MOJOKERTO (BangsaOnline) - Truk bermuatan puluhan ton semen di By Pass Mojokerto KM 52 Desa Banjaragung, Kecamatan Puri ambrol dan tumpah ke jalan, Selasa (10/3). Posisi truk trailer pengangkut semen yang melintang dan ratusan sak semen yang berserakan membuat jalur dari arah Jombang menuju Surabaya tak bisa dilalui.
Sopir trailer semen Sugeng Widodo (44) mengatakan, insiden ini terjadi sekitar pukul 09.30 Wib. Sebelumnya, truk bernopol S 9042 US itu mengangkut 60 ton semen gresik atau 1.500 sak semen kemasan 40 Kg dari Tuban. Usai membongkar 28 ton atau 700 sak semen di gudang distributor semen PT Panca Logam milik Heri Harianto di By Pass Mojokerto KM 52 Desa Banjaragung, Sugeng hendak melanjutkan pengiriman ke Pacet. Saat truk yang dia kemudikan keluar hendak berputar di jalur antar provinsi itu tiba-tiba muatan semen yang memenuhi bagian depan bak terguling.
"Saat truk mundur, karena muatan tertumpuk di bagian depan dan bagian belakang kosong usai dibongkar kemungkinan terjungkir karena berat depan. Sehingga muatan miring dan ambruk," kata pria asal Desa Tanjungrejo, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk ini kepada wartawan di lokasi.
Akibat insiden ini, ratusan sak semen yang sebelumnya ditata setinggi 11 tumpuk di atas truk itu terguling. Tak sedikit sak semen yang terkoyak sehingga bubuk semen itu berserakan di jalan. Sementara truk sepanjang 17 meter yang terlanjur melintang menutup By Pass Mojokerto jalur utama Madiun-Surabaya itu tak bisa digerakkan terganjal ratusan sak semen.
Arus lalu lintas dari arah Jombang macet total. Sejumlah personel dari Sat Lantas Polres Mojokerto Kota terlihat sibuk mengatur arus lalin. Petugas menutup jalur tersebut sepanjang 1 Km. Kendaraan dari arah Jombang dialihkan ke jalur sebaliknya, yakni arah Surabaya-Jombang. Jalur yang sebelumnya dua lajur, salah satunya digunakan kendaraan dari arah Jombang. Karyawan PT Panca Logam terlihat mengangkut semen yang berserakan di jalan. Sekitar pukul 10.30 Wib, seluruh muatan semen telah diangkut ke dalam gudang. Truk yang sebelumnya melintang di jalan pun berhasil ditepikan. Arus lalu lintas dari arah Jombang kembali normal.




