TUBAN (BangsaOnline) - Tidak ada perawatan, jembatan jalur pantura yang berada di Desa Boncong, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban terancam ambrol.
Pantauan BangsaOnline dilapangan, jembatan yang sebelumnya pernah ambrol pada 2013 silam, kini kondisinya sangat memperhatinkan. Sebab, kedua ujung jalan jembatan tersebut aspalnya mulai retak. Bahkan, bekas aspal yang pernah ambrol juga mulai retak dan tampak ambles dengan membentuk persegi panjang. Tidak hanya itu, disisi tengah jembatan juga banyak yang berlubang.
"Benar jembatan ini sudah lama tidak dirawat, jika dibiarkan terus menerus pasti akan ambrol. Lihat saja bekas yang dulu pernah ambrol, kini mulai retak dan ambles. Jika segera tak ditangani maka bisa ambrol," ungkap Djumaki warga setempat ketika melintas dijalur itu, Selasa (27/1).
Menurutnya, kondisi jembatan yang rusak hingga saat ini belum ada tanggapan dari pemerintah. Bahkan pemerintah yang khusus menangani jembatan tersebut juga terkesan cuek. Buktinya, sudah berbulan-bulan rusak belum saja ditangani.
"Sudah tau kalau jembatannya banyak yang retak dan berlobang, tapi pemerintah diam saja. Padahal, jembatan itu sering dilewati truk-truk besar," tambah Djumaki.
Akibat kondisi jembatan yang cacat itu, banyak keluhan yang dialami pengguna jalan khususnya sopir truk besar. Karena mereka khawatir ketika melintas tiba-tiba jembatan ambrol dan mengakibatkan kecelakaan.
"Sebenernya takut jika mau melintasi jembatan ini, tapi gimana lagi soalnya tidak ada jalur lain selain melintasi jembatan ini," kata Sopir Truk gandeng ketika melintas dari Surabaya hendak menuju Semarang ini.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur selaku pemiliki wewenang menagani jembatan itu ketika dikonfirmasi belum memberikan tanggapan.




