Televisi Swasta Bersaing Gelar Audisi Kontes Dangdut

SURABAYA (BangsaOnline) - Beberapa televisi swasta nasional kembali bersaing menggelar ajang pencarian bakat penyanyi dangdut. Jika televisi yang satu merupakan pioner ajang pencarian bakat ini sejak 2004, televisi satunya baru dua kali menggelar namun sekarang lagi digandrungi.

Diakui pihak MNCTV yang kini sedang melaksanakan audisi di Jatim, memang pihaknya kalah start dibandingkan dengan televisi lain untuk memulai audisi tahun ini, namun ia yakin audisi tahun ini beda dibanding tahun lalu.

"Tahun lalu memang kemasannya terkesan kaku meski para peserta berkualitas. Tapi kami telah melakukan kajian selama setahun ini. Kami janji akan menampilkan yang beda. Ditunggu saja," ujar Gerryndra Danurwendo, Eksekutif Produser KDI 2015 ketika ditemui di lokasi audisi di Surabaya, Sabtu (14/2/2015).

Ia mengakui, audisi tahun ini banyak tantangan karena persaingan dengan televisi lain. Makanya, pihak MNCTV jemput bola dengan menggelar audisi di banyak kota. Untuk Jatim saja ada 5 kota audisi. Yakni Pasuruan, Tulungagung, Bangkalan, Surabaya, Kediri dan Nganjuk.

"Kami benar-benar mencari yang berkualitas dengan mendatangi banyak kota. Kami yakin banyak sekali potensi di daerah yang bisa kami temukan. Merekapun tak perlu jauh-jauh ikut audisi," tandas Gerryndra.

Untuk mempermudah peserta ikut, persyaratannya kini juga lebih luwes. Jika sebelumnya dibatasi usia, tahun ini tidak.

"Tahun lalu saya ikut audisi di televisi lain, tetapi dihentikan karena usia sudah melebihi ketentuan. Makanya saya ikut KDI saja yang tak ada batasan usia," ujar Suci Anisah (31), peserta asal Sepanjang Sidoarjo. Penyanyi dangdut lokal ini pernah ikut KDI 1 namun tidak lolos dan kali ini ingin mencoba lagi peruntungannya


Televisi Swasta Bersaing Gelar Audisi Kontes Dangdut