BangsaOnline - Kongres
PAN ke IV di Bali dilaksanakan pada Sabtu (28/2) hingga Rabu (3/3) dan
akan dibuka secara resmi nanti malam pada pukul 19.00 Wita. Berhubung
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla tidak hadir, maka
pembukaan kongres PAN akan dibuka oleh Ketua Umum PAN Hatta Rajasa.
"Presiden
tidak datang. Yang akan membuka adalah ketua umum," kata Ketua Umum PAN
Hatta Rajasa di lokasi kongres, Nusa Dua, Bali, Sabtu (28/2).
Walaupun
presiden dan wakil presiden sudah diundang, dikabarkan keduanya tidak
akan hadir dalam pembukaan kongres. Ketidakhadiran presiden dan wakil
presiden karena ada acara lain yang tidak bisa ditinggalkan.
Selanjutnya,
Hatta menjelaskan, seluruh ketua umum parpol yang tergabung di Koalisi
Merah Putih (KMP) akan hadir. Sementara dari Koalisi Indonesia Hebat,
akan hadir wakil dari Partai NasDem. Sementara dari partai baru, Partai
Perindo juga dijadwalkan hadir.
"Saya lihat persiapan kita sudah cukup. 100 persen. Saya ucapkan terima kasih ke panitia," kata Hatta.
Sementara soal bursa pertarungan ketua umum, Hatta Rajasa mengaku tidak memiliki persiapan
khusus untuk bertarung dengan Zulkifli Hasan memperebutkan kursi ketua
umum PAN. Dia lebih menyerahkan wewenang ke pemegang suara untuk
menentukan siapa yang berhak menjadi ketua umum.
"Serahkan ke
pemegang hak suara. Biar mereka yang tentukan, yang terpilih jadi
pemimpin akan rangkul semua, solid, tidak terpecah. Dalam sejarah PAN
tidak pernah pecah," kata Hatta.Ketika ditanya ada isu aklamasi dalam pemilihan ketua umum, ia enggan berkomentar lebih jauh.
"Saya tidak mau berspekulasi. Tidak berwenang, yang berwenang pemegang suara," katanya.
Selain
itu, beredar kabar adanya permainan money politics dalam kongres yang
digelar Hotel Westin, Nusa Dua, Bali itu ia pun menegaskan tidak ada
money politics dalam pemilihan ketua umum.
"Di PAN tidak pernah
ada money politics. Kalau kawan di daerah ada yang kesulitan transport,
ya wajar kita bantu. Itu bukan money politics. Kalau cari uang di luar
agenda kongres, baru itu money politics," katanya.
"Panitia
hanya sediakan akomodasi. Transport masing-masing. Dalam hal ini ada
yang mampu ada yang tidak. Kita bantu teman-teman untuk berangkat,"
lanjut dia.



