Libur Nyepi, Wisata Kelud Diserbu Ribuan Pengunjung

KEDIRI (bangsaonline) – Liburan hari raya Nyepi dimanfaatkan masyarakat untuk melihat secara dekat kawasan obyek wisata Gunung Kelud. Bahkan, sesuai catatan loket masuk, dalam sehari ada 1000 orang yang masuk untuk melihat Gunung Kelud dari jarak 3 kilometer.

Banyak pengunjung dari berbagai daerah seperti Surabaya, Bandung, Semarang bahkan dari manca Negara datang untuk melihat langsung kondisi Gunung Kelud. Tetapi mereka hanya bisa sampai pada radius 3 kilometer dari puncak dengan tariff masuk Rp 10 ribu per orang.

Nikmatul Mudawamah salah satu pengunjung mengatakan, ia datang karena merasa penasaran dengan kondisi Gunung Kelud paska erupsi. Setelah melihat langsung, gadis asal Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar itu merasa takjub. β€œBanyak pepohonan hijau kini menjadi gerasang. Tetapi, Gunung Kelud masih menarik untuk dilihat. Terus terang saya merasa takjub melihatnya,” ujar perempuan asal Kabupaten Blitar di temui di lokasi, Senin (31/3/2014) siang.

Hal senada dikatakan Jamia Jonhson, turis asal Amerika. Menurutnya, Gunung Kelud paska erupsi masih sangat menarik. Meskipun banyak kerusakan akibat letusan, tetapi Gunung Kelud tetap indah. Dia merasa senang melihat keindangan Kelud.

Sementara itu, banyaknya pengunjung yang datang ke wisata Gunung Kelud, menjadi berkah tersendiri bagi pedagang, terutama jasa foto langsung jadi dan sewa teropong. Mereka mengaku setiap harinya pada hari biasa bisa melayan pengunjung yang meminta foto sampai 60 orang, dengan ongkos sekali foto dan cetak sebesar 10 ribu, begitu juga dengan jasa sewa teropong juga banyak penyewa yang dipatok biaya sewa 15 ribu per 15 menit.

Untuk diketahui, Pemerintah Kabuapten Kediri telah membuka kembali wisata Gunung Kelud, dengan karcis masuk sebesar 10 ribu setiap orang. Meskipun pengunjung hanya diperbolehkan mendekati radius 3 kilomter dari puncak Kelud, sebab sampai saat ini status Kelud masih waspada.


Libur Nyepi, Wisata Kelud Diserbu Ribuan Pengunjung