LUMAJANG (BangsaOnline) - MZH (18) dan A (16) warga dusun Losan Desa, Randuagung, Kecamatan Randuagung harus meringkuk dibalik jeruji tahanan Mapolres Lumajang. Pasalnya, dua Anak Baru Gede itu diringkus aparat Kepolisian Sektor Kecamatan pasrujambe di bantu Satuan Reskrim Polres Lumajang, setelah kedapatan mencuri motor yang terparkir di masjid Al-Azhar Desa Karanganom Kecamatan Pasrujambe, kemarin, Senin (02/03).
"Kita berhasil tangkap dua pelaku maling motor spesialis masjid yang masih dibawah umur MZA dan A warga desa Randuagung hari Jum'at lalu," kata AKP Heri Sugiono SH, MH Kasat Reskrim Polres Lumajang, Selasa (03/03).
Dari hasil penyelidikan, para tersangka, ternyata meski masih belia dan masih duduk dibangku sekolah. Meski demikian, para pelaku tergolong spesialis curanmor karena telah beraksi di tujuh titik. Targetnya adalah sepeda motor yang diparkir dihalaman masjid ataupun warung dan cafe.
"Pelaku masih duduk dibangku salah satu Sekolah menengah Kejuruan Swasta di Lumajang," terangnya.
Modus yang dilakukan oleh tersangka dengan berpura-pura ikut sholat berjama'ah. Setelah semua jama'ah sholat, salah satu pelaku kemudian turun terlebih dahulu dan mengambil sepeda motor yang diperkir dihalaman masjid dengan menggunakan kunci leter T.
"Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan satu kunci leter t, yang di gunakan untuk mencuri sepeda motor dan dua sepeda motor," ungkapnya.
Heri Sugiono meminta kepada para pengurus atau takmir Masjid agar memasang himbauan atau tulisan rawan maling motor. Takmir juga disarankan menyediakan pengamananan masjid dan menutup pintu saat sholat berjama'ah.
"Kita minta takmir masjid memasang himbauan rawan maling motor dan sediakan pengamanan di masjid," terangnya.
sementara itu, Salah satu Pelaku MZH mengakui jika perbuatanya tersebut sudah dilakukan di tujuh titik diantaranya, dua kali mencuri sepeda di Halaman Masjid Al-Kautsar, satu kali di Masjid Labruk Lor, dua kali di parkir Warung Putra Bandung, Lumajang dan terakhir kali di halaman masjid Al-Azhar, desa karanganom, kecamatan Pasrujambe.
Tindakan Pencurian sepeda motor, lanjut dia, dilatarbelakangi untuk membantu ekonomi keluarga.
"Saya melakukan ini untuk membantu orang tua yang sedang kesusahan," dalihnya.



