Digerus Arus Banjir, Jembatan Kendal Rejo Kulon Nganjuk Terancam Runtuh

NGANJUK (BangsaOnline) - Jembatan Kendal Rejo Kulon, dengan panjang 26 meter dengan lebar 2 meter, yang menghubungkan Dusun Kendal Kulon dengan desa sekitar, dan satu-satunya akses menuju kota kecamatan dan kota, terancam ambruk. Ini dikarenakan arus kuat saat banjir menggerus plengsengan di sekitar jembatan.

Jembatan yang ada di Desa Kendal Rejo Kecamatan Bagor ini, dibangun tahun 1995 dari hasil swadaya masyarakat, dengan total anggaran Rp 400 juta. Jembatan ini diresmikan oleg Gubernur Jatim Basofi Sudirman.

Sebenarnya, bagian jembatan tetap terpelihara baik. Hanya saja, karena plengsengan di dekat jembatan sangat minim, ditakutkan mengurangi kekuatan jembatan.

Setidaknya, banjir beberapa waktu lalu, sudah menggerus tanah di sekitar plengsengan ini, sepanjang 6 meter. Bahkan, cenderung terjadi longsor, dan mengancam rumah di pinggir kali.

"Rumah kami terancam ambrol karena bantaran sungai di sebelah rumah kami terkikis banjir, sekarang kurang 2 meter lagi akan mengancam rumah kami," ungkap Gumbrek kepada BangsaOnline.com, Selasa (24/2).

Kepala Desa Kendal Rejo Wahyu Utomo mengatakan, pihaknya mengkwatirkan warga yang ada di dusun Kendal Rejo Kulon Kali, karena jembatan itu adalah akses satu satunya untuk menuju kota kecamatan dan kabupaten.

"Kami sangat mengkhawatirkan keselamatan warga yang setiap hari menggunakan akses jembatan ini. Baik anak sekolah maupun petani dan pedagang," imbuhnya.

Dia berharap kepada BPBD untuk segera membantu. "Kami akan segera menghadap kepala BPBD karena longsornya bantaran sungai akibat dari banjir," jelasnya

Pihaknya juga mengkwatirkan apabila longsornya bantaran sungai tidak segera ditangani pasti akan berakibat fatal pada jembatan.

"Menurut perkiraan kami, banjir besar masih akan terjadi lagi pada bulan Maret. Apabila tidak segera ditangani, dikhawatirkan jembatan akan runtuh," pungkasnya


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: