<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
  <channel>
    <title>BANGSAONLINE.com</title>
    <link>https://bangsaonline.com</link>
    <description>Portal Berita Harian Etalase Jawa Timur dan Nasional</description>
    <language>id-id</language>
    <lastBuildDate>Sun, 28 Jun 2026 00:04:56 +0700</lastBuildDate>
    <item>
      <title>Ubah Peluang Jadi Kesuksesan, Kiki Jupe Raup Omzet Ratusan Juta dari Bisnis Kuliner</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163672/ubah-peluang-jadi-kesuksesan-kiki-jupe-raup-omzet-ratusan-juta-dari-bisnis-kuliner</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163672/ubah-peluang-jadi-kesuksesan-kiki-jupe-raup-omzet-ratusan-juta-dari-bisnis-kuliner</guid>
      <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 22:23:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator>tim</dc:creator>
      <description>PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kesuksesan dalam dunia bisnis tidak pernah lahir dari keberuntungan semata. Di balik sebuah usaha yang tumbuh besar, selalu ada perjalanan panjang yang dipenuhi kegagalan,</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>PASURUAN, BANGSAONLINE.com </strong>- Kesuksesan dalam dunia bisnis tidak pernah lahir dari keberuntungan semata. Di balik sebuah usaha yang tumbuh besar, selalu ada perjalanan panjang yang dipenuhi kegagalan, keberanian mengambil risiko, dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman.</p>
<p>Kisah itu tercermin pada perjalanan Mariatul Qiptiyah atau yang lebih dikenal dengan nama Kiki Jupe, pengusaha kuliner asal Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, yang berhasil membangun jaringan usaha makanan dengan omzet mencapai ratusan juta rupiah per bulan sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi sekitar 100 warga di lingkungan sekitarnya.</p>
<p>Perempuan kelahiran 13 november 1993 tersebut menjelma menjadi salah satu representasi pelaku usaha lokal yang berhasil mengubah bisnis tradisional menjadi industri kuliner modern berbasis pemasaran digital.</p>
<p>Berpusat di Kelurahan Gempeng, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Kiki membangun usahanya dengan memadukan kreativitas produk, konsistensi produksi, dan kekuatan promosi melalui berbagai platform media sosial seperti TikTok, Facebook, dan Instagram.</p>
<p>Namun, capaian tersebut bukanlah hasil yang diraih dalam waktu singkat. Sebelum dikenal sebagai pengusaha sukses, Kiki pernah menjalani profesi sebagai pengajar di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ). Di sela aktivitasnya, ia juga sempat menekuni berbagai usaha kecil, mulai dari berjualan pakaian hingga produk kecantikan.</p>
<p>Beragam pengalaman itu justru menjadi fondasi yang memperkuat mental kewirausahaannya. Kegagalan yang pernah dihadapi tidak membuatnya berhenti, melainkan menjadi bekal untuk menemukan bidang usaha yang paling sesuai dengan karakter dan passion yang dimilikinya.</p>
<p>Pada 2014, Kiki mulai memusatkan perhatiannya pada sektor kuliner. Pilihannya bukan tanpa alasan. Ia melihat makanan tradisional memiliki pangsa pasar yang luas karena dekat dengan kebiasaan konsumsi masyarakat Indonesia.</p>
<p>Dari pemikiran tersebut, lahirlah brand kuliner "Raja Cilok" yang kemudian berkembang pesat dan menjangkau berbagai segmen konsumen.</p>
<p>"Kami ingin menghadirkan makanan yang dekat dengan keseharian masyarakat, mudah dijangkau, tetapi tetap memiliki kualitas dan cita rasa yang terjaga," ujar Kiki.</p>
<p>Seiring pertumbuhan bisnisnya, variasi produk yang ditawarkan pun semakin beragam. Tidak hanya cilok, usahanya kini menghadirkan menu seperti Chicken Fire, Chicken Karage, Ayam Geprek, Tahu Bakso, Jagung Goreng, Ketan Malay, Chicken Stick, Pentol Bakar Jumbo, Pentol Bakar Mini, aneka menu bakaran, Oseng Sosis, Mie Jebew, Pentol Jebew, Dakbal, Fishmie, Rujak Buah Manis, Nubi, hingga Bakmie.</p>
<p>Di tengah persaingan industri makanan yang semakin ketat, Kiki memilih untuk tidak hanya mengejar keuntungan finansial. Ia menjadikan bisnis yang dibangunnya sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat.</p>
<p>Langkah tersebut diwujudkan dengan merekrut sekitar 100 tenaga kerja yang mayoritas berasal dari lingkungan sekitar tempat usahanya beroperasi.</p>
<p>Model bisnis seperti ini menjadi bukti bahwa pertumbuhan ekonomi lokal tidak selalu harus bertumpu pada investasi berskala besar. Ketika pelaku usaha daerah mampu berkembang secara berkelanjutan, dampaknya dapat langsung dirasakan masyarakat melalui terbukanya lapangan pekerjaan dan meningkatnya perputaran ekonomi.</p>
<p>Perjalanan Mariatul Qiptiyah juga memperlihatkan perubahan wajah kewirausahaan di era digital. Media sosial tidak lagi sekadar menjadi ruang hiburan, melainkan telah menjelma menjadi instrumen pemasaran yang efektif dalam membangun merek, menjangkau konsumen, dan memperluas pasar.</p>
<p>Di tengah derasnya arus persaingan bisnis modern, kisah Kiki Jupe menjadi pengingat bahwa keberhasilan tidak selalu lahir dari modal besar, melainkan dari keberanian memulai, kemampuan membaca peluang, serta konsistensi menjaga kualitas.</p>
<p>Dari sebuah usaha sederhana di Pasuruan, lahir cerita tentang perempuan yang tidak hanya membangun bisnis, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian masyarakat di sekitarnya.<br>(maf)&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782573525_490d080c686f69ca11e2.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Kirab Budaya Mojo Bangkit Diikuti 1.080 Peserta, Ning Ita Sukses Hidupkan Kembali Kejayaan Majapahit</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163671/kirab-budaya-mojo-bangkit-diikuti-1080-peserta-ning-ita-sukses-hidupkan-kembali-kejayaan-majapahit</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163671/kirab-budaya-mojo-bangkit-diikuti-1080-peserta-ning-ita-sukses-hidupkan-kembali-kejayaan-majapahit</guid>
      <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 22:12:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator>tim</dc:creator>
      <description>MOJOKERTO KOTA, BANGSAONLINE.com-Puluham ribu warga memadati jaln raya sepanjang rute kirab untuk menyaksikan kemeriahan Kirab Budaya Mojo Bangkit yang menjadi rangkaian perayaan Hari Jadi ke-108 Kota</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>MOJOKERTO KOTA, BANGSAONLINE.com</strong>-Puluham ribu warga memadati jaln raya sepanjang rute kirab untuk menyaksikan kemeriahan Kirab Budaya Mojo Bangkit yang menjadi rangkaian perayaan Hari Jadi ke-108 Kota Mojokerto, Sabtu (27/6). Sebanyak 1.080 peserta tampil memukau dalam parade budaya yang menghidupkan kembali kejayaan peradaban Majapahit melalui atraksi seni, budaya, dan teatrikal yang spektakuler.</p>
<p>Kirab dimulai dari Alun-alun Wiraraja, melintasi Jalan Majapahit dan Jalan Bhayangkara, sebelum berakhir di Balai Kota Mojokerto. Masyarakat berjejer sepanjang sisi jalan, menciptakan suasana semarak dan meriah.&nbsp;</p>
<p>Mengusung tema "Banjaran Majapahit", kirab menghadirkan kisah perjalanan tiga era penting Kerajaan Majapahit, mulai dari masa Dyah Wijaya, Tribuana Tunggadewi, hingga puncak kejayaan di bawah pemerintahan Prabu Hayam Wuruk.</p>
<p>"Mojo Bangkit secara filosofis mengandung makna kebangkitan Kota Mojokerto di berbagai aspek kehidupan masyarakat, sejalan dengan semangat 'Spirit of Majapahit' yang terus kita gelorakan, " tutur Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari.&nbsp;</p>
<p>Kemegahan kirab semakin terasa melalui pertunjukan sendratasik yang mengisahkan berdirinya Kerajaan Majapahit, selain itu juga teatrikal kebangkitan pemuda yang menggambarkan semangat generasi penerus dalam menjaga nilai-nilai luhur dan membangun masa depan bangsa.</p>
<p>"Rangkaian Kirab Budaya Mojo Bangkit menyampaikan pesan filosofi dan nilai moral agar sejarah menjadi fondasi perjuangan dalam membangun masa depan Kota Mojokerto," terang sosok Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut.&nbsp;</p>
<p>Suasana semakin bergemuruh ketika Marching Band Gita Jala Taruna Akademi Angkatan Laut menampilkan atraksi musik dan formasi yang memukau. Irama perkusi yang menghentak berpadu dengan penampilan barisan peserta, menyedot perhatian ribuan penonton yang memadati sepanjang rute kirab.</p>
<p>Tak hanya itu, berbagai kesenian tradisional turut memeriahkan perhelatan, mulai dari Reog, Barongsai, hingga Bantengan, yang menampilkan kekayaan budaya Nusantara dalam satu panggung kebersamaan. Dentuman petasan yang menghiasi langit Kota Mojokerto menjadi pelengkap sempurna, menghadirkan suasana meriah, semarak, dan penuh kebanggaan.</p>
<p>Kirab Budaya Mojo Bangkit tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan semangat budaya, penguatan identitas Kota Mojokerto sebagai Bumi Majapahit, sekaligus ajang mempererat persatuan masyarakat dalam merayakan Hari Jadi ke-108 Kota Mojokerto.</p>
<p>"Saya punya harapan besar kegiatan Kirab Budaya Mojo Bangkit menjadi ikon seni budaya tahunan Kota Mojokerto yang bisa melibatkan seluruh elemen masyarakat secara langsung, " pungkas Ning Ita. (ris)</p>
<p>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782572933_1a6000db44b0bd35b232.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Korban Terus Bertambah, 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal, Menteri Koperasi Ngaku bukan Wewenangnya</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163670/korban-terus-bertambah-5-calon-manajer-kopdes-meninggal-menteri-koperasi-ngaku-bukan-wewenangnya</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163670/korban-terus-bertambah-5-calon-manajer-kopdes-meninggal-menteri-koperasi-ngaku-bukan-wewenangnya</guid>
      <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 19:41:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator>tim</dc:creator>
