Memprihatinkan, di Mojokerto Setiap Bulan Ada Siswi Hamil, 1.047 Anak Dibawah Umur Ajukan Nikah

Memprihatinkan, di Mojokerto Setiap Bulan Ada Siswi Hamil, 1.047 Anak Dibawah Umur Ajukan Nikah

MOJOKERTO (BangsaOnline) - Visi Presiden Jokowi mengetrapkan pembinaan SDM revolusi mental tak bermakna apapun di Kabupaten Mojokerto. Nyatanya, kasus siswi hamil di daerah ini terindikasi tetap tinggi.

Berdasarkan catatan instansi Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) setempat, sejak bulan Januari hingga bulan Maret tahun 2015 ini, ternyata sudah ada 2 kasus siswi hamil. Sedangkan dalam kurun waktu tahun 2014 lalu, tercatat ada 11 kasus. Artinya, setiap bulan dalam setahun ada satu kasus siswi hamil. Kepada wartawan, Kepala BPPKB Kabupaten Mojokerto, Yuda Hadi mengatakan, pihaknya masqul atas kejadian ini.

"Ini menjadi peringatan kami bersama, betapa generasi muda kita mudah terpengaruh pergaulan yang buruk," sesalnya.

Yuda Hadi mengatakan, pihaknya berusaha menanamkan budi pekerti kepada para siswa melalui sosialisasi ke sekolah-sekolah. "Untuk pencegahan, kami akan melakukan sosialisasi dengan membentuk pusat konseling remaja (PIK – R) di sekolah negeri maupun sekolah swasta," katanya.

BPPKB, lanjut ia, sudah membuat MoU dengan Dinas Pendidikan, untuk membentuk PIK-R di semua sekolah SMP, SMA maupun SMK. Sehingga kasus-kasus kenakalan remaja bisa diminimalisir.

Sementara data lainnya tercatat, pada tahun 2013 lalu, jumlah kasus siswi hamil di Kabupaten Mojokerto tercatat ada 72 kasus. Sementara data anak-anak yang mengajukan nikah dibawah umur ada sekitar 1.047 anak. 


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Memprihatinkan, di Mojokerto Setiap Bulan Ada Siswi Hamil, 1.047 Anak Dibawah Umur Ajukan Nikah