Sulap Wisata Air Panas Pacet, Pemkab Mojokerto Kerjasama Dengan Perhutani

MOJOKERTO (BangsaOnline) - Pemkab Mojokerto terus berupaya mendongkrak potensi wana wisata Padusan di Kecamatan Pacet. Untuk itu, Dinas Pariwisata setempat bekerjasama dengan pihak Perhutani membuat kesepakatan perjanjian kerjasama. Nota kesepahaman itu, diteken Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga, Budaya dan Pariwisata Didik Chusnul Yaqin dan Hindro Priatno dari Perhutani.

"Kerjasama ini merupakan upaya untuk mensinergikan dan menyelaraskan program kegiatan antara pemerintah kabupaten Mojokerto dalam mengembangkan potensi pariwisata dalam kawasan hutan yang dikelola oleh Perhutani guna mendukung pembangunan kepariwisataan di Kabupaten Mojokerto," papar Didik Chusnul Yaqin Minggu (8/3).

Ia mengatakan hal ini demi mendapatkan manfaat yang optimal dari segi ekologi, sosial dan ekonomi atas kawasan hutan yang dikelola perhutani dan untuk meningkatkan pendapatan bagi Pemkab Mojokerto yang berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat sekitarnya, dengan tetap memperhatikan kelestraian hutan.

Kerjasama ini meliputi penyusunan Masterplan pengembangan kawasan Wana Misata padusan, pengelolaan karcis tanda masuk, Usaha jasa tempat parkir kendaraan, pembangunan saarana dan prasarana, wahana kolam renang dan pemandian air panas, pembangunan water boom, pasar wisata dan tempat parkir, promosi dan pemasaran, pemeliharaan dan pengamanan lokasi wana wisata dan sekitarnya, serta peningkatan kualitras sumber daya manusia.

Biaya untuk pengembangan Wana Wisata Padusan ini dibebankan pada anggaran Perhutani tahun 2015 dalam hal penyusunan Masterplannya. Sedangkan Pemerintah Kabupaten Mojokerto telah menganggarkan sebesar 50 miliar yang dituangkan pada APBD Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata tahun 2015 untuk pembangunan waterboom, pasar wisata dan tempat parkir.

Dalam hal pembagian hasil masing-masing pihak, baik Perhutani maupun Pemerintah Kabupaten Mojokerto memperoleh bagi hasil dari penjualan Karcis Tanda Masuk kawasan Wana Wisata Padusan dan kolam renang sebesar 47,5 % setelah dikurangi biaya operasional 5 % dan Asuransi.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Mojokerto, Mustofa kamal Pasa menyatakan bahwa dalam hal pengelolaannya nanti pihak Perhutani dan Pemerintah Kabupaten Mojokerto tidak ikut campur.

"Semuanya akan diserahkan kepada pihak pengelola yang profesional,” ungkap Mustofa

Untuk mengetahui rencana lokasi pengembangan wana wisata Padusan bupati beserta SKPD terkait meninjau lokasi bersama pihak konsultan. Setelah melihat lokasi, pihak konsultan langsung melakukan presentasi rencana pengembangan pembangunan Wana Wisata Padusan.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Sulap Wisata Air Panas Pacet, Pemkab Mojokerto Kerjasama Dengan Perhutani