PKL Liar Kuasai Jalan di Depan Pasar Burung Larangan Sidoarjo

SIDOARJO (BangsaOnline) - Keberadaan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) liar yang berjajar di depan pasar burung di Jalan Raya Desa Larangan Kecamatan Candi, tepatnya di depan Perum Mega Asri, sangat mengganggu arus lalu lintas. Sebab, lapak PKL memakan bahu jalan yang menyebabkan ruas jalan semakin menyempit. Imbasnya, laju kendaraan menjadi tersendat. Sehingga pengendara harus hati-hati agar tidak saling tabrakan di jalur padatnya kendaraan tersebut. Sayangnya, tidak ada upaya penertiban yang dilakukan oleh instansi yang berwenang.

Pantauan BangsaOnline.com, kondisi Jalan Raya Desa Larangan Kecamatan Candi sangat ramai oleh penggemar burung, khususnya hari Minggu. Kesempatan tersebut dimanfaatkan oleh PKL liar yang selalu memadati bahu jalan. Kesemerawutan diperparah dari perilaku pengunjung yang datang ke pasar burung karena memarkirkan kendaraannya dengan semaunya sendiri. Akibatnya banyak pengguna jalan yang melintas merasa kesulitan melajukan kendaraannya dengan lancar.

"Semestinya ada penertiban agar tidak merugikan yang lain. Terutama pengguna jalan yang hendak berangkat belanja ke pasar sayur" kata Khusaini(40) warga Desa Sidodadi Kecamatan Candi, Minggu (8/02)

Sementara itu, Ketua RT 32 RW 02 Desa Larangan Kecamatan Candi, Memet Dj mengaku keberadaan PKL liar tersebut sering ada penertiban dari Satpol PP.

"Mungkin karena jumlahnya terlalu banyak, jadi sebagian PKL ada yang nurut, ada juga yang membangkang. Bahkan ada yang nekad menggelar dagangan burungnya di lahan perumahan, sehingga sangat mengganggu,"ujarnya.

Diakui, selama belum ada pelebaran jalan disitu, sambung Memet, kondisinya tetap saja seperti itu. "Karena jalan yang sempit jika sudah diduduki oleh PKL setiap Minggu, akan mengganggu kenyamanan pengguna jalan,"pungkasnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: