Diduga Hendak Rampas Motor, Pemuda Teler di Sidoarjo Nyaris Tewas Dimassa

SIDOARJO (BangsaOnline) - Nur Syamsi (18) pemuda asal Kecamatan Buduran nyaris tewas setelah dihakimi massa yang emosi. Sebab, dia bersama komplotannya diduga hendak merampas motor Yamaha Jupiter yang dipakai Fn (16) warga Desa Bluru Kecamatan Sidoarjo saat melintas di jalan Desa Kemiri RT 07 RW 03 Kecamatan Sidoarjo.

Fn menceritakan, kejadian dialaminya pada Jum'at (13/3) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB. Saat itu, dia bersama 6 teman lainnya yaitu Fr (16), Fhn (16), Ich (16), Trt (16), Ud (16) dan Hd (16) menggunakan 4 motor hendak pulang ke rumah melintas di jalan Desa Kemiri.

Ditengah perjalanan, sepeda motornya mogok. Akhirnya, Fn dan teman-temannya meminggirkan motornya untuk diperbaiki. Tak lama berselang, melintas 9 orang pemuda dari arah selatan mengendarai 3 sepeda motor yang salah satunya, Nur Syamsi.

"Tiba-tiba, mereka menghampiri kami sambil bentak-bentak hendak merampas sepeda motor," ujar Fn saat berada di Mapolsek Sidoarjo Kota.

Namun, Fn beserta temannya yang lainnya membalas bentakan tersebut. Akhirnya, 9 orang tersebut turun dari sepedanya semua.

"Saat mereka turun dari sepeda motor dan menggeroyok, kami lawan. Bahkan, kami sempat berkelahi dan lempar-lemparan batu. Lalu kami meminta tolong kepada warga," imbuh pelajar salah satu SMK di Sidoarjo itu.

Mendengar teriakan minta tolong, warga yang belum tidur dan sedang ngopi di daerah tersebut lantas berdatangan. Melihat warga dating, 6 orang kelompok tersebut segera kabur dengan tancap gas dengan menggunakan 2 sepeda. Sementara 2 temannya lari terbirit-birit. Sialnya, Nur Syamsi tertinggal oleh kawanannya.

Sambil bergegas kabur, Nur Syamsi menunganggi sepeda motornya Kawasaki Kaze R Nopol W- 2440- SE dan langsung tancap gas. Namun, warga yang sudah berdatangan lantas melakukan pengejaran. Celakanya, Nur Samsyi yang kondisinya mabuk akibat menengak miras, tidak bisa mengendalikan kendaraannya hingga terjatuh dari sepeda motor, tepatnya di dekat Masjid Desa Kemiri. Alhasil, dia tertangkap dan menjadi bulan-bulanan massa yang beringas.

"Beruntung, polisi cepat dating yang langsung membawa pelaku ke RSUD Sidoarjo," kata Kepala Desa (Kades) Kemiri, Novi Ariwibowo saat di Mapolsek Sidoarjo Kota.

Kades yang baru 4 tahun menjabat tersebut mengungkapkan, pelaku memang dalam keadaan mabuk. "Saat didekati, bau miras menyengat dan tak jauh dari sepeda motornya ada botol miras berisi arak," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Sidoarjo Kota Kompol Kurniawan Dwi Wulandono mengatakan kejadian tersebut diserahkan ke Polres Sidoarjo.

"Memang saat pelaporan ke Mapolsek, namun, kejadian itu lalu di tangani oleh penyidik Polres Sidoarjo," ujarnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Diduga Hendak Rampas Motor, Pemuda Teler di Sidoarjo Nyaris Tewas Dimassa