TUBAN (BangsaOnline) - Meski musim penghujan masih berlangsung dan diprediksi bakal berakhir pada april 2015 mendatang. Namun, Dinas Kesehatan (dinkes) Kabupaten Tuban mematiskan bahwa jumlah korban demam berdarah (DB) akan menurun jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
“Kami pastikan korban DB di Tuban pada bulan ini menurun bila dibanding pada bulan sebelumnya,” terang Saiful Hadi, Kepala Dinkes Tuban ketika ditemui dikantornya, senin (9/2)
Lanjut Saiful mengungkapkan, prediksi turunnya jumlah korban DB di Tuban karena instansinya sudah melakukan beberapa langkah. Diantaranya sudah melakukan fogging ditempat yang dianggap rawan terserang DB, pemberian abate dan bersososialisai terkait pelaksanaan mengubur, menutup dan menguras (3M).
“Kami tidak hanya melakukan fogging saja, tetapi juga bersosialisasi terkait kegiatan 3M, dan Alhamdulillah masyarkat sudah melakukannya,” ujarnya.
Pria alumuns UNAIR Surabaya ini juga menjelaskan, jumlah korban DB pada bulan januari 2015 lalu sebanyak 46 orang. Sedangkan, data yang sudah tercatat di dinkes Tuban jumlah DB pada bulan februari pertanggal 9 baru ini terdapat 8 korban. Jumlah tersebut bakal naik lagi, namun tidak seperti pada bulan sebelumnya.
“Ya mungkin kalau dihitung sampai akhir pebruari korbannya tidak banyak, mungkin mentoknya ya sebanyak 28, itu kalau dihitung setiap hari terdapat satu orang yang terkena DB. Tapi semoga jangan terjangkit lah,” bebernya.
Sementara itu, ketika disinggung puncak jumlah korban DB pada bulan maret 2015, Saiful menegaskan bahwa bulan tersebut kemungkinan korban DB kecil. Pasalnya, musim penghujan sudah mau habis dan beberapa pencegahan sudah dilakukan.
“Kalau bulan depan diperkirakan tambahya semakin berkurang, sebab puncaknya itu ya pada bulan kemarin (januari),” tutupnya.