      <description>JAKARTA, BANGSAONLINE.com &amp;ndash; Korban meninggal pelatihan manajer Koperasi Desa Merah Putih atau Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) terus bertambah. Sekarang korban meninggal mencapai 5</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><strong>JAKARTA, BANGSAONLINE.com </strong>&ndash; Korban meninggal pelatihan manajer Koperasi Desa Merah Putih atau Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) terus bertambah. Sekarang korban meninggal mencapai 5 orang.</p>
<p class="MsoNormal">Menteri Koperasi Ferry Juliantono enggan banyak merespons soal kematian lima calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih atau KDKMP ketika mengikuti latihan Pendidikan Dasar Kemiliteran di sejumlah daerah.</p>
<p class="MsoNormal">Ia menegaskan bahwa itu bukan di bawah kewenangannya.</p>
<p class="MsoNormal">&ldquo;Nanti, nanti. Bukan, bukan saya, bukan di saya itu,&rdquo; elak Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengakhiri sesi tanya jawab doorstop atau wawancara spontan seperti dilansir Kompas seusai Sarasehan Nasional Majelis Pesantren Dakwah Indonesia (MPDI) 2026 di Pesantren Daarul Ukhuwah, Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (27/6/2026) sore.</p>
<p class="MsoNormal">Menteri Ferry langsung buru-buru masuk ke mobilnya. Pada saat yang sama juga diluncurkan Koperasi Sekunder MPDI.</p>
<p class="MsoNormal">Sementara dari Jakarta dilaporkan bahwa Mayjen Ketut Gede Wetan Pastia, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), mengklaim bahwa Kementerian Pertahanan sudah melakukan penanganan medis sesuai prosedur.</p>
<p class="MsoNormal">Pernyataan Mayjen Ketut Gede itu disampaikan dalam keterangan persnya <span style="mso-spacerun: yes;">&nbsp;</span>di Balai Media Kemhan, Jakarta, Sabtu (27/6/2026).</p>
<p class="MsoNormal">Ia juga mengatakan bahwa Kementerian Pertahanan menyampaikan bela sungkawa terhadap para korban jiwa yang meninggal dunia saat melakukan pelatihan tersebut.</p>
<p class="MsoNormal">Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah juga memberikan santunan.</p>
<p class="MsoNormal">&ldquo;Kita memberikan santunan setiap orang itu Rp50 juta. Demikian yang saya sampaikan sekaligus tidak putus di sana, kita juga tetap melaksanakan komunikasi dengan keluarga yang ditinggalkan untuk koordinasi dan mengomunikasikan lebih lanjut,&rdquo; ujar Ketut dalam konferensi pers di Kemhan, Jakarta, Sabtu (27/6/2026).</p>
<p class="MsoNormal">Masih menurut Ketut Gede, kelima peserta tersebut memiliki karakter dan kondisi medis yang berbeda-beda. Ia mengklaim bahwa seluruh peserta telah mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur baik di fasilitas kesehatan satuan maupun rumah sakit rujukan.</p>
<p class="MsoNormal">Ia juga mengatakan bahwa seluruh peserta sebelumnya telah melalui pemeriksaan kesehatan seperti laboratorium darah, urin, tes kehamilan, ronsen, torak, EKG, USG, abdomen, pemeriksaan mata, gigi, postur, dan kesehatan jiwa.</p>
<p class="MsoNormal">Lima korban meninggal itu pertama adalah Anisa Muyassaroh. Ia meninggal setelah mendapatkan perawatan akibat heat stroke di fasilitas kesehatan dan rumah sakit terdekat dari satuan pendidikan Dodikjur Rindam VI/Mulawarman, Balikpapan.</p>
<p class="MsoNormal">Korban meninggal kedua adalah Yonanda Muhammad Taufiq. Ia meninggal dunia di fasilitas kesehatan Satdik Puslatpur Kodiklatad Baturaja, Sumatra Selatan.</p>
<p class="MsoNormal">Korban ketiga adalah Novia Rahmadhani Sihotang. Ia meninggal dunia di RSAU dr. Esnawan Antariksa, Jakarta setelah dirujuk dari Satdik Pusbahasa Kodiklatau, Jakarta.</p>
<p class="MsoNormal">Korban keempat adalah Muhammad Rifki Renaldi Gunawan. Ia meninggal dunia di RSAU dr. Esnawan Antariksa, Jakarta setelah dirujuk dari Satdik Yon Parako 465, Jakarta.</p>
<p class="MsoNormal">Korban kelima adalah Nola Dya Sari. Ia meninggal dunia saat mengikuti pendidikan di Satuan Pendidikan Bela Negara Kalimantan.</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782563830_3d9126479df0cc57ae04.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Menguji Nyali di Lereng Arjuno: Ratusan Warga Serbu Sensasi Gledekan Tretes Saat Libur Sekolah</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163668/menguji-nyali-di-lereng-arjuno-ratusan-warga-serbu-sensasi-gledekan-tretes-saat-libur-sekolah</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163668/menguji-nyali-di-lereng-arjuno-ratusan-warga-serbu-sensasi-gledekan-tretes-saat-libur-sekolah</guid>
      <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 19:20:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator>Revol Afkar</dc:creator>
      <description>PASURUAN, BANGSAONLINE.com &amp;mdash; Musim libur sekolah menghadirkan pemandangan unik di kawasan Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Sabtu pagi (27/6/2026).
Di saat destinasi wisata modern m</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>PASURUAN, BANGSAONLINE.com</strong> &mdash; Musim libur sekolah menghadirkan pemandangan unik di kawasan Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Sabtu pagi (27/6/2026).</p>
<p>Di saat destinasi wisata modern menjamur, ratusan warga dari berbagai usia justru memilih memacu adrenalin lewat permainan tradisional khas lereng Gunung Arjuno: Gledekan.</p>
<p>Permainan rakyat yang memanfaatkan papan kayu beroda untuk meluncur di jalanan menurun ini dipadati oleh anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Berlatar panorama pegunungan yang asri dan udara sejuk, gledekan membuktikan bahwa kearifan lokal masih memiliki daya pikat luar biasa sebagai magnet wisata liburan.</p>
<p>Sejak selepas subuh, para peserta sudah terlihat berjalan kaki menuju titik start sambil memanggul papan gledekan masing-masing. Demi menjaga keselamatan dan menghindari tabrakan, petugas di lokasi menerapkan sistem antrean dan memberikan aba-aba khusus sebelum peserta dilepas ke lintasan. Keamanan pun diperketat dengan kewajiban mengenakan helm, pelindung siku, serta pelindung lutut.</p>
<p>Sensasi menantang ini diakui langsung oleh Dina, salah satu pengunjung yang penasaran setelah melihat keseruan gledekan di jagat maya.</p>
<p>"Seru sekali. Awalnya sempat takut karena jalannya menurun, tetapi setelah mencoba ternyata menyenangkan. Apalagi udaranya masih sangat sejuk," ujarnya.</p>
<p>Hal senada juga diungkapkan oleh Angel, yang merasa ketagihan setelah mencoba meluncur langsung di trek pegunungan tersebut.</p>
<p>"Ini pengalaman baru buat saya. Semoga nanti bisa datang lagi bersama keluarga karena suasananya ramai dan menyenangkan," tutur Angel.</p>
<p><img src="/images/uploads/berita/1782559811_5fb747ba33f09111a4a0.webp" alt="" width="1000" height="637"></p>
<p>Mengingat lintasan yang digunakan merupakan akses mobilitas warga, aktivitas gledekan ini dibatasi dengan ketat. Permainan hanya diperbolehkan meluncur mulai subuh dan wajib berakhir pada pukul 07.00 WIB, sebelum jalanan kembali difungsikan penuh sebagai jalur umum.</p>
<p>Kapolsek Prigen, AKP Mulyono, menyatakan bahwa pihak kepolisian diterjunkan langsung ke lapangan untuk memastikan jalannya tradisi ini tetap tertib dan aman bagi pengguna jalan lain.</p>
<p>Menurut Mulyono, pembatasan waktu krusial dilakukan untuk meminimalkan potensi kecelakaan sekaligus menjaga roda aktivitas ekonomi masyarakat lokal tetap berjalan normal.</p>
<p>Ia pun berharap tradisi gledekan ini dapat terus dikemas secara profesional sebagai ikon wisata berbasis budaya di Kabupaten Pasuruan. Jika dikelola dengan standar keselamatan yang lebih mumpuni, tidak menutup kemungkinan di masa depan jalur ini akan menjadi arena kompetisi resmi bagi para pembalap gledekan profesional. (maf/rev)</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782559633_9a7d7aa323f46ef30c49.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Seret Istri Polisi, Polres Kediri Pastikan Kasus Investasi dan Arisan Online Bodong Tak Pandang Bulu</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163669/seret-istri-polisi-polres-kediri-pastikan-kasus-investasi-dan-arisan-online-bodong-tak-pandang-bulu</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163669/seret-istri-polisi-polres-kediri-pastikan-kasus-investasi-dan-arisan-online-bodong-tak-pandang-bulu</guid>
      <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 18:50:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator>Revol Afkar</dc:creator>
      <description>KEDIRI, BANGSAONLINE.com &amp;mdash; Polres Kediri memastikan penanganan kasus dugaan penipuan investasi dan arisan online yang melibatkan seorang anggota Bhayangkari (istri polisi) berinisial YM, akan di</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, BANGSAONLINE.com</strong> &mdash; Polres Kediri memastikan penanganan kasus dugaan penipuan investasi dan arisan online yang melibatkan seorang anggota Bhayangkari (istri polisi) berinisial YM, akan diproses secara profesional, transparan, dan akuntabel. Polisi menegaskan tidak akan ada perlakuan khusus atau keistimewaan bagi terlapor.</p>
<p>Penegasan tersebut disampaikan oleh Wakapolres Kediri, Kompol Hary Kurniawan, Jumat (26/6/2026) sore, menyusul ramainya pemberitaan mengenai puluhan korban yang menggeruduk rumah terlapor di Desa Kandat, Kabupaten Kediri, sehari sebelumnya.</p>
<p>"Terkait pemberitaan yang viral melibatkan anggota Bhayangkari, pada intinya Polres Kediri akan menindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kami akan melaksanakan proses secara profesional, transparan, dan akuntabel," ujar Hary.</p>
<p>"Tidak ada yang diistimewakan, tidak ada sama sekali. Karena ini menyangkut juga dugaan korban yang cukup banyak. Tentunya kami akan melaksanakan proses penegakan hukum," ucapnya menambahkan.</p>
<p>Berdasarkan pemeriksaan awal oleh Satreskrim Polres Kediri, hubungan antara YM dan para korban awalnya didasari oleh kedekatan sebagai teman. Terlapor yang diketahui memiliki sebuah usaha membuat para korban menaruh kepercayaan tinggi hingga akhirnya tergiur menyetorkan modal usaha dan uang arisan.</p>
<p>"Ini masih dalam pendalaman. Sebelumnya memang sudah ada hubungan pertemanan antara korban dan terlapor. Hubungannya cukup dekat sehingga terjalin komunikasi yang baik. Yang bersangkutan juga memiliki usaha sehingga muncul rasa saling percaya. Selanjutnya akan didalami oleh Satreskrim Polres Kediri," urai Hary.</p>
<p>Saat ini, YM sudah diamankan di Mapolres Kediri untuk menjalani pemeriksaan intensif secara kooperatif. Mengingat suami YM merupakan anggota polisi aktif di Polres Kediri, Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) ikut diterjunkan guna mengusut tuntas ada atau tidaknya keterlibatan sang suami dalam pusaran kasus ini.</p>
<p>"Tentu melibatkan Propam. Nantinya lebih detail akan diinformasikan oleh Satreskrim Polres Kediri," tandasnya.</p>
<p>Hary menegaskan kembali instruksi dari Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji agar penyidik bekerja lurus tanpa memandang latar belakang subjek hukum yang terlibat.</p>
<p>"Tidak ada keistimewaan sama sekali. Bapak Kapolres memerintahkan agar perkara ini ditangani sesuai prosedur dan tidak pandang bulu," tegasnya.</p>
<p>Pihak kepolisian juga membuka posko aduan seluas-luasnya bagi masyarakat yang merasa ikut menjadi korban penipuan arisan YM ini.</p>
<p>"Tentunya korban tetap kami fasilitasi dan akan dilayani dengan baik. Laporan masyarakat akan kami proses sesuai ketentuan yang berlaku," kata Hary.</p>
<p>Di akhir penyampaiannya, Wakapolres Kediri meminta masyarakat untuk lebih rasional dan tidak mudah tergiur oleh skema investasi dengan keuntungan yang tidak masuk akal.</p>
<p>"Jangan mudah iming-iming dengan imbalan tak wajar, jika ingin kaya harus usaha, tidak semudah membalikkan telapak tangan," imbaunya.</p>
<p>Kasus ini mencuat setelah puluhan peserta investasi dan arisan online mendatangi kediaman YM pada Kamis (25/6/2026). Emosi massa tersulut karena pembayaran arisan macet total.</p>
<p>Kecurigaan para korban semakin menguat setelah menemukan adanya indikasi manipulasi sistem kuncokan (pemenang). Sejumlah nama pemenang yang diumumkan di grup WhatsApp disinyalir merupakan nama fiktif, yang sengaja dibuat agar uang arisan kembali masuk ke kantong pribadi pengelola. (uji/rev)</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782560019_8f38f5d92a0b49dd14e7.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Kenalkan Budaya Lokal Sejak Dini, Lomba Story Telling Bahasa Gresikan Meriahkan Festival Nasi Krawu</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163667/kenalkan-budaya-lokal-sejak-dini-lomba-story-telling-bahasa-gresikan-meriahkan-festival-nasi-krawu</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163667/kenalkan-budaya-lokal-sejak-dini-lomba-story-telling-bahasa-gresikan-meriahkan-festival-nasi-krawu</guid>
      <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 18:22:49 +0700</pubDate>
      <dc:creator>Revol Afkar</dc:creator>
      <description>GRESIK, BANGSAONLINE.com - Ratusan anak usia dini dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Dasar (SD) memadati Gresik Universal Science (GUS), Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Sab</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, BANGSAONLINE.com</strong> - Ratusan anak usia dini dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Dasar (SD) memadati Gresik Universal Science (GUS), Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Sabtu (27/06/2026). Kehadiran mereka untuk memeriahkan lomba mewarnai dan story telling (bercerita) menggunakan Bahasa Gresikan yang menjadi bagian dari rangkaian Festival Nasi Krawu Vol. 4.</p>
<p>Acara yang diinisiasi oleh Komunitas Wartawan Grissee (KWGe) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik ini dikemas sebagai media edukasi interaktif. Tujuannya, menanamkan rasa cinta terhadap warisan budaya lokal kepada generasi muda sejak usia dini.</p>
<p>Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, S. Hariyanto. Ia mengapresiasi langkah KWGe yang tidak hanya fokus pada penyebarluasan informasi, tetapi juga aktif turun tangan melestarikan budaya daerah.</p>
<p>"Perkembangan budaya Gresik sangat dinamis. Hal itu tidak lepas dari letaknya yang berbatasan langsung dengan Kota Surabaya, ditambah derasnya arus informasi melalui dunia digital. Kendati demikian, kemajuan teknologi tidak boleh membuat anak-anak kita melupakan budaya lokal," ujar Hariyanto.</p>
<p>"Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak tidak hanya belajar mengenal budaya Gresik, tetapi juga diajak untuk mencintai dan melestarikannya. Ini merupakan investasi budaya yang sangat penting bagi generasi penerus," imbuhnya.</p>
<p><br>Kompetisi ini dibagi menjadi dua kategori menarik yang menonjolkan identitas lokal.</p>
<p>Lomba mewarnai diikuti 80 peserta. Anak-anak mengeksplorasi kreativitas mereka dengan mewarnai objek tumpeng nasi krawu, kuliner ikonik Gresik yang telah diakui secara nasional.</p>
<p>Sementara lomba story telling diikuti 25 peserta. Mereka tampil percaya diri membawakan cerita rakyat menggunakan Bahasa Gresikan, mulai dari kisah Sunan Giri, asal-usul Balongpanggang, hingga sejarah nasi krawu.</p>
<p>Menariknya, sertifikat pemenang dalam lomba ini akan ditandatangani langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik. Dokumen ini nantinya dapat digunakan oleh para siswa sebagai salah satu berkas pendukung pendaftaran sekolah melalui jalur prestasi nonakademik.</p>
<p>Ketua KWGe, Miftahul Arif, menjelaskan bahwa Festival Nasi Krawu tahun ini sudah memasuki jilid keempat. Selain menjadi panggung kreasi anak-anak, festival kali ini juga mengusung misi besar, yaitu pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui penyajian tumpeng nasi krawu terbesar.</p>
<p>"Nasi krawu merupakan identitas kuliner Gresik yang harus terus kita lestarikan. Karena itu, kami ingin Festival Nasi Krawu tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran. Anak-anak kami ajak mengenal budaya Gresik melalui kegiatan yang dekat dengan dunia mereka, yakni mewarnai dan story telling," jelas Miftahul.</p>
<p>Miftahul menekankan bahwa pelestarian kebudayaan merupakan tanggung jawab kolektif, bukan hanya tugas pemerintah daerah semata.</p>
<p>"Kalau sejak kecil mereka sudah mengenal nasi krawu, sejarah Sunan Giri, cerita rakyat, hingga terbiasa menggunakan Bahasa Gresikan, maka rasa memiliki terhadap budaya daerah akan tumbuh dengan sendirinya. Itulah yang ingin kami tanamkan melalui festival ini," pungkasnya. (hud/rev)</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782559249_6720f54d35ae969d6d82.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Sempat Tertahan Akibat Gempa Pacitan, Perjalanan KA di Daop 7 Madiun Dipastikan Aman</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163664/sempat-tertahan-akibat-gempa-pacitan-perjalanan-ka-di-daop-7-madiun-dipastikan-aman</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163664/sempat-tertahan-akibat-gempa-pacitan-perjalanan-ka-di-daop-7-madiun-dipastikan-aman</guid>
      <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 18:00:39 +0700</pubDate>
      <dc:creator>Revol Afkar</dc:creator>
      <description>MADIUN, BANGSAONLINE.com - Perjalanan kereta api di wilayah PT KAI Daop 7 Madiun sempat dihentikan sementara atau berhenti luar biasa (BLB) pascagempa berkekuatan magnitudo 5,6 yang mengguncang Tengga</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>MADIUN, BANGSAONLINE.com</strong> - Perjalanan kereta api di wilayah PT KAI Daop 7 Madiun sempat dihentikan sementara atau berhenti luar biasa (BLB) pascagempa berkekuatan magnitudo 5,6 yang mengguncang Tenggara Pacitan, Sabtu (27/6/2026) pukul 14.47 WIB. Langkah kilat ini diambil untuk memastikan jalur rel tetap aman sebelum dilintasi kereta.</p>
<p>Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa instruksi penghentian langsung disebarkan melalui sistem kendali radio lokomotif begitu getaran gempa terdeteksi di wilayah Blitar dan Tulungagung.</p>
<p>Sesaat setelah kereta berhenti, petugas unit jalan dan jembatan langsung bergerak menyisir rel, jembatan, hingga terowongan guna melakukan pemeriksaan visual dan teknis.</p>
<p>"Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh jalur di wilayah Daop 7 Madiun dalam kondisi aman dan laik operasi. Setelah dipastikan tidak ada kerusakan maupun pergeseran struktur, operasional kereta api kembali berjalan normal," ujar Tohari.</p>
<p>Meskipun jalur dinyatakan aman di wilayah Blitar, Tulungagung, Kediri, Kertosono, hingga Jombang, prosedur keselamatan ini sempat memicu keterlambatan pada empat perjalanan kereta api dengan total akumulasi waktu 39 menit.</p>
<p>Berikut adalah rincian kereta yang sempat tertahan:</p>
<ul>
<li>KA Jayakarta: Berhenti di Stasiun Sembung (9 menit).</li>
<li>Commuter Line Penataran: Berhenti di Stasiun Kediri (7 menit).</li>
<li>KA Malioboro: Berhenti di Stasiun Tulungagung (8 menit).</li>
<li>Commuter Line Dhoho: Berhenti di Stasiun Kertosono (15 menit).</li>
</ul>
<p>Pihak PT KAI Daop 7 Madiun pun menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada para penumpang atas ketidaknyamanan yang terjadi. Tohari menegaskan bahwa prosedur BLB ini bersifat wajib demi keselamatan bersama.</p>
<p>"Kami memohon maaf atas keterlambatan yang dialami pelanggan. Langkah BLB ini wajib kami lakukan demi menjamin keselamatan jiwa penumpang dan keamanan perjalanan kereta api. Saat ini seluruh perjalanan kereta api di Daop 7 Madiun telah kembali berjalan normal sesuai Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) yang berlaku," tegasnya.</p>
<p>Melalui penanganan yang cepat dan terukur ini, KAI Daop 7 Madiun berkomitmen untuk terus memprioritaskan mitigasi bencana demi menjaga layanan transportasi kereta api yang aman, nyaman, dan selamat.</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782558028_65f6cf98b51ee2824819.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Klaim Serap 5.000 Naker, Pendukung MBG di Blitar Sebut Program ini Hidupkan Petani hingga UMKM</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163665/klaim-serap-5000-naker-pendukung-mbg-di-blitar-sebut-program-ini-hidupkan-petani-hingga-umkm</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163665/klaim-serap-5000-naker-pendukung-mbg-di-blitar-sebut-program-ini-hidupkan-petani-hingga-umkm</guid>
