WPS dan Warga Terdampak Penutupan Lokalisasi Nganjuk Terima Kompensasi

NGANJUK (BangsaOnline) - Keseriusan Pemerintah Daerah kabupaten Nganjuk dalam menjadikan Nganjuk bebas prostitusi nampaknya tidak main-main. Terbukti, Sebanyak 298 warga terdampak penutupan eks lokalisasi Kandangan Desa Kedungrejo Kecamatan Tanjunganom dan 40 WPS Selasa (27/1) menerima kompensasi penutupan dan penanganan lokalisasi .

Masing-masing WPS menerima Rp 4.8 juta, sedangkan warga terdampak menerima kompensasi sebesar Rp 2.2juta.

"Sebenarnya warga terdampak hanya menerima Rp.1.5 juta,setelah diprotes warga akhirnya menerima Rp.2.2juta" ungkap salah satu warga terdampak.

Ditambahkan rencananya uang tersebut akan dijadikan menambah modal untuk warungnya.

"Sebelumnya saya sudah punya usaha warung, uang kompensasi ini akan saya buat tambahan modal usaha saya," tambahnya.

Sementara Kepala desa Kedung rejo Sujarwo saat dikonfirmasi mengatakan warga terdampak di desanya menurut data yang dimiliki desa sebanyak 191 orang, sementara yang menerima kompensasi baru saat ini sesuai data yang dimiliki Dinsos sebanyak 40 orang.

"Kami masih akan mengupayakan supaya semua warga terdampak mendapat kompensasi swsuai janji pemerintah daerah" ungkapnya.

Dirinya juga tidak mau berspekulasi dalam menangani masalah ini. Karena ini menyangkut urusan perut.

"Apabila tidak semua warga terdampak menerima kompensasi kami khawatir akan ada permasalahan dibelakang," pungkasnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:WPS dan Warga Terdampak Penutupan Lokalisasi Nganjuk Terima Kompensasi