Lahan Rumah Makan di Watu Ulo Jember Masih Percobaan

JEMBER (BangsaOnline) - Rumah makan di Pantai Watu Ulo Jember yang disediakan pemerintah kabupaten sejak Desember lalu, sedang dalam masa percobaan.

Dalam waktu enam bulan, para pedagang diberi kesempatan untuk menempati lahan secara gratis. Dengan 32 bangunan yang berukuran 3 × 3 meter persegi, serta bercat biru, pedagang lama dipindahkan secara resmi sejak dua bulan lalu.

Namun dalam hal ini, pedagang merasa kurang puas, karena warung yang mereka tempati sebelumnya lebih luas dari yang disediakan pemerintah. Sehingga mereka menambah bangunan untuk ruang makan atas izin Dinas Pendapatan Daerah.

Setelah masa percobaan selesai, pedagang akan dikenakan biaya sewa tempat yang belum pasti nominalnya. "Setelah masa percobaan, kita harus membayar uang sewa tempat, tapi gak tahu berapa bayarnya," ungkap pemilik Warung Mbok Sukur, Daging Sulastri (51).

Tujuan pemindahan warung-warung tersebut, untuk menertibkan para pedagang yang telah berjualan selama bertahun-tahun di pantai ini. Selain itu, pemindahan dilakukan juga merupakan salah satu program Dinas Pendapatan Daerah yang menaungi pantai wisata tersebut. "Pemindahan ini merupakan salah satu program kami," tegas Warno, staf pengawas lapangan dari Dinas Pendapatan Daerah, Rabu (4/2).


Lahan Rumah Makan di Watu Ulo Jember Masih Percobaan