Puluhan Rumah Warga Manisrenggo Kota Kediri Tergenang Air

KEDIRI (BangsaOnline) - Hujan deras yang menguyur wilayah Kota Kediri Sabtu (28/3) malam, mengakibatkan puluhan rumah warga Lingkungan Poleman, RT 05, RW 01, Kelurahan Manisrenggo, Kecamatan Kota, tergenang air. Bahkan, ketinggian air mencapai lutut orang dewasa, hingga membuat warga kelabakan dengan membuat tanggul dadakan dari pasir yang diisikan kedalam karung.

Seperti diungkapkan Nurimah (50), salah satu warga, genangan air mulai tinggi dan mulai masuk kerumahnya Minggu (29/3) dini hari sekitar pukul 01.00. Pemicunya, sungai kecil yang tepat berada di samping dirumahnya meluap lantaran tidak mampu menampung debit air yang terlalu tinggi.

“Sebenarnya, kami sudah berupaya membuat tanggul dadakan untuk menahan laju air yang terus merangsak masuk ke rumahnya. Karena luapan air terlalu deras akhirnya tidak terbendung dan masuk kerumah hingga merusak sebagian perabot rumah,“ ungkap Bu Nur, sapaan akrab penjual klontong ini.

Dikatakannya, luapan air yang meluber kerumah warga sudah seringkali terjadi, apabila curah hujan yang terjadi relatif tinggi. Dirinya hanya berharap, adanya sentuhan dan reaksi dari Pemerintah daerah setempat untuk mengatasi hal ini.

“Selalu menjadi langganan banjir kalau wilayah kami, utamanya lingkungan Poeaman. Apalagi, rumah kami jualan kebutuhan sembako, jelas terasa kalau luberan air masuk ke dalam rumah hingga berdampak kerugian material,“ tandasnya.

Sementara, ketua RW 01 Lingkungan Poleman Kelurahan Manisrenggo H. Subari, mengatakan, pihaknya mengakui kalau wilayahnya memang menjadi langganan banjir. Pihaknya menilai, kondisi ini terjadi karena kurang baiknya sistem drainase air dan harus menjadi perhatian Pemerintah daerah setempat.

“Ada kisaran 20 rumah, yang menjadi langganan banjir, dan kondisi ini terjadi, apabila curah hujan tinggi . Kasihan warga juga, kalau hal ini dibiarkan dan tidak adanya sentuhan dari Pemerintah,“ ungkapnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: