaruan program dengan lebih mudah.</p>
<p>Ia menilai edukasi digital yang disediakan BPJS Kesehatan membantu peserta menjadi lebih mandiri dalam memahami sistem layanan.</p>
<p>Akses informasi yang cepat juga dinilai mampu memperkuat pemahaman masyarakat terhadap hak dan kewajiban dalam Program JKN.</p>
<p>Pengalaman menggunakan PANDAWA mendorong Fifi untuk membantu orang-orang di sekitarnya memahami layanan tersebut.<br>Ia kerap menjelaskan cara penggunaan PANDAWA kepada teman maupun warga sekitar yang belum familiar dengan layanan digital.</p>
<p>&rdquo;Beberapa teman dan tetangga sering bertanya kepada saya bagaimana cara menggunakan PANDAWA. Saya kemudian membantu menjelaskan cara mengaksesnya agar mereka bisa mencari informasi yang dibutuhkan secara mandiri.</p>
<p>Jadi, mereka tidak perlu lagi datang ke kantor BPJS Kesehatan hanya untuk mendapatkan informasi atau layanan tertentu,&rdquo; tuturnya.</p>
<p>Fifi berharap semakin banyak peserta JKN memanfaatkan PANDAWA agar layanan kesehatan dapat diakses dengan lebih cepat dan efisien.</p>
<p>Menurutnya, layanan digital tersebut membantu masyarakat menghemat waktu sekaligus mempermudah proses administrasi.</p>
<p>&rdquo;Saya sendiri sudah merasakan manfaat dari kanal layanan ini. Karena itu, saya berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan PANDAWA.</p>
<p>Selain fiturnya yang lengkap, aksesnya juga sangat mudah sehingga dapat membantu peserta JKN memperoleh layanan dan informasi dengan lebih cepat dan praktis,&rdquo; pungkas Fifi. (uji/van)</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782538039_939d4a351d10681d38f4.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
  </channel>
</rss>