MADIUN (BangsaOnline) - Hujan deras semalam membuat sejumlah wilayah kota Madiun terendam banjir hingga setinggi lutut orang dewasa, Rabu (25/3). Beberapa kawasan perumahan juga terendam banjir. Akibatnya, banyak motor mogok saat melewati genangan air banjir.
Pantauan BangsaOnline.com, banjir yang mengepung wilayah Kota Madiun ini terjadi di setiap sudut kota, seperti di Kelurahan Rejomulyo, Pilangbango kecamatan Kartoharjo. Bahkan di sepanjang Jalan menuju Desa Dimong, yang merupakan jalan penghubung kabupaten dan kota Madiun juga tidak luput dari genangan air. Akibatnya, banyak kendaraan, terutama roda dua yang mogok karena mesin tergenang air.
Tingginya banjir di kawasan ini mengakibatkan terganggunya pedagang yang akan ke pasar dan siswa yang berangkat sekolah. Petugas kepolisian dan TNI terpaksa mengevakuasi anak sekolah dengan perahu karet. Tak hanya jalan, rumah-rumah warga pun tergenang banjir lantaran hujan deras.
“Hujan mengguyur selama tujuh jam,” cetus Aminudin, warga setempat, kemarin (25/3). Dia mengatakan, dirinya baru sadar saat melihat air masuk ke dalam rumah.
Setelah melihat ke halaman rumah, hampir semua rumah warga tergenang air setinggi 20 sentimeter. Staf Disnakertransos Kota Madiun, Bambang mengatakan, guna mengatasi dampak banjir, seluruh SKPD disiagakan, bersama aparat kepolisian dan pihak terkait lainnya. Dengan begitu, dampak dan kerugian akibat banjir bisa ditekan. “Banjir ini biasanya juga cepat surut,” tegas Bambang yang bersiaga di dekat sungai Jengglong.



