BOJONEGORO (BangsaOnline) - Nahas dialami Ahim (18) pemuda asal Desa Pasinan, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro. Sebab, korban yang masih duduk di kelas VIII ditemukan tewas tenggelam di Sungai Wangan, Dusun Karangrejo, Desa Karangdayu, Kecamatan Baureno, Senin sore tadi (9/2/2015).
Kepala Dusun (Kasun) Pasinan, Amirudin mengatakan, kejadian itu berawal ketika korban bersama dua temannya pergi mandi di Sungai Wangan sekitar pukul 15.30 Wib tadi. Ketika sampai sungai, tidak berpikir panjang mereka kemudian membuka baju dan menceburkan diri ke sungai.
Nahas, ketika korban terjun ke sungai, kepala korban membentur batu, sehingga korban sempat pingsan dan terbawa derasnya arus hingga korban meninggal dunia.
"Korban berusaha minta tolong, tapi temannya tidak berani menolong," kata Amirudin.
Melihat kejadian tersebut, kedua temannya berusaha mencari pertolongan kepada warga sekitar. Korban akhirnya bisa ditemukan satu jam kemudian, setelah dilakukan pencarian oleh warga bersama Polsek Baureno. Namun, saat ditemukan korban sudah dalam keadaan tewas menyangkut di paralon irigasi dengan menggunakan celana pendek orange.
Kemudian korban dievakuasi dan dilakukan visum oleh tim medis Puskemas Baureno. Hasil medis ditemukan tanda bekas goresan di kepala korban. Namun, keluarga korban sudah menerima dan mengetahui jika meninggalnya korban karena terbentur batu kemudian tenggelam.
"Memang ada bekas luka sedikit di kepala korban, karena menurut keterangan temannya, korban saat terjun kepalanya membentur batu, sehingga korban kesakitan dan tidak bisa berenang," kata Kapolsek Baureno, AKP Ngatimin.