      <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 17:06:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator>Revol Afkar</dc:creator>
      <description>BLITAR, BANGSAONLINE.com - Alun-Alun Kota Blitar dipenuhi oleh massa dari relawan, mitra, dan pemasok program makan bergizi gratis (MBG) pada Sabtu (27/6/2026). Massa yang tergabung dalam Aliansi SPPG</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, BANGSAONLINE.com -</strong> Alun-Alun Kota Blitar dipenuhi oleh massa dari relawan, mitra, dan pemasok program makan bergizi gratis (MBG) pada Sabtu (27/6/2026). Massa yang tergabung dalam Aliansi SPPG Peta Blitar Raya ini menggelar apel bersama untuk menyuarakan dukungan terhadap keberlanjutan program, sekaligus memaparkan dampak positifnya bagi perekonomian daerah.</p>
<p>Koordinator Aliansi SPPG Peta Blitar Raya, Bambang Kaspo, mengungkapkan bahwa kehadiran dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) terbukti ampuh membuka lapangan pekerjaan dalam jumlah massal di Blitar Raya.</p>
<p>Saat ini, dengan sekitar 160 dapur SPPG yang telah beroperasi dan rata-rata mempekerjakan 50 orang per dapur, program ini diperkirakan telah menyerap hingga 5.000 tenaga kerja.</p>
<p>"Selain menyediakan makanan bergizi untuk anak-anak, program ini juga menciptakan lapangan pekerjaan. Satu dapur bisa mempekerjakan sekitar 50 orang, sehingga jika dihitung dengan jumlah dapur yang ada, ribuan warga memperoleh pekerjaan," ujar Bambang.</p>
<p>Dampak multiplier (efek berganda) dari program MBG ini dirasakan langsung oleh sektor akar rumput. Rantai pasok kebutuhan dapur harian berhasil menghidupkan ekosistem usaha para petani, peternak, nelayan, pedagang, hingga pelaku UMKM yang menyuplai bahan pangan mentah seperti telur, beras, sayuran, dan daging.</p>
<p>Bambang juga menepis tuduhan bahwa program ini hanya menguntungkan pemilik modal besar. Ia membeberkan bahwa pembangunan satu dapur SPPG bernilai investasi sekitar Rp1 miliar hingga Rp3 miliar, yang didanai lewat kerja sama beberapa mitra. Ditambah lagi, setiap dapur rata-rata menggandeng 15 pemasok lokal.</p>
<p>Dalam aksi yang sama, Aliansi SPPG Peta Blitar Raya menyatakan dukungannya terhadap langkah Badan Gizi Nasional (BGN) yang menghentikan sementara distribusi makanan selama tiga pekan masa libur sekolah.</p>
<p>Langkah penghentian sementara ini dinilai sebagai bagian dari evaluasi dan efisiensi berkala yang penting demi menyempurnakan program ke depan. Meski distribusi makanan ke siswa libur, operasional internal dapur seperti kepala SPPG, ahli gizi, akuntan, hingga petugas keamanan tetap berjalan.</p>
<p>"Kami mendukung kebijakan pemerintah. Jika ini merupakan bagian dari evaluasi dan efisiensi, kami siap mengikuti," tegas Bambang.</p>
<p>Melalui apel di jantung Kota Blitar ini, para relawan dan mitra berharap aspirasi mereka didengar, bahwa program MBG bukan sekadar soal pemenuhan gizi anak sekolah, melainkan motor penggerak ekonomi riil bagi masyarakat Kabupaten dan Kota Blitar.</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782558305_a70fcaa1944b8e406e2f.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Hadiri Wisuda Santri Ponpes Al-Amin Mojokerto, Khofifah: Imbangi Kerja Produktif dengan Riyadhah</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163666/hadiri-wisuda-santri-ponpes-al-amin-mojokerto-khofifah-imbangi-kerja-produktif-dengan-riyadhah</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163666/hadiri-wisuda-santri-ponpes-al-amin-mojokerto-khofifah-imbangi-kerja-produktif-dengan-riyadhah</guid>
      <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 16:16:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator>Revol Afkar</dc:creator>
      <description>MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa kesuksesan sejati tidak hanya diraih lewat kerja keras dan produktivitas lahiriah. Lebih dari itu, keberha</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com</strong> - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa kesuksesan sejati tidak hanya diraih lewat kerja keras dan produktivitas lahiriah. Lebih dari itu, keberhasilan harus diiringi dengan ikhtiar religiusitas (riyadhah) guna menghadirkan keberkahan dalam setiap langkah kehidupan.</p>
<p>Pesan penuh motivasi tersebut disampaikan Khofifah saat menghadiri Haflah Ikhtitamiddurus XXI Pondok Pesantren Al-Amin di Sunrise Hotel, Kota Mojokerto, Sabtu (27/6/2026).</p>
<p>Menurutnya, tradisi pesantren telah lama membuktikan bahwa keseimbangan usaha lahir dan batin adalah fondasi utama pembentukan pribadi yang tangguh dan berintegritas.</p>
<p>Dalam sambutannya, Khofifah juga memberikan apresiasi khusus kepada KH Akhmad Jazuli, Plt. Asisten Administrasi Umum Sekdaprov Jatim, yang juga merupakan salah satu pendiri sekaligus Ketua Dewan Pengasuh Ponpes Al-Amin.</p>
<p>"Almukarom Bapak Kiyai Jazuli ini beliau luar biasa. Tidak sekadar menjadi Plt. Asisten di Pemprov Jawa Timur, tapi sering menjadi bagian dari penguat bagaimana jejaring ulama dan masyayikh dunia. Dan beliau ini Insya Allah berkahnya luar biasa," kata Gubernur Khofifah.</p>
<p>Khofifah menambahkan, nilai keberkahan inilah yang terus diupayakan Pemprov Jatim dalam misinya, Nawa Bhakti Satya, melalui program Jatim Amanah dan Jatim Berkah.</p>
<p><img src="/images/uploads/berita/1782558845_d924a8417044b78f2a34.webp" alt="" width="1000" height="633"></p>
<p>Di hadapan ratusan santri dan alumni, mantan Menteri Sosial RI ini mengingatkan bahwa jalan menuju keberkahan dan kesuksesan tidaklah instan. Ia pun membagikan secuil perjalanan hidupnya sebagai bentuk motivasi (tahadus bini'mah).</p>
<p>"Untuk para santri, saya ingin menyampaikan bahwa ada proses panjang yang harus kita lakukan. Bukan bimsalabim. Proses ini yang saya jalani dari masih di DPR hingga jadi menteri termuda yang pernah dilantik sebelum akhirnya jadi gubernur," ujarnya.</p>
<p>"Maaf ini sebagai tahadus bini'mah. Apa yang saya lalui bukan sesuatu yang mudah, karena saya bukan anak jenderal, bukan anak guru besar, bukan anak kyai besar," lanjut Gubernur Khofifah.</p>
<p>Meski bukan dari keluarga berlatar belakang pejabat atau ulama besar, Khofifah mampu mencetak sejarah. Salah satunya saat ia meyakinkan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) untuk mengubah nama Kementerian Peranan Wanita menjadi Kementerian Pemberdayaan Perempuan.</p>
<p>"Waktu itu Gus Dur bertanya, apa bedanya peranan wanita dengan pemberdayaan perempuan? Saya jawab, kalau peranan wanita itu women's role sedangkan pemberdayaan perempuan itu women empowerment. Akhirnya sama beliau nama kementerian itu diubah,&rdquo; kenangnya.</p>
<p>&ldquo;Yang ingin saya sampaikan pada para santri, ada proses panjang. Ada pengabdian panjang yang penguatan-penguatannya itu ditanamkan luar biasa di pesantren. Maka apa yang kita kerjakan sekarang, insya Allah nanti akan ketemu derajat yang mulia," tuturnya.</p>
<p>Khofifah mengaku Ponpes Al-Amin memiliki tempat tersendiri di hatinya, hingga ia rela melonggarkan waktu untuk hadir langsung meski acara wisuda digelar di hotel&mdash;sesuatu yang biasanya jarang ia datangi.</p>
<p>"Biasanya kalau wisudanya di hotel, saya tidak pernah mau datang. Tapi saya lihat Pak Kyai Jazuli saja, kata beliau anak-anak ingin suasana yang berbeda. Saya berpesan, di manapun nanti para santri-santri melanjutkan pendidikan dan pekerjaan di sektor manapun, iringi dengan riyadhah untuk mencari keberkahan. Jadi, memberseiringi kerja-kerja produktif dengan berbagai ikhtiar-ikhtiar spiritualitas itu menjadi penting," pungkasnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Dewan Pengasuh Ponpes Al-Amin, KH Akhmad Jazuli, menceritakan bahwa pesantren ini berdiri sejak tahun 2000 demi membentuk santri yang berilmu, berakhlak mulia, sederhana, dan tawadhu. Guna menghadapi perkembangan zaman, para santri kini dibekali kemampuan vokasi hingga budidaya hidroponik.</p>
<p>"Santri yang akan dilepas hari ini harus tetap menjaga jati dirinya sebagai santri. Akhlakul karimah, ilmu yang diamalkan dan amal yang ilmiah harus terus dipegang. Jangan sampai setelah keluar dari pondok lalu lupa pada pesantrennya. Saya bersyukur Jawa Timur memiliki gubernur dari kalangan pesantren seperti Ibu Khofifah,&rdquo; pungkas Kiai Jazuli. (dev/rev)</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782558992_86e8e0d4417cb5f181af.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Kantah Kota Pasuruan Gelar Pembinaan PPAT Bersama Kanwil BPN Jatim</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163663/kantah-kota-pasuruan-gelar-pembinaan-ppat-bersama-kanwil-bpn-jatim</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163663/kantah-kota-pasuruan-gelar-pembinaan-ppat-bersama-kanwil-bpn-jatim</guid>
      <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 15:29:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator>Roman</dc:creator>
      <description>KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com&amp;nbsp;- Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Pasuruan bersama Kanwil BPN Jatim melaksanakan kegiatan pembinaan dan pengawasan terhadap Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) di wi</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com&nbsp;</strong>- Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Pasuruan bersama Kanwil BPN Jatim melaksanakan kegiatan pembinaan dan pengawasan terhadap Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) di wilayah Kota Pasuruan, Jumat (26/6).</p>
<p>Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan sekaligus memperkuat tata kelola administrasi yang profesional, transparan, dan akuntabel.</p>
<p>Pembinaan dilakukan untuk memastikan PPAT melaksanakan tugas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi agar setiap akta yang diterbitkan memiliki kepastian hukum serta memenuhi prinsip kehati-hatian.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Kantah Kota Pasuruan bersama Kanwil BPN Jatim memberikan penguatan terkait implementasi regulasi, kepatuhan administrasi, serta pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme PPAT.</p>
<p>Sinergi antara Kantor Pertanahan, BPN Jatim, dan PPAT diharapkan mampu menciptakan sistem pelayanan pertanahan yang berkualitas, memberikan kepastian hukum bagi masyarakat, serta mendukung tertib administrasi di Kota Pasuruan.</p>
<p>Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Kementerian ATR/BPN dalam meningkatkan kualitas layanan publik melalui pengawasan berkesinambungan, sehingga pelayanan pertanahan berjalan aman, transparan, profesional, dan akuntabel sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. (rom)</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782548336_c7764d727bcca9f0d033.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Gus Qowim Tekankan Pentingnya Syiar Thariqah di Musda Jatman Kediri Raya</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163662/gus-qowim-tekankan-pentingnya-syiar-thariqah-di-musda-jatman-kediri-raya</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163662/gus-qowim-tekankan-pentingnya-syiar-thariqah-di-musda-jatman-kediri-raya</guid>
      <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 15:16:59 +0700</pubDate>
      <dc:creator>M. Aulia Rahman</dc:creator>
      <description>KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com&amp;nbsp;- Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin Thoha atau yang akrab disapa Gus Qowim, menghadiri Musyawarah Idaroh Syu&#039;biyah (Musda) Jam&#039;iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu&#039;tabarah A</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com&nbsp;</strong>- Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin Thoha atau yang akrab disapa Gus Qowim, menghadiri Musyawarah Idaroh Syu'biyah (Musda) Jam'iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyah (Jatman) Kediri Raya yang digelar di Kantor PCNU Kota Kediri, Sabtu (27/6/2026).</p>
<p>Dalam sambutannya, Gus Qowim menyampaikan rasa syukur dapat bersilaturahmi dengan para ulama, masyayikh, dan pengurus Jatman.&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Alhamdulillah, saya pribadi merasa bersyukur dapat bersilaturahmi dengan panjenengan semua dalam forum yang penuh keberkahan ini. Saya meyakini setiap pertemuan para ulama dan para pengabdi umat selalu membawa harapan baik, bukan hanya bagi organisasi, tetapi juga bagi masyarakat,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Ia menilai tema MUSDA tahun ini, Memperkokoh Syiar Thariqah Mu'tabarah dalam Mengabdi pada Ahlussunnah wal Jama'ah An-Nahdliyah, relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. &ldquo;Ketenteraman itu tidak lahir dari banyaknya yang kita miliki, melainkan dari hati yang selalu terhubung kepada Allah SWT. Karena itulah syiar thariqah memiliki makna yang sangat besar,&rdquo; jelasnya.</p>
<p>Gus Qowim menambahkan, nilai keikhlasan, kesederhanaan, dan kasih sayang yang dijaga Jatman&nbsp;akan selalu dibutuhkan masyarakat di setiap zaman. Ia berharap keberadaan Jatman terus menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan umat yang damai dan religius.</p>
<p>Di akhir sambutannya, Wakil Wali Kota Kediri berharap musyawarah berjalan lancar serta menghasilkan keputusan terbaik.</p>
<p>&ldquo;Semoga Musyawarah Idaroh Syu'biyah hari ini berjalan dengan lancar, menghasilkan keputusan yang penuh keberkahan, serta melahirkan kepemimpinan yang mampu melanjutkan khidmah kepada umat dengan penuh keikhlasan,&rdquo; pungkasnya. (uji/mar)</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782548027_4fcd40285a5ff4ac24fc.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Mayat Pria Misterius Ditemukan di Sungai Brantas Mojokerto</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163661/mayat-pria-misterius-ditemukan-di-sungai-brantas-mojokerto</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163661/mayat-pria-misterius-ditemukan-di-sungai-brantas-mojokerto</guid>
      <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 14:24:26 +0700</pubDate>
      <dc:creator>Redaksi</dc:creator>
      <description>MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com&amp;nbsp;-&amp;nbsp;Seorang pria tanpa identitas ditemukan tewas mengambang di aliran Sungai Brantas, Dusun Banjarmati, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Sabtu (27/6/2026). Penem</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com&nbsp;</strong>-&nbsp;Seorang pria tanpa identitas ditemukan tewas mengambang di aliran Sungai Brantas, Dusun Banjarmati, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Sabtu (27/6/2026). Penemuan jasad itu langsung dilaporkan warga kepada pihak kepolisian.</p>
<p>Petugas kemudian mengevakuasi korban ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, untuk pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan pemeriksaan luar, polisi menemukan luka di bagian wajah korban.</p>
<p>&ldquo;Ada luka di area wajah. Belum bisa dipastikan karena apa,&rdquo; kata salah satu petugas kepolisian, Listiono.</p>
<p>Meski terdapat luka, polisi belum dapat menyimpulkan penyebab kematian. Identitas korban juga belum diketahui. Berdasarkan ciri fisik, korban diperkirakan pria berusia sekitar 40 tahun.</p>
<p>&ldquo;Identitas belum diketahui. Korban laki-laki usia sekitar 40 tahun. Kita sudah cek dengan alat identifikasi, tapi sementara masih belum muncul,&rdquo; ucap Listiono.</p>
<p>Saat ini, kepolisian masih berfokus mengungkap identitas korban untuk menelusuri riwayat aktivitas terakhirnya sekaligus memastikan penyebab kematian. (red)</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782544990_34e084a6.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Pelajar SMK di Kediri Andalkan PANDAWA untuk Akses Layanan JKN</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163660/pelajar-smk-di-kediri-andalkan-pandawa-untuk-akses-layanan-jkn</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163660/pelajar-smk-di-kediri-andalkan-pandawa-untuk-akses-layanan-jkn</guid>
      <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 12:28:31 +0700</pubDate>
      <dc:creator>Novandryo W S</dc:creator>
      <description>KEDIRI,BANGSAONLINE.com -&amp;nbsp;Hibatul Wafi (17), pelajar asal Kabupaten Kediri, memanfaatkan layanan non tatap muka BPJS Kesehatan, PANDAWA (Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp), untuk mengakses </description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI,BANGSAONLINE.com</strong> -&nbsp;Hibatul Wafi (17), pelajar asal Kabupaten Kediri, memanfaatkan layanan non tatap muka BPJS Kesehatan, PANDAWA (Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp), untuk mengakses berbagai informasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).</p>
<p>Pelajar yang akrab disapa Fifi itu menilai perkembangan teknologi telah memberikan kemudahan dalam memenuhi berbagai kebutuhan layanan sehari-hari, termasuk layanan kesehatan.</p>
<p>Bagi Fifi, layanan digital menjadi bagian penting dalam aktivitas generasi muda karena menawarkan kecepatan dan kemudahan akses.</p>
<p>Menurutnya, PANDAWA mampu menghadirkan solusi praktis tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.</p>
<p>&rdquo;Menurut saya layanan PANDAWA ini benar-benar inovasi yang sangat luar biasa. Hanya dengan chat Whatsapp ke nomor 08118165165, kita bisa mengakses layanan BPJS Kesehatan yang ada di kantor cabang tanpa perlu ke sana,&rdquo; jelasnya beberapa waktu lalu.</p>
<p>Fifi mengaku fitur informasi dalam PANDAWA sangat membantu, terutama untuk memastikan status kepesertaan JKN.</p>
<p>Ia dapat melakukan pengecekan secara berkala sehingga tidak perlu khawatir saat membutuhkan layanan kesehatan.</p>
<p>Menurutnya, kepesertaan yang aktif memberikan rasa tenang ketika harus mengakses fasilitas kesehatan.</p>
<p>&rdquo;Penting bagi kita untuk mengetahui apakah status kepesertaan masih aktif atau tidak. Jika kepesertaan aktif, kita merasa lebih tenang karena ketika membutuhkan untuk berobat, kartu JKN bisa langsung digunakan,&rdquo; katanya.</p>
<p>Selain fitur informasi, Fifi juga memanfaatkan layanan Info JKN untuk memahami lebih jauh Program Jaminan Kesehatan Nasional.</p>
<p>Melalui kanal tersebut, ia dapat mengakses informasi terkait ketentuan, layanan, hingga pembaruan program dengan lebih mudah.</p>
<p>Ia menilai edukasi digital yang disediakan BPJS Kesehatan membantu peserta menjadi lebih mandiri dalam memahami sistem layanan.</p>
<p>Akses informasi yang cepat juga dinilai mampu memperkuat pemahaman masyarakat terhadap hak dan kewajiban dalam Program JKN.</p>
<p>Pengalaman menggunakan PANDAWA mendorong Fifi untuk membantu orang-orang di sekitarnya memahami layanan tersebut.<br>Ia kerap menjelaskan cara penggunaan PANDAWA kepada teman maupun warga sekitar yang belum familiar dengan layanan digital.</p>
<p>&rdquo;Beberapa teman dan tetangga sering bertanya kepada saya bagaimana cara menggunakan PANDAWA. Saya kemudian membantu menjelaskan cara mengaksesnya agar mereka bisa mencari informasi yang dibutuhkan secara mandiri.</p>
<p>Jadi, mereka tidak perlu lagi datang ke kantor BPJS Kesehatan hanya untuk mendapatkan informasi atau layanan tertentu,&rdquo; tuturnya.</p>
<p>Fifi berharap semakin banyak peserta JKN memanfaatkan PANDAWA agar layanan kesehatan dapat diakses dengan lebih cepat dan efisien.</p>
<p>Menurutnya, layanan digital tersebut membantu masyarakat menghemat waktu sekaligus mempermudah proses administrasi.</p>
<p>&rdquo;Saya sendiri sudah merasakan manfaat dari kanal layanan ini. Karena itu, saya berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan PANDAWA.</p>
<p>Selain fiturnya yang lengkap, aksesnya juga sangat mudah sehingga dapat membantu peserta JKN memperoleh layanan dan informasi dengan lebih cepat dan praktis,&rdquo; pungkas Fifi. (uji/van)</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782538039_939d4a351d10681d38f4.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Mulai 1 Juli, Seluruh Jemaah Umrah dan Haji Khusus Wajib Lewat Terminal 2F Soetta</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163659/mulai-1-juli-seluruh-jemaah-umrah-dan-haji-khusus-wajib-lewat-terminal-2f-soetta</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163659/mulai-1-juli-seluruh-jemaah-umrah-dan-haji-khusus-wajib-lewat-terminal-2f-soetta</guid>
      <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 11:40:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator>Novandryo W S</dc:creator>
      <description>JAKARTA,BANGSAONLINE.com - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menetapkan seluruh aktivitas keberangkatan dan pemulangan jemaah umrah maupun haji khusus melalui Bandara Internasional Soekarn</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA,BANGSAONLINE.com</strong> - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menetapkan seluruh aktivitas keberangkatan dan pemulangan jemaah umrah maupun haji khusus melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) akan dipusatkan di Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F mulai 1 Juli 2026.</p>
<p>Kebijakan tersebut merupakan bagian dari optimalisasi fungsi Terminal 2F yang telah diresmikan Presiden Republik Indonesia pada Mei 2025.</p>
<p>Langkah itu juga menjadi tindak lanjut atas ketentuan teknis yang diterbitkan Kementerian Perhubungan.</p>
<p>Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, menegaskan bahwa kebijakan tersebut diterbitkan untuk memberikan kepastian operasional sekaligus meningkatkan standar pelindungan bagi jemaah.</p>
<p>"Mulai 1 Juli 2026, seluruh jemaah umrah dan haji khusus yang berangkat maupun pulang melalui Bandara Soekarno-Hatta, baik menggunakan penerbangan langsung maupun transit melalui negara ketiga, wajib melalui Terminal Khusus 2F.</p>
<p>Surat Edaran ini kami tetapkan sebagai pedoman resmi agar seluruh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) dapat melaksanakan pemindahan operasional ini dengan tertib," terang Puji di Jakarta, Jumat (26/6/2026).</p>
<p>Puji menjelaskan, tujuan utama penerapan kebijakan tersebut adalah mewujudkan pelayanan yang aman, tertib, dan terpadu, sekaligus memperkuat pembinaan serta pelindungan bagi jemaah umrah dan haji khusus.</p>
<p>Melalui pemusatan layanan ini, seluruh proses pemeriksaan orang dan barang atau Customs, Immigration, and Quarantine (CIQ), termasuk pengambilan bagasi koper besar dan air zamzam, akan dilakukan secara terintegrasi di Terminal 2F.</p>
<p>Terkait pelaksanaan di lapangan, Puji meminta seluruh PPIU dan PIHK resmi yang terdaftar di Kementerian Haji dan Umrah memperhatikan manajemen waktu serta identifikasi jemaah.</p>
<p>"Kami menginstruksikan kepada seluruh PPIU dan PIHK untuk memobilisasi jemaahnya dengan disiplin. Jemaah harus sudah tiba di Terminal Khusus 2F minimal 4 jam sebelum jadwal keberangkatan. Selain itu, demi kelancaran proses identifikasi dan mobilisasi massal di bandara, pastikan seluruh jemaah mengenakan atribut resmi seperti baju seragam, ID card, dan slayer, serta dilengkapi tas bagasi yang mencantumkan identitas travel masing-masing," imbau Puji.</p>
<p>Meski bersifat mengikat, Kementerian Haji dan Umrah tetap mengantisipasi kemungkinan terjadinya kondisi darurat di lapangan.</p>
<p>Apabila terjadi keadaan kahar (force majeure), gangguan operasional yang tidak terduga, atau perubahan kebijakan dari otoritas berwenang, proses keberangkatan dan pemulangan jemaah dapat dialihkan ke terminal lain sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.</p>
<p>Melalui penerbitan Surat Edaran Nomor SE-153/BN/2026, Kementerian Haji dan Umrah berharap tertib administrasi semakin meningkat serta kenyamanan masyarakat Indonesia dalam beribadah sejak dari tanah air dapat terjaga dengan lebih baik. (msn/van)</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782537360_8cfbd192d346376b7a97.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Anak Dirawat karena Demam dan Dehidrasi, Zainul Rasakan Manfaat JKN</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163658/anak-dirawat-karena-demam-dan-dehidrasi-zainul-rasakan-manfaat-jkn</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163658/anak-dirawat-karena-demam-dan-dehidrasi-zainul-rasakan-manfaat-jkn</guid>
      <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 10:57:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator>Novandryo W S</dc:creator>
      <description>MOJOKERTO,BANGSAONLINE.com - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Salah satunya dialami Zainul Abidin yang mengaku sangat terbantu saat anaknya harus</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>MOJOKERTO,BANGSAONLINE.com </strong>- Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.</p>
<p>Salah satunya dialami Zainul Abidin yang mengaku sangat terbantu saat anaknya harus menjalani perawatan akibat demam tinggi dan dehidrasi.</p>
<p>Zainul menceritakan, kekhawatiran mulai muncul ketika anaknya mengalami demam tinggi yang tidak kunjung turun selama beberapa hari.&nbsp;</p>
<p>Kondisi anaknya juga semakin lemas dan mengalami dehidrasi akibat berkurangnya asupan makan dan minum.</p>
<p>Dalam kondisi tersebut, Zainul segera membawa anaknya ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk mendapatkan penanganan medis.</p>
<p>Sebagai peserta JKN segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), Zainul merasa terbantu dengan perlindungan kesehatan yang diberikan melalui Program JKN.</p>
<p>Menurutnya, program tersebut memberikan rasa aman karena dirinya tidak perlu memikirkan biaya pengobatan ketika keluarganya membutuhkan pelayanan kesehatan.</p>
<p>"Waktu itu kondisi anak saya cukup mengkhawatirkan karena demamnya tinggi dan tidak kunjung turun. Saya langsung membawanya ke IGD untuk mendapatkan penanganan," ujar Zainul saat ditemui di Mojokerto, Kamis (25/6/2026).</p>
<p>Setibanya di IGD, proses pelayanan berlangsung dengan cepat.</p>
<p>Petugas kesehatan segera melakukan pemeriksaan awal untuk mengetahui kondisi anaknya.</p>
<p>Setelah dilakukan observasi dan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter, anaknya disarankan menjalani rawat inap agar mendapatkan pemantauan dan penanganan yang optimal.</p>
<p>"Ketika sampai di IGD, petugas langsung melakukan pemeriksaan. Prosesnya cukup cepat dan dokter menjelaskan kondisi anak saya dengan baik. Setelah diperiksa, dokter menyampaikan bahwa anak saya perlu menjalani rawat inap karena mengalami dehidrasi dan harus mendapatkan perawatan lebih lanjut," tuturnya.</p>
<p>Selain memanfaatkan layanan kesehatan, Zainul juga menggunakan layanan digital BPJS Kesehatan.<br>Salah satu layanan yang dimanfaatkan adalah pengecekan status kepesertaan melalui aplikasi Mobile JKN.</p>
<p>Menurutnya, fitur tersebut sangat penting, khususnya bagi peserta segmen PBI JK, untuk memastikan status kepesertaan tetap aktif sehingga tidak mengalami kendala saat membutuhkan pelayanan kesehatan.</p>
<p>"Saya biasanya melakukan pengecekan status kepesertaan secara berkala melalui Mobile JKN. Sebagai peserta PBI, menurut saya penting untuk memastikan status kepesertaan masih aktif atau tidak. Dengan begitu, ketika sewaktu-waktu membutuhkan pelayanan kesehatan tidak mengalami kendala administrasi," ujar Zainul.</p>
<p>Zainul juga mengapresiasi manfaat Program JKN yang telah membantunya selama proses perawatan.</p>
<p>Ia mengaku tidak mengeluarkan biaya tambahan atas pelayanan yang diterima selama menjalani rawat inap.</p>
<p>Menurut Zainul, Program JKN memiliki peran penting dalam memastikan masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang layak tanpa terkendala biaya.</p>
<p>"Saya berharap Program JKN terus berjalan dan semakin baik ke depannya. Program ini sangat membantu masyarakat, terutama ketika menghadapi kondisi darurat yang membutuhkan pengobatan dan perawatan.Terima kasih kepada BPJS Kesehatan dan seluruh tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan terbaik," pungkasnya. (ris/van)</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782536736_0ed69708f38ffd836d13.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Buka Training Camp Jamnas XII, Wali Kota Kediri Tekankan Pembentukan Karakter Pramuka</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163657/buka-training-camp-jamnas-xii-wali-kota-kediri-tekankan-pembentukan-karakter-pramuka</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163657/buka-training-camp-jamnas-xii-wali-kota-kediri-tekankan-pembentukan-karakter-pramuka</guid>
      <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 10:32:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator>Novandryo W S</dc:creator>
      <description>KOTA KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kota Kediri membuka Training Camp Pemantapan Peserta Jambore Nasio</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI,BANGSAONLINE.com</strong> - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kota Kediri membuka Training Camp Pemantapan Peserta Jambore Nasional (Jamnas) XII Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Kediri di kawasan Air Terjun Irenggolo, Jumat (26/6/2026).</p>
<p>Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemukulan gong oleh Wali Kota Kediri.<br>Dalam sambutannya, Vinanda mengatakan Jambore Nasional menjadi sarana bagi para peserta untuk belajar bersosialisasi, membangun kekompakan, serta melatih kemandirian, kepedulian, tanggung jawab, kedisiplinan, dan keberanian.</p>
<p>Menurutnya, pembekalan tersebut akan membuat peserta lebih siap mengikuti Jambore Nasional.</p>
<p>"Saya ucapkan selamat dan sukses kepada adik-adik yang terpilih menjadi Kontingen Jambore Nasional. Perlu diingat Jambore ini bukan hanya membangun tenda. Melainkan di sini tentang bagaimana cara membangun karakter yang baik," ujarnya.</p>
<p>Wali kota termuda itu menambahkan, kegiatan training camp menjadi ajang pemanasan bagi peserta untuk membangun keakraban dan kerja sama tim.</p>
<p>Dengan demikian, para peserta diharapkan dapat berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.<br>Selain itu, pengalaman yang diperoleh selama kegiatan dapat menjadi bekal dalam meraih cita-cita.</p>
