Hendak Pulang Kampung, Pria di Sidoarjo Mendadak Meninggal di Kursi Travel

SIDOARJO (BangsaOnline) - Warga di sekitar Desa Semampir Rt 04 RW 02 Kecamatan Sedati mendadak geger. Sebab, Taufik Qurahman (22) pemuda asal Manggar Damai Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) meninggal mendadak ketika berada di Hendra Jaya Mandiri (HJM) Tour & Travel yang terletak di desa setempat, Selasa (27/1).

Pria kelahiran Pare-Pare itu meninggal mendadak diketahui oleh tantenya, Sundari (62). Awalnya, korban sedang duduk di kursi tunggu di HJM Tour & Travel karena hendak pulang ke kampung halamannya dengan pesawat Lion Air dari tiket yang sudah dipesannya.

Sundari mengaku, ketika datang ke kantor travel tersebut sempat bertanya kondisi kesehatan keponakannya. "Saat saya tanya, keponakan saya menjawab agak ngelambyar," katanya.

Dijelaskan, keponakannya usai dari Banyuwangi menjenguk kekasihnya sambil berlibur disana. Ia pun lantas keluar mencari tempat duduk di lantai dan sambil menunggu waktu untuk berangkat ke bandara Juanda.

Sedangkan kekasih korban, Susilowati Eka Handriyani (28) warga Dusun Krahan Desa Kalibaru Manis RT 03 RW 01 Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi ikut mengantar korban ke travel karena hendak ikut ke Balikpapan. Namun, dia keluar sebentar dari kantor travel untuk membeli pulsa.

Namun, betapa kaget dan syok Sundari saat masuk lagi ke kantor travel melihat korban hanya diam tak bergerak dengan kondisi badan sudah kaku. Setelah dipanggil-panggil dan digoyang-goyang tetap tak bergerak. Ternyata, keponakanya sudah meninggal dunia.

"Saya kaget dan shock dan langsung menghubungi penunggu travel," ungkapnya.

Penunggu travel yang diketahui bernama Edi Suparni bersama Sundari serta kekasihnya yang baru dari mencari pulsa langsung melihat korban. Pihak travel lantas meneruskan laporan kejadian itu dengan menghubungi polsek Sedati.

Kapolsek Sedati AKP Yuyus Andriastanto melalui Kasi Humas Polsek Sedati Aiptu Zainal Arifin mengatakan setelah mendapatkan laporan tersebut pihaknya langsung turun ke lapangan dan menghubungi tim Ident Polres Sidoarjo.

Selain melakukan olah TKP, sambung Aiptu Zainal, pihaknya juga memintai keterangan sejumlah saksi yaitu Sundari, Susilowati Eka Handriyani dan Edi Suparno.

“Dari keterangan sejumlah saksi dan melihat kondisi jenazah, tidak ada bekas lebam," katanya.

Diduga, sambung Zainal, Korban dalam keadaan sakit, "Sebab, dari barang bawaan korban terdapat obat dan surat rawat jalan," terangnya.

Meski demikian, jenazah korban dibawa ke Pusdik Gasum Porong, sementara, kantor HJM Tour & Travel di police line oleh pihak kepolisian.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: