BOJONEGORO (BangsaOnline) - Setelah diketahui hilang karena tenggelam di sungai Kaligandong, anak Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro, akhirnya jasad Yaeman (65), warga Dusun Dawung RT 10 RW 02, Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam ditemukan, Selasa (17/2/2015).
Jasad korban ditemukan oleh Tim SAR dari BPBD Bojonegoro sekitar pukul 11.10 WIB. Saat ditemukan posisi korban dalam keadaan tengkurap di Sungai Bengawan Solo turut Dusun Bringan, Desa Ngraho, Kecamatan Gayam, Bojonegoro. Tim SAR yang dibantu warga sekitar itu mencari jasad korban sudah tiga hari ini.
Korban diketahui tenggelam di sungai Kaligandong pada Minggu sore (15/2) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu korban hendak menyebrang sungai dengan memikul sepeda ontel dan rumput yang ditaruh di dalam karung. Namun nahas saat korban menyebrang diduga korban terseret arus dan tenggelam.
"Korban ditemukan oleh tim SAR dengan kondisi tengkurap dan telanjang," ujar Kapolsek Gayam, AKP Sudirman, Selasa (17/2/2015).
Menurut Sudirman, jarak ditemukannya korban dengan lokasi tenggelamnya sekitar 4 kilo meter. Korban tenggelam di anak Sungai Kaligandong dan ditemukan sudah berada di Sungai Bengawan Solo. Saat ditemukan, pada jasad korban tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan. Korban dipastikan meninggal dunia karena tenggelam di Sungai Kaligandong.
"Saat menyebrangi sungai, kebetulan kondisi air sedang naik. Diduga korban terseret derasnya air yang mengalir," jelasnya.
Sementara itu salah satu petugas Tim SAR BPBD Bojonegoro, Sukirno saat dilokasi mengatakan, korban diduga hanyut berdasarkan kesaksian tetangga korban, Satip (50), warga Dusun Gulang, Desa Tlatah, Kecamatan Purwosari.
"Saksi melihat korban sempat menurunkan rumput yang dibawanya untuk menyeberang Sungai Kali Gandong, kebetulan waktu itu kondisinya naik dan mengalir deras," ujar Sukirno.
Usai ditemukan, jasad korban kemudian dievakuasi ke daratan, selanjutnya tim medis dari Puskesmas Gayam melakukan pemeriksaan luar. Hasilnya, tidak ditemukan bekas penganiayaan. Selanjutnya jasad korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan.