<p>"Di sini adik-adik belajar sebelum berangkat ke Jambore Nasional. Kita pemanasan dulu di Kota Kediri bagaimana kalian ini bisa membangun kelompok yang kompak. Harapannya adik-adik bisa berkembang," ungkapnya.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, Vinanda juga berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar.</p>
<p>Ia berpesan agar para peserta senantiasa menjaga sikap serta menunjukkan bahwa Pramuka Kota Kediri merupakan generasi yang tangguh, beretika, dan cerdas.</p>
<p>"Nikmati rangkaian kegiatan yang ada di sini. Jadikan kegiatan ini sebagai sarana mengembangkan karakter, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab," pungkasnya.</p>
<p>Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Kediri, Edy Herwiyanto, menjelaskan bahwa Pramuka merupakan organisasi pendidikan nonformal yang memiliki tugas utama membentuk karakter generasi muda.</p>
<p>Menurutnya, peserta Jambore Nasional yang terpilih telah melalui tahapan seleksi sehingga setiap anggota yang memiliki kompetensi memperoleh kesempatan yang sama untuk mengikuti kegiatan tersebut.</p>
<p>"Saya kemarin meminta kepada Ketua Harian agar berkomunikasi dengan provinsi. Saya ingin menampilkan satu pleton disabilitas. Jadi mereka memiliki mimpi dan kesempatan yang sama," jelasnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Edy mengatakan kegiatan pembekalan dilaksanakan agar peserta lebih siap secara mental, fisik, serta memiliki kesamaan persepsi sebelum mengikuti Jambore Nasional.</p>
<p>Ia berharap seluruh peserta mampu menampilkan kemampuan terbaik sehingga dapat memperoleh apresiasi dan menjadikan Pramuka Kota Kediri sebagai percontohan, tidak hanya di tingkat provinsi tetapi juga nasional.</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan bibit tanaman dari Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Kediri kepada Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri.(uji/van)</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782535669_217a641b7f39fd5199fc.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Manfaatkan JKN untuk Perawatan Gigi, Warga Mojokerto ini Tak  Khawatir Soal Biaya</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163656/manfaatkan-jkn-untuk-perawatan-gigi-warga-mojokerto-ini-tak-khawatir-soal-biaya</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163656/manfaatkan-jkn-untuk-perawatan-gigi-warga-mojokerto-ini-tak-khawatir-soal-biaya</guid>
      <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 10:14:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator>Novandryo W S</dc:creator>
      <description>MOJOKERTO,BANGSAONLINE.com - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus memberikan kemudahan akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu peserta yang merasakan manfaat program tersebut ada</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>MOJOKERTO,BANGSAONLINE.com </strong>- Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus memberikan kemudahan akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu peserta yang merasakan manfaat program tersebut adalah Safitra (42), yang mengaku sangat terbantu saat menjalani perawatan gigi tanpa harus memikirkan biaya pengobatan.</p>
<p>Safitra mengatakan, saat ini dirinya tengah menjalani perawatan pulpa gigi di Puskesmas Sooko.</p>
<p>Menurutnya, pelayanan yang diberikan tenaga kesehatan berlangsung dengan baik, mulai dari proses pendaftaran hingga pemeriksaan dan tindakan medis.</p>
<p>"Alhamdulillah, saya sangat terbantu dengan adanya BPJS Kesehatan. Saat menjalani perawatan gigi ini saya tidak perlu memikirkan biaya pengobatan karena semuanya sudah ditanggung oleh Program JKN," ujar Safitra saat ditemui, Kamis (25/6/2026).</p>
<p>Ia menjelaskan, selama menjalani perawatan, dokter gigi dan petugas kesehatan tidak hanya memberikan tindakan medis, tetapi juga edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut.</p>
<p>Edukasi tersebut meliputi cara menyikat gigi yang benar, menjaga pola makan agar kesehatan gigi tetap terjaga, serta pentingnya melakukan pemeriksaan secara berkala.</p>
<p>"Dokter dan petugas kesehatan sangat ramah. Saya juga diberikan penjelasan tentang cara merawat gigi dengan baik agar tidak mengalami masalah yang sama di kemudian hari. Selain itu, saya diminta untuk melakukan kontrol rutin setiap satu minggu sekali selama masa perawatan berlangsung," jelasnya.</p>
<p>Selain merasakan kemudahan pelayanan kesehatan, Safitra juga memanfaatkan aplikasi Mobile JKN untuk mengambil nomor antrean secara daring sebelum datang ke fasilitas kesehatan.</p>
<p>Menurutnya, fitur antrean daring pada Mobile JKN membuat proses berobat menjadi lebih praktis dan efisien karena tidak perlu datang terlalu pagi hanya untuk mengambil nomor antrean.</p>
<p>"Saya biasanya mengambil nomor antrean melalui aplikasi Mobile JKN terlebih dahulu. Dengan begitu saya bisa tau jadwal pelayanan dan tidak perlu menunggu lama di puskesmas," tuturnya.</p>
<p>Safitra berharap masyarakat dapat memanfaatkan Program JKN dengan baik serta menjaga status kepesertaan agar tetap aktif.<br>Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, termasuk kesehatan gigi dan mulut.</p>
<p>Dengan dukungan Program JKN, masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas, mudah diakses, dan memberikan perlindungan kesehatan yang berkelanjutan bagi seluruh peserta.</p>
<p>"Saya berharap Program JKN terus berjalan dan semakin baik ke depannya. Program ini sangat membantu masyarakat karena ketika sakit atau membutuhkan perawatan, kita tidak perlu khawatir mengenai biaya. Pelayanannya juga baik dan petugas kesehatan selalu memberikan penjelasan yang mudah dipahami," ujarnya. (ris/van)</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782532939_6313d456d77354f51fb6.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Berawal dari Makam Mbah Ali Mas&#039;ud Sidoarjo, Jam&#039;iyah Sholawat Nariyah Tetap Eksis</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163646/berawal-dari-makam-mbah-ali-masud-sidoarjo-jamiyah-sholawat-nariyah-tetap-eksis</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163646/berawal-dari-makam-mbah-ali-masud-sidoarjo-jamiyah-sholawat-nariyah-tetap-eksis</guid>
      <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 00:03:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator>Novandryo W S</dc:creator>
      <description>SIDOARJO,BANGSAONLINE.com - Jam&#039;iyah Sholawat Nariyah Al Mas&#039;udiyah Sidoarjo terus menjadi wadah silaturahmi sekaligus syiar Islam dengan rutin menggelar pembacaan Sholawat Nariyah yang kini diikuti l</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDOARJO,BANGSAONLINE.com</strong> - Jam'iyah Sholawat Nariyah Al Mas'udiyah Sidoarjo terus menjadi wadah silaturahmi sekaligus syiar Islam dengan rutin menggelar pembacaan Sholawat Nariyah yang kini diikuti lebih dari 200 jamaah dari berbagai wilayah di Kabupaten Sidoarjo.</p>
<div class="qMYqUG_convSearchResultHighlightRoot">
<div class="" data-turn-id-container="request-WEB:9886050f-7a65-48d7-b77f-143381db3c0c-18" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-WEB:9886050f-7a65-48d7-b77f-143381db3c0c-18" data-turn-id-container="request-WEB:9886050f-7a65-48d7-b77f-143381db3c0c-18" data-testid="conversation-turn-38" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" data-conversation-screenshot-content="">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="4052034f-9b8f-46d6-8816-e2fb89d3a90f" data-message-model-slug="gpt-5-5" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full dark markdown-new-styling">
<p data-start="346" data-end="520">Selain menggelar zikir dan pembacaan sholawat, komunitas ini juga aktif melaksanakan berbagai kegiatan sosial dengan tujuan mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.</p>
<p data-start="522" data-end="770">Nama Jam'iyah Sholawat Nariyah Al Mas'udiyah memiliki sejarah panjang. Majelis ini bermula dari kawasan makam Mbah KH Ali Mas'ud di Desa Pagerwojo dan berkembang menjadi majelis rutin yang diikuti ratusan jamaah dari berbagai kecamatan di Sidoarjo.</p>
<p data-start="772" data-end="940">Ketua Jam'iyah Sholawat Nariyah Al Mas'udiyah Sidoarjo, H. Irwan, menuturkan nama "Al Mas'udiyah" diberikan langsung oleh gurunya, KH. Hussein Hasyim dari Berbek, Waru.</p>
<p data-start="942" data-end="1090">Penamaan tersebut merujuk pada lokasi awal berdirinya majelis, yakni di kompleks makam dan Masjid Mbah KH Ali Mas'ud atau yang akrab disapa Mbah Ud.</p>
<p data-start="1092" data-end="1436">&ldquo;Jadi kenapa dinamakan Nariyah Al Mas&rsquo;udiyah, karena base camp kami dulu mulai berdiri di makam, di masjid Mbah Ali Mas&rsquo;ud, Pagerwojo. Guru kami, Kiai Haji Hussein Hasyim yang menamakan jamaah ini dengan nama Al Mas&rsquo;udiyah,&rdquo; jelas H. Irwan saat ditemui di Rumah Nariyah Al Mas'udiyah, Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Kamis (26/6/2026) malam.</p>
<p data-start="1438" data-end="1654">H. Irwan menjelaskan, cikal bakal jam'iyah tersebut telah berdiri sejak 2008 dengan nama Jam'iyah Al Mukhorobin. Saat itu, kegiatan masih terbatas di Desa Ketimang, Kecamatan Wonoayu, di bawah bimbingan Ustaz Mahrus.</p>
<p data-start="1656" data-end="1895">Perkembangan signifikan mulai terjadi pada 2010. Pengajian rutin digelar setiap Senin malam di Musala Baitus Salam, Desa Ketimang, sedangkan pembacaan Sholawat Nariyah dilaksanakan dua pekan sekali setiap Kamis malam Jumat secara bergilir.</p>
<p data-start="1897" data-end="2044">&ldquo;Kalau Nariyahan kami laksanakan setiap dua minggu sekali, Kamis malam Jumat. Tempatnya di rumah Nariyah Pagerwojo secara bergilir,&rdquo; kata H. Irwan.</p>
<p data-start="2046" data-end="2213">Rangkaian kegiatan majelis diawali dengan tahlil dan istigasah untuk mendoakan jamaah yang telah wafat, kemudian dilanjutkan salat hajat empat rakaat dengan dua salam.</p>
<p data-start="2215" data-end="2360">Dalam salat hajat tersebut, Surat Al-Ikhlas atau yang dikenal masyarakat dengan sebutan "Qulhu" dibaca dengan hitungan khusus pada setiap rakaat.</p>
<p data-start="2362" data-end="2553">Bacaan Surat Al-Ikhlas dilakukan sebanyak 10 kali pada rakaat pertama, 20 kali pada rakaat kedua, 30 kali pada rakaat ketiga, dan 40 kali pada rakaat keempat sehingga total mencapai 100 kali.</p>
<p data-start="2555" data-end="2686">Setelah rangkaian salat hajat selesai, seluruh jamaah bersama-sama melantunkan Sholawat Nariyah yang kemudian ditutup dengan zikir.</p>
<p data-start="2688" data-end="3008">Seiring berjalannya waktu, Jam'iyah Sholawat Nariyah Al Mas'udiyah semakin dikenal masyarakat. Bahkan, setiap Kamis malam Jumat Legi, jamaah diundang Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk menggelar Nariyahan di Pendopo Delta Wibawa. Undangan serupa juga datang dari berbagai instansi, salah satunya SMK Antartika Sidoarjo.</p>
<p data-start="3010" data-end="3219">Saat ini jumlah jamaah mencapai lebih dari 200 orang yang berasal dari berbagai kecamatan, di antaranya Wonoayu, Krian, Sukodono, Tanggulangin, Tulangan, Prambon, Jabon, Porong, Gedangan, hingga Sidoarjo Kota.</p>
<p data-start="3221" data-end="3382" data-is-last-node="" data-is-only-node="">&ldquo;Tujuan kami bentuk semata-mata agar lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menambah mahabbah cinta kita kepada junjungan Nabi Muhammad SAW,&rdquo; pungkas Irwan. <strong>(sta/van)</strong></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div class="z-0 flex min-h-[46px] justify-start">&nbsp;</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
</div>
<div class="pointer-events-none -mt-px h-px translate-y-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom)-14*var(--spacing))]" aria-hidden="true">&nbsp;</div>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782484270_5a2128f647594875c338.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Diduga Patah Hati, Aksi Pria di Lamongan Hendak Lompat ke Bengawan Solo Digagalkan</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163641/diduga-patah-hati-aksi-pria-di-lamongan-hendak-lompat-ke-bengawan-solo-digagalkan</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163641/diduga-patah-hati-aksi-pria-di-lamongan-hendak-lompat-ke-bengawan-solo-digagalkan</guid>
      <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 00:00:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator>Novandryo</dc:creator>
      <description>LAMONGAN,BANGSAONLINE.com - Aksi seorang pria yang diduga hendak mengakhiri hidupnya dengan melompat dari Jembatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, berhasil digagalkan anggota Polsek Karanggeneng ber</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>LAMONGAN,BANGSAONLINE.com</strong> - Aksi seorang pria yang diduga hendak mengakhiri hidupnya dengan melompat dari Jembatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, berhasil digagalkan anggota Polsek Karanggeneng bersama warga, Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.</p>
<p>Pria tersebut diketahui berinisial RA (33), warga Dusun Sidomulyo, Desa Gaji, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban.</p>
<p>Beruntung, sebelum sempat melompat ke aliran Sungai Bengawan Solo, RA berhasil diamankan petugas yang datang ke lokasi setelah menerima laporan warga</p>
<p>Kapolsek Karanggeneng, Iptu Sofian Ali membenarkan peristiwa penyelamatan tersebut.</p>
<p>"Pada hari Jumat, 26 Juni 2026 sekitar pukul 14.25 WIB, petugas kami mendapatkan laporan dari warga mengenai adanya seorang laki-laki yang berdiri di tepi Jembatan Karanggeneng dan diduga hendak melompat ke aliran Sungai Bengawan Solo," ujar Iptu Sofian Ali.</p>
<p>Mendapat laporan itu, petugas kepolisian langsung menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian, petugas mendapati RA berada di tepi Jembatan Karanggeneng dan diduga hendak melompat ke Sungai Bengawan Solo.</p>
<p>Dengan dibantu warga sekitar, anggota Polsek Karanggeneng kemudian membujuk RA agar menjauh dari pembatas jembatan sebelum akhirnya berhasil mengamankannya.</p>
<p>"Setelah berhasil kami bujuk, laki - laki tersebut, kami bawa ke Mapolsek Karanggeneneng demi menjaga keselamatannya," ujarnya.</p>
<p>Setelah dibawa ke Mapolsek Karanggeneng, petugas melakukan pendekatan secara persuasif dan meminta keterangan dari RA maupun saksi di lokasi. Berdasarkan hasil pendalaman, peristiwa itu bermula saat RA berboncengan sepeda motor bersama kekasihnya.</p>
<p>Di tengah perjalanan, keduanya terlibat cekcok hingga akhirnya RA ditinggalkan oleh kekasihnya.</p>
<p>"Setelah kami ajak berkomunikasi, yang bersangkutan mengaku merasa putus asa setelah putus cinta dengan kekasihnya," tambah Kapolsek.</p>
<p>Petugas kemudian memberikan pendampingan psikologis untuk menenangkan kondisi emosional RA.</p>
<p>"Setelah situasi psikisnya dinilai kembali stabil dan kondusif, kami membantu RA untuk melanjutkan perjalanannya menuju Surabaya dengan menggunakan moda transportasi Bus Transjatim," pungkasnya.</p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782479187_f3a6deea4a7eeeed2e43.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
    <item>
      <title>Surabaya Dikepung Antrean Solar, Senator Lia Istifhama Desak Evaluasi Aturan Kuota Bulanan BBM</title>
      <link>https://bangsaonline.com/berita/163655/surabaya-dikepung-antrean-solar-senator-lia-istifhama-desak-evaluasi-aturan-kuota-bulanan-bbm</link>
      <guid isPermaLink="true">https://bangsaonline.com/berita/163655/surabaya-dikepung-antrean-solar-senator-lia-istifhama-desak-evaluasi-aturan-kuota-bulanan-bbm</guid>
      <pubDate>Fri, 26 Jun 2026 23:14:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator>Revol</dc:creator>
      <description>SURABAYA, BANGSAONLINE.com &amp;ndash; Fenomena antrean panjang kendaraan pengisi solar subsidi mengepung sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Surabaya dan berbagai wilayah di Jawa T</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, BANGSAONLINE.com</strong> &ndash; Fenomena antrean panjang kendaraan pengisi solar subsidi mengepung sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Surabaya dan berbagai wilayah di Jawa Timur dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dikeluhkan oleh para sopir angkutan umum, truk logistik, hingga pengusaha transportasi karena menghambat kelancaran operasional mereka.</p>
<p>Menanggapi carut-marut di lapangan, Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, angkat bicara. Senator yang akrab disapa Ning Lia ini menilai ada kaitan erat antara kelangkaan ini dengan perubahan mekanisme distribusi kuota BBM yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.</p>
<p>Menurut Lia, sistem distribusi solar subsidi diubah dari yang semula berbasis skema tahunan menjadi skema bulanan. Regulasi baru inilah yang dituding memicu stok solar di SPBU cepat ludes setiap kali mendekati akhir bulan.</p>
<p>"Dulu setiap pom atau SPBU diberikan alokasi dalam bentuk kuota setahun. Sebagai gambaran, SPBU A mendapat jatah sekitar 10.000 liter untuk kurun waktu satu tahun," ujar Lia saat memberikan keterangan di Surabaya, Jumat (26/6/2026).</p>
<p>Dengan sistem tahunan, potensi antrean biasanya baru menumpuk di akhir tahun. Namun, dengan formula bulanan yang berlaku sekarang, SPBU menghadapi keterbatasan pasokan secara berkala setiap bulannya.</p>
<p>"Ke depannya, kita tidak perlu heran lagi jika melihat antrean kendaraan mulai terjadi setiap tanggal 22, 23, atau 24 ke atas. Hal itu karena kuota bulanan di setiap SPBU memang sudah mulai berkurang," jelasnya.</p>
<p>Ning Lia mengingatkan bahwa tersendatnya pasokan solar ini membawa dampak nyata bagi sektor-sektor produktif. Armada logistik, angkutan barang, hingga kendaraan pariwisata terpaksa menghabiskan waktu produktif mereka hanya untuk mengantre di SPBU.</p>
<p>Jika dibiarkan berlarut-larut tanpa evaluasi, kondisi ini dikhawatirkan memicu pembengkakan biaya operasional transportasi (high cost economy), yang berujung pada terganggunya distribusi barang baku dan mobilitas publik.</p>
<p>Di samping itu, ketatnya pengawasan dan sanksi dari BPH Migas kepada sejumlah SPBU membuat pengelola kini jauh lebih berhati-hati. Hal ini memunculkan dugaan adanya pengaturan jadwal pelayanan secara sepihak di tingkat pangkalan agar kuota bulanan tidak jebol sebelum waktunya.</p>
<p>Lia berharap pemerintah pusat bisa membuka ruang dialog dan memberikan penjelasan yang transparan kepada daerah terkait dinamika pasokan Solar ini, demi meredam spekulasi negatif di tengah masyarakat.</p>
<p>Ia kemudian mencontohkan kasus pemadaman listrik bergilir yang sempat terjadi beberapa waktu lalu, yang awalnya disebut kendala teknis spare part, namun ternyata akar masalahnya ada pada pasokan batu bara.</p>
<p>"Keterbukaan informasi semacam ini sangat penting. Ketika masyarakat memahami kondisi yang sebenarnya, pemerintah bersama para pemangku kepentingan dapat lebih mudah menyusun solusi bersama yang mampu menjaga kelancaran distribusi BBM subsidi tanpa mengganggu roda ekonomi masyarakat," pungkas Lia.</p>
<p>Pemberlakuan skema kuota bulanan oleh pemerintah pusat sejatinya berniat baik untuk mengontrol agar BBM bersubsidi tidak habis sebelum akhir tahun. Namun, implementasinya dinilai kurang fleksibel menghadapi ritme kebutuhan Solar di sektor logistik yang dinamis.</p>
<p>Sebagai urat nadi logistik untuk wilayah Indonesia Timur, Jawa Timur membutuhkan instrumen kebijakan yang adaptif. Ketika solar menipis di minggu ketiga akibat pembatasan kuota bulanan, stabilitas ekonomi daerah dipertaruhkan. Pemerintah pusat disarankan memberikan diskresi atau kelonggaran kuota antar-bulan bagi wilayah koridor industri padat guna menjaga kelancaran arus barang.&nbsp;</p>
<p><img src="/images/uploads/berita/1782490486_c8b8d0acb61072165a81.webp" alt="" width="900" height="1600"></p>]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://bangsaonline.com/images-backend/uploads/berita/1782490491_c7696f1e562c545a2fba.webp" type="image/webp" length="0" />
    </item>
  </channel>
</rss>