Tergiur Masuk Akmil, Pria di Situbondo Tertipu Rp 12,8 Juta oleh TNI Gadungan

SITUBONDO (BangsaOnline) - Bermodal potongan rambut cepak dan mengaku sebagai perwira TNI berpangkat Kapten, Hendra Hadi (30) warga Kecamatan Asembagus berhasil menipu korbannya, Ahmad Zainuri (19) warga Kelurahan Mimba'an Kecamatan Panji. Perwira Gadungan ini menjanjikan bisa membantu korban masuk di Akademi Milter (Akmil) TNI AD tanpa tes dengan membayar sejumlah uang pelicin. Akibat perbuatannya ini, Hendra Hadi harus berurusan dengan polisi.

Merasa mendapat kesempatan atas iming iming pelaku, ayah korban, Supriyadi langsung mencari uang pinjaman untuk diserahkan kepada pelaku demi memuluskan keinginan anaknya untuk menjadi TNI, setelah sebelumnya sempat mendaftar calon tamtama di Lantamal Banyuwangi, namun gagal.

"Bapak sudah bayar Rp 12,8 juta, tapi sama uang bensinnya jadi Rp 13,8 juta. Itu semua bapak dapat dari pinjam. Kami percaya karena dia pakai kalung TNI," kata Ahmad Zainuri, saat di Mapolsek Panji, kemarin (16/2).

Keterangan yang diperoleh menyebutkan, untuk meyakinkan korbannya pelaku yang mengaku berdinas di Malang melalui temannya menghubungi keluarga korban. Setelah terhubung, korban sempat diajak ke beberapa kabupaten dengan dalih menemui atasan pelaku untuk memuluskan korban masuk di Akmil.

"Dia bilang katanya mau minta tanda tangan Panglima TNI. Saya sempat diajak ke Jember dan Pasuruan. Katanya untuk mengambil formulir dan menemui atasannya. Tapi anehnya formulir tidak pernah ada," sambung Zainuri.

Karena tidak kunjung mendapat kejelasan setelah membayar sejumlah uang, korban dan keluarga mulai curiga, hingga keluarga korban merancang penangkapan terhadap pelaku. Dari situlah korban didatangkan ke rumah korban dengan alasan akan membayar kekurangan uang yang belum dibayarkan. Saat itulah, pelaku diamankan warga, dan langsung diserahkan ke pihak kepolisian.

"Tidak sampai dipukuli warga, karena pelaku langsung kami amankan. Pelaku kami tahan atas perbuatan melawan hukum melakukan penipuan. Sekarang masih kami periksa untuk upaya pengembangan," tandas Kapolsek Panji, AKP Mas Akhmad Sujalmo, Senin (16/2).


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: