Perdayai Cewek Melalui Facebook, TNI Gadungan di Lamongan Embat Mobil

Perdayai Cewek Melalui Facebook, TNI Gadungan di Lamongan Embat Mobil

LAMONGAN (BangsaOnline) - Aksi penipuan berkedok tentara gadungan kembali membawa korban. Hidayah (24) warga Dusun Roworejo Gang 4 Kelurahan Banaran Kecamatan Babat jadi korban tentara gadungan.

Akibatnya, sebuah mobil rental amblas digondol "baju doreng" gadungan yang dikenalnya melalui jaringan media sosial Facebook.
Keterangan yang di himpun menyebutkan, kejadian ini berawal saat korban berkenalan dengan seseorang yang mengaku bernama Dedy S.

Dalam perkenalannya ini, pelaku mengaku sebagai anggota TNI-AD berpangkat Sersan Dua yang berdinas di Kodam V Brawijaya. Singkatnya dalam perkenalan ini, pelaku bermaksud ingin datang ke rumah korban. Kemudian pelakupun datang ke rumah korban dengan menggenakan seragam doreng. Dan dengan ijin dari orang tua korban, pelaku bermaksud mengajak korban namun untuk memuluskan rencananya ini pelaku meminta korban untuk menyewakan mobil di rental. Merasa percaya, Hidayah pun menyewakan mobil rental di persewaaan Nur warga jalan Stasiun dengan sebuah mobil jenis ertiga warna merah hati dengan nomor polisi S 1182 AO.

Namun hingga sekarang mobil rental ini tidak kembali, begitu pula dengan HP dan GPS mobil sewaan juga tidak aktif. Paur Subbag Humas Polres Lamongan, Ipda Raksan yang dikonfirmasi membenarkan adanya laporan penipuan dan penggelapan ini.

"Kasusnya tengah ditangani Polsek Babat," ungkapnya.

Kejadiannya bermula saat korban berkenalan dengan pelaku melalui facebook kemudian keduanya bertemu.

"Dari keterangan korban sudah dua kali pelaku bertemu dan setiap bertemu selalu memakai baju seragam TNI dan tidak membawa kendaraan," jelasnya.

Kerena tertarik korban akhirnya mau jadi jaminan saat menyewa rental mobil di jalan Stasiun, Babat, dan hingga kini mobil ertiga ini tidak kembali. Karena dalam kasus ini menyangkut institusi militer, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan Kodim 0812 mengingat pelaku mengaku sebagai oknum TNI-AD yang bertugas di Kodam V Brawijaya. 

"Ya guna memastikan apakah yang bersangkutan benar anggota TNI atau bukan. Dan ini menjadi pelajaran agar hati-hati dalam perkenalan apalagi melalui jejaring sosial," tandasnya


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: