Dijadikan Ajang Kampanye, Puluhan Pohon di Tuban Terancam Mati karena Dipaku

Dijadikan Ajang Kampanye, Puluhan Pohon di Tuban Terancam Mati karena Dipaku

TUBAN (BangsaOnline) - Tertempelnya puluhan bendera partai Hanura di pohon sepanjang jalan di Tuban dengan cara dipaku membuatnya terancam mati. Pasalnya, pemasangan tersebut dapat merusak pohon dan keindahan alam.

Bahkan, pemasangan itu juga disoroti sejumlah komunitas pecinta alam di Tuban. Karena selain melanggar peraturan juga bisa merusak pohon.

“Kami sangat menyayangkan dengan pemasangan bendera di pohon-pohon pinggir jalan tersebut, selain merusak pohon karena telah dipaku, juga dapat merusak keindahannya,” ungkap, Slamet, salah anggota Pecinta Alam di Tuban ketika dikonfirmasi bangsaonline.com, kamis (12/2).

Menurut Memet panggilan akrabnya, perbuatan memasang bendera dengan cara dipaku bisa dikategorikan sebagai perusakan alam. Dalam hal ini pemerintah harus bertindak tegas, jika dibiarkan maka pohon tersebut terancam mati.

“Selanjutnya kalau menertibkan jangan tebang pilih, pemerintah harus adil. Entah itu bendera partai, organisasi maupun LSM semua harus ditindak,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SatPol PP Tuban, Heri Muharwanto ketika dikonfirmasi mengenai pemasangan bendera tersebut enggan berkomentar banyak. Namun, pihaknya akan mengkoordinasikan dulu dengan pihak terkait.

“Akan kami koordinasikan dulu dengan pihak partai yang memasang, tetapi jika menempelnya dengan dipaku itu benar-benar menyalahi aturan, besok akan kami bereskan,” jawabnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Dijadikan Ajang Kampanye, Puluhan Pohon di Tuban Terancam Mati karena Dipaku