
TULUNGAGUNG (BangsaOnline) - Dihentikannya Program PNPM ditahun 2014 lalu, bakal berdampak pada menganggurnya petugas PNPM atau lebih dikenal Fasilitator. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa BPMPD Tulungagung Justi Taufik ditemui saat Musrenbang di Kantor Pemkab mengatakan, pemerintah belum mengetahui secara pasti nasib dari fasilitator nanti. Ia hanya memprediksi kemungkinan para fasilitator nantinya akan diperbantukan untuk mengelola ataupun mengawasi dana ADD.
Justi menilai selama ini peran fasilitator sangat penting saat program PNPM lalu.
"Belum, belum ada petunjuk, Kami belum tahu bagaimana nasib mereka nanti. Tetapi kami berharap mereka (fasilitator) bisa diperbantukan di desa, mengingat selama ini keberadaannya sangat berguna sekali," kata Justi.
Sementara di Tulungagung sendiri kata Justi, terdapat ratusan fasilitator, dimana tiap kecamatan rata-rata mempunyai 28 fasilitator. sedangkan di Tulungagung, terdapat 19 Kecamatan.



