Dibandrol Murah, Mobil Karya Pelajar Kediri Siap Bersaing dengan Mobnas Jokowi

KEDIRI (BangsaOnline) - Anak – anak Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN 1) Kota Kediri jurusan otomotif, siap menunjukkna eksistensi kreatifitasnya dengan membuat Mobil Nasional (Mobnas) kapasitas CC 1300 dan 1600 dengan harga yang tak kalah bersaing di pasaran nasional. 

Dua mobil Nasional buatan SMK 1 kota kediri tersebut diberi nama mobil Rajawali dengan jenis citizen SUV serta Bima dengan jenis Pick up yang mampu mengangkut barang seberat 1 ton. Dua mobil tersebut dibanderol dengan harga 77 – 80 juta OTR. Semua mobil berbahan bakar premium.

Menurut Eko Wahyu Listiono, Guru Pembimbing Jurusan, Pada proses produksinya, mobil ini dirakit dan dikerjakan sendiri secara manual oleh siswa Jurusan Tehnik Kendaraan Ringan (TKR) atau otomotif SMKN 1 Kota Kediri yang bekerjasama dengan PT ESEMKA.

“Selain harganya terjangkau, Mobil rakitan anak didik kami memiliki plat yang lebih tebal, yakni 0,2, dan teknologi juga tidak ketinggalan dengan mobil-mobil lain,” ungkap Eko

Kehadiran mobil ini diharapkan mampu menembus dominasi terhadap mobil-mobil murah asal Jepang yang akan membanjiri nusantara. Dengan begitu mobil karya anak bangsa ini menjadi kebaggaan seluruh masyarakat indonesia Khususnya dunia otomatif.

“Namun memang kerjasama dengan PT Esemka ini sebagai ajang pembelajaran bagi siswa, sebagai peningkatan sumber daya siswa,” terangnya

Hal senada diungkapkan salah satu siswa Jurusan TKR SMKN 1 Kota Kediri Afta Maarif, juga berharap dengan adanya mobil yang mampu dirakit ini, kedepannya mampu memberantas kebodohan terhadap dunia otomatif.

“Karena sebenarnya generasi muda di indonesia ini sudah memiliki kemampuan, semoga pendidikan di Indonesia semakin maju,” harapnya

Kedepan SMKN 1 Kediri memiliki harapan ke Pemerintah, dengan adanya pembelajaran perakitan mobil Bima dan Rajawali 2 ini, Pemerintah bisa memfasilitasi siswa yang telah memiliki keterampilan ke jenjang yang lebih tinggi.

Sementara, ditengah kencangnya degup jantung semangat produksi mobil nasional, beredar kabar bahwa mobil ini belum bisa diproduksi massal karena pemerintah belum merespons untuk mengeluarkan izin produksi. Untuk dapat diproduksi massal tentu perlu melalui banyak tahap dan riset yang lebih mendalam yang tentunya tidak mudah. 


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: