Rampas Tas Karyawati, Pemuda di Mojokerto Nyaris Dibakar Massa

Rampas Tas Karyawati, Pemuda di Mojokerto Nyaris Dibakar Massa

MOJOKERTO (BangsaOnline) - Kenekatan Angga Sukma Lesmana (23) harus dibayarnya mahal. Beraksi sendirian merampas tas milik karyawati Alfamart Rinda Ayu (19), pemuda asal Desa Jongbiru, Kecamatan Gampengrejo, Kediri ini babak belur dihakimi massa Desa Sambiroto, Kecamatan Sooko, Mojokerto, Senin (23/03) malam sekitar pukul 23.00. Bahkan nyaris dibakar massa.

Informasi yang dihimpun di tempat kejadian, malam naasnya itu Rinda sedang menjaga tiga sepeda motor miliknya dan milik dua rekannya di halaman Alfamart tempatnya bekerja. Sedangkan dua rekannya yang lain sedang sibuk menutup toko.

"Pelaku sendirian bawa motor mendatangi saya di depan toko. Dia pura-pura tanya apakah toko sudah tutup. Kemudian pelaku dengan cepat dan kasar merampas tas saya," ujar karyawati bagian kasir itu kepada wartawan di Mapolsek Sooko, Senin (23/3) malam.

Gadis asal Peumahan Japan Rasa, Desa Japan, Kecamatan Sooko itu pun berusaha keras menarik tasnya yang berisi kosmetik dan dompet sembari berteriak meminta pertolongan. Teriakan korban pun sontak membuat warga sekitar berdatangan. Belum sempat kabur pelaku keburu dikepung massa dan digebuki ramai-ramai.

"Warga berdatangan menolong dan memukuli pelaku, tas saya pun tak sampai dibawa kabur," ungkapnya.

Rekan kerja korban Anggi Priyadi (27) menuturkan, warga yang berdatangan sempat memukul kepala Angga dengan sebuah pot bunga. Namun, pelaku yang terluka di kepalanya itu masih sempat melarikan diri. Puluhan massa yang geram berhasil menangkap dan menghakimi Angga di kebun tak jauh dari Alfamart.

Tak hanya itu, sepeda motor Yamaha Vixion warna merah-putih bernopol S 5201 RT yang ditunggangi pelaku pun hancur menjadi bulan-bulanan warga.

"Untung Pak Kades Pitung (Haryono) berhasil meredam kemarahan warga, kalau enggak mungkin pelaku sudah dibakar warga," tuturnya.

Pelaku yang babak belur saat ini menjalani perawatan di Puskesmas Sooko di bawah pengawasan polisi. Sepeda motor pelaku yang sudah hancur diamankan di Mapolsek Sooko.

Sementara korban dan sejumlah saksi mata dimintai keterangan oleh polisi. Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota AKP Maryoko membenarkan adanya kejadian tersebut. ''Pelaku kita tarik dari Polsek Sooko untuk pengembangan kasus lebih lanjut,'' cetusnya ketika dikonfirmasi koran ini kemarin siang.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: