Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC PDI-P Kabupaten Sidoarjo Tarkit Erdianto menyatakan, pihaknya telah menyiapkan ribuan saksi yang memiliki pengalaman dalam pemilu. Saksi yang direkrut, adalah kader yang pernah menjadi saksi pada Pilgub Jawa Timur yang digelar belum lama ini. “Kami akan rekrut saksi yang pernah bertugas menjadi saksi kala Pilgub Jatim,” tandasnya kepada BangsaOnline, Senin (31/3/2014).
Tarkit, yang juga Wakil Ketua DPC PDI-P Sidoarjo ini menambahkan, saat ini ribuan saksi itu telah mendapatkan pembekalan. Kata Tarkit, ribuan saksi itu akan ditempatkan di 3.410 Tempat Pemungutan Suara (TPS), 353 Panitia Pemungutan Suara (PPS), Panitia Pemilihan Kecamatan dan dan 1 Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dengan demikian saksi itu terinci, sebanyak 3.410 saksi bertugas di TPS, 353 di PPS, dan 1 saksi di KPU.
Selain memberdayakan para saksi, DPC PDI-P Kabupaten Sidoarjo juga bakal terus mengawal proses distribusi hasil coblosan pada 9 April 2014 nanti. Selain menginstruksikan agar para saksi mendapatkan form C yang berisi hasil perolehan suara untuk saksi, pihaknya akan terus memantau saat hasil perolehan suara dikirim mulai dari TPS menuju PPS, lalu ke PPK hingga tiba di kantor KPU.
Tarkit menandaskan, instruksi mengamankan suara PDI-P agar tidak dicuri itu disampaikan langsung oleh Sekjen DPP PDI-P Tjahjo Kumolo yang didampingi calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi) dalam Rakorda Pemenangan Pemilu dan Silaturahim Calon Presiden RI Joko Widodo, di Hotel Jambuluwuk, Batu, Minggu (30/3/2014) lalu. Tarkit yang juga anggota Komisi B DPRD Sidoarjo ini menyatakan dirinya hadir bersama Ketua DPC PDI-P Sidoarjo Imam Supi’i dan Sekretaris DPC PDI-P Sidoarjo Taufik Hidayat Triyudono.




