Pembuatan Kapal Baru untuk Kepulauan Gagal Terealisasi

Pembuatan Kapal Baru untuk Kepulauan Gagal Terealisasi

SUMENEP (BangsaOnline) - Warga Kepulauan Sumenep, terpaksa gigit jari. Sebab, pembuatan kapal baru yang direncanakan untuk transportasi di kepulauan setempat, gagal terealisasi.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep, Mohammad Fadillah, menjelaskan, pembuatan kapal baru itu tidak bisa dikerjakan tahun ini, dikarenakan tahun jamak atau Multi Years. Karena, hasil konsultasi dengan Gubernur Jawa Timur, bahwa pelaksanaan tender pembuatan kapal batu itu harus mengacu pada Permendagri Nomer 21 tahun 2011, tentang pengadaan barang untuk proyek tahun jamak (Multi Years) harus ada nota kesepakatan antara Pemkab dengan DPRD sebelum APBD ditetapkan.

"Faktanya, di Sumenep sendiri untuk pengadaan kapal tersebut tidak tercantum dalam KUA dan PPAS pada APBD 2014. Makanya, pengadaan kapal baru terpaksa ditunda atau tidak bisa dilaksanakan tahun ini," kata Fadhillah, Rabu (26/03).

Ia mengungkapkan, pengadaan kapal baru tersebut, bukan gagal terealisasi, melainkan hanya ditunda pengadaannya saja. Sebab, tidak mungkin proyek yang masuk tahun jamak bisa selesai tepat waktu.

"Proyek tahun jamak ini kan harus selesai ketika kepemimpinan Bupati Sumenep, KH A Busyro Karim berakhir, pada pertengahan 2015 nanti. Sedangkan, tahun ini tidak ada nota kesepakatan, makanya lebih baik ditunda saja," terangnya.

Dana untuk pengadaan kapal baru itu, lanjut Fadhillah, sudah tersedia 28 Milyar, yang merupakan bantuan dari APBD Provinsi Jatim dan APBD Sumenep.

"Karena gagal dilakasanakan tahun ini, dana 28 Milyar tersebut disimpan di Kas Daerah, dan akan dipergunakan pada tahun selanjutnya," ungkapkan.

Fadhillah memastikan, pengadaan kapal baru untuk transportasi kepulauan Sumenep, dapat dilaksanakan pada tahun 2016 mendatang.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Pembuatan Kapal Baru untuk Kepulauan Gagal Terealisasi